Jika kamu ingin mengamankan situs web dan membuatnya memenuhi standar HTTPS, kamu berada di tempat yang tepat.
Baik kamu pemilik blog pribadi, bisnis kecil, atau perusahaan besar yang ingin meningkatkan keamanan digital, ada solusi yang cocok untuk kebutuhanmu.
Memasang sertifikat SSL wajib dilakukan untuk menjamin keamanan situs.
Tanpa sertifikat SSL, pengunjung bisa merasa tidak aman saat mengakses situsmu.
Hal ini tentu berdampak pada kepercayaan mereka, terutama jika kamu menjalankan transaksi keuangan secara online.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai penyedia sertifikat SSL terbaik serta plugin WordPress yang bisa membantumu mengaktifkan SSL dengan mudah.
Berikut daftar 10 penyedia sertifikat SSL yang bisa kamu pakai:
1. WP Encryption
WP Encryption adalah plugin SSL yang dirancang khusus untuk pengguna WordPress yang ingin lebih mudah dalam mengelola SSL langsung dari dashboard.
Plugin ini menyediakan integrasi langsung dengan Let’s Encrypt dan cocok untuk pemilik situs yang tidak ingin repot melakukan konfigurasi manual lewat cPanel atau terminal.
Dengan WP Encryption, kamu bisa menginstal dan memperbarui sertifikat SSL langsung dari dalam dashboard WordPress.
Fitur Unggulan:
- Redirect otomatis ke HTTPS.
- Instalasi sertifikat dari Let’s Encrypt langsung di plugin.
- Notifikasi melalui email saat SSL akan kedaluwarsa.
Harga:
- Gratis atau Pro mulai dari $34,80 hingga $238,80 per tahun.
Kelebihan:
- Fitur lengkap dan mudah digunakan.
- Pro mendukung SSL wildcard, multisite, dan auto renewal.
Kekurangan:
- Versi gratis tidak mencakup semua fitur penting.
2. WP Force SSL & HTTPS Redirect
Plugin ini ditujukan untuk pengguna WordPress yang sudah memiliki sertifikat SSL dan ingin memastikan bahwa semua pengunjung diarahkan ke versi HTTPS dari situs.
Versi Pro dari plugin ini menyediakan fitur tambahan seperti pemantauan keamanan secara berkala, membuatnya cocok untuk pengelola banyak situs.
Selain itu, versi Pro juga punya fitur monitoring dan scanner konten secara berkala.
WP Force SSL & HTTPS Redirect cocok bagi kamu yang sudah punya sertifikat SSL dan ingin memastikan situs tetap aman.
Fitur Unggulan:
- Pemindai konten campuran.
- Dashboard terpusat untuk memantau semua situs.
Harga:
- Gratis atau Pro seharga $59–$119.
Kelebihan:
- Bisa menghasilkan sertifikat dari Let’s Encrypt.
- Monitoring otomatis situs.
Kekurangan:
- Tidak menyediakan instalasi sertifikat.
- Fitur pemantauan hanya ada di versi Pro.
3. SSL Zen
SSL Zen adalah plugin WordPress yang berfokus pada kemudahan instalasi dan pembaruan sertifikat SSL dari Let’s Encrypt.
Dikenal dengan antarmuka yang user-friendly, plugin ini cocok untuk pemula dan juga punya fitur otomatisasi lebih lengkap di versi Pro.
Dengan SSL Zen, kamu bisa membuat dan menginstal sertifikat dari Let’s Encrypt secara langsung, serta memperbaiki semua halaman yang bermasalah dengan satu klik.
Versi Pro dari plugin ini sudah menyediakan fitur otomatis dan bantuan live chat.
Fitur Unggulan:
- Konversi HTTPS satu klik.
- Peringatan 30 hari sebelum sertifikat kadaluarsa.
Harga:
- Gratis atau Pro seharga $29–$49.
Kelebihan:
- Mudah digunakan.
- Scanner konten campuran otomatis.
Kekurangan:
- Versi gratis tidak mendukung instalasi dan pembaruan otomatis.
4. Easy HTTPS Redirection (SSL)
Easy HTTPS Redirection adalah plugin ringan yang berfungsi untuk mengarahkan semua traffic ke HTTPS.
Meskipun tidak menyediakan fasilitas instalasi SSL, plugin ini sangat berguna untuk memastikan seluruh halaman situs tetap aman setelah kamu memasang sertifikat SSL secara manual.
Plugin ini cocok untuk pengguna yang sudah memiliki sertifikat SSL dan hanya butuh redirect semua URL ke HTTPS. Meski sederhana, plugin ini sangat efektif.
Fitur Unggulan:
- Redirect otomatis seluruh domain.
- Paksa semua file statis menggunakan HTTPS.
Kelebihan:
- Gratis dan mudah digunakan.
Kekurangan:
- Tidak bisa menginstal atau memperbarui sertifikat.
5. Auto-Install Free SSL
Auto-Install Free SSL adalah plugin WordPress yang mempermudah pengguna dalam membuat dan menginstal sertifikat SSL langsung dari dashboard.
Plugin in cocok untuk pengguna non-teknis, terutama yang menjalankan beberapa situs (multisite), karena versi premium mendukung pengelolaan SSL yang otomatis dan terpusat.
Auto-Install Free SSL ini bisa pengguna pakai untuk membuat, menginstal, dan memperbarui sertifikat SSL langsung dari WordPress.
Versi Premium mendukung fitur otomatisasi penuh dan multisite.
Fitur Unggulan:
- Instalasi dan pembaruan otomatis.
- Panduan video untuk pemula.
- Notifikasi sebelum masa berlaku SSL habis.
Harga:
- Gratis atau Premium seharga $32,39–$214,79.
Kelebihan:
- Proses mudah dengan panduan lengkap.
- Versi Premium mendukung banyak situs dan pembaruan otomatis.
Kekurangan:
- Instalasi dan pembaruan otomatis hanya tersedia di versi Premium.
6. Let’s Encrypt
Let’s Encrypt adalah lembaga otoritas sertifikat (CA) berbasis komunitas yang menyediakan SSL secara gratis.
Banyak penyedia hosting telah mengintegrasikan Let’s Encrypt, sehingga pengguna hanya perlu beberapa klik untuk memasangnya.
Let’s Encrypt cocok dipakai untuk situs pribadi, blog, dan UMKM yang ingin keamanan dasar tanpa biaya.
Layanan ini sangat cocok untuk pemula atau pemilik situs pribadi yang ingin membuat situs lebih aman tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Selain itu, proses instalasinya juga sangat mudah, terutama jika kamu menggunakan layanan hosting yang mendukung Let’s Encrypt.
Fitur Unggulan:
- Transparansi penuh, semua sertifikat bisa dilacak secara publik.
- Standar terbuka yang bisa digunakan siapa saja.
- Dibuat oleh komunitas untuk komunitas.
Kelebihan:
- Gratis dan tersedia di banyak penyedia hosting.
- Aktivasi sertifikat hanya butuh beberapa klik.
Kekurangan:
- Masa berlaku hanya 90 hari, jadi kamu harus memperbaruinya secara berkala.
7. Comodo SSL (sekarang dikenal sebagai Sectigo)
Comodo, yang kini lebih dikenal sebagai Sectigo, menyediakan berbagai jenis sertifikat SSL untuk kebutuhan mulai dari pribadi hingga korporasi besar.
Comodo SSL memberikan berbagai jenis sertifikat SSL dengan fitur-fitur yang sangat spesifik.
Mulai dari sertifikat dasar hingga sertifikat keamanan tingkat tinggi untuk banyak domain.
Namun, pilihan yang terlalu banyak bisa membingungkan bagi pengguna yang tidak memiliki
pengetahuan teknis mendalam tentang SSL.
Fitur Unggulan:
- Tersedia berbagai jenis sertifikat: DV, OV, EV, wildcard, dan multi-domain.
- Mendukung hingga 250 situs dalam satu sertifikat multi-domain.
Harga:
- Mulai dari $7,95 hingga $2.351,22 per tahun, tergantung jenis sertifikat.
Kelebihan:
- .Penyedia SSL khusus dan profesional.
- Banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Kekurangan:
- Tidak ramah untuk pemula.
- Instalasi dan layanan tambahan dikenakan biaya.
8. DigiCert
DigiCert adalah penyedia SSL kelas atas yang sering digunakan oleh lembaga keuangan, maskapai, dan perusahaan multinasional.
Platform ini menyediakan sertifikat dengan validasi tinggi dan perlindungan ekstra sehingga Sangat cocok untuk perusahaan besar yang harus punya keamanan website yang maksimal.
Mereka memberikan jaminan keamanan luar biasa dan berani memberi garansi hingga $2 juta tergantung jenis sertifikat yang dibeli.
Fitur Unggulan:
- Perlindungan merek dan otentikasi tinggi.
- Enkripsi 256-bit dan lisensi server tanpa batas.
- Mendukung enkripsi kunci publik 2048-bit.
Harga:
- Bervariasi antara $268 hingga $1.728 per tahun.
Kelebihan:
- Digunakan oleh 97% bank terbesar di dunia.
- Cocok untuk perusahaan yang membutuhkan perlindungan maksimal.
Kekurangan:
- Harga sangat tinggi, tidak cocok untuk bisnis kecil.
9. Entrust
Entrust merupakan solusi SSL premium lengkap dengan fitur keamanan tambahan seperti monitoring dan pelaporan mendalam.
SSL ini cocok untuk bisnis menengah ke atas yang membutuhkan perlindungan lebih namun tidak ingin mengeluarkan biaya sebesar DigiCert.
Namun, mereka tidak menyediakan sertifikat DV sehingga dianggap kurang aman dibandingkan jenis lainnya.
Fitur Unggulan:
- Mendukung unlimited server dan subdomain.
- Validasi identitas tingkat lanjut dan pelaporan keamanan menyeluruh.
Harga:
- Bervariasi mulai dari $199 hingga $699.
Kelebihan:
- Sistem all-in-one dengan tools keamanan tambahan.
- Peringatan multi-level saat sertifikat akan kedaluwarsa.
Kekurangan:
- Tidak menyediakan sertifikat DV.
- Tidak ada versi gratis.
10. Really Simple SSL
Really Simple SSL adalah salah satu plugin SSL paling populer untuk WordPress karena kemudahannya.
Hanya dengan beberapa klik, semua URL di situs akan diarahkan ke HTTPS, dan plugin ini juga membantu menyelesaikan masalah mixed content.
Fasilitas yang diberikan versi gratisnya sudah mencukupi untuk kebanyakan blog dan website kecil.
Cukup dengan beberapa klik dan settingan simple, plugin ini akan memastikan semua konten di situsmu aman dan menggunakan protokol HTTPS.
Fitur Unggulan:
- Menambahkan HSTS dan memperbaiki konten campuran.
- Memberikan notifikasi saat sertifikat akan habis.
Harga:
- Gratis atau Pro mulai dari $29 hingga $169.
Kelebihan:
- Instalasi cepat dan mudah.
- Versi gratis sudah cukup untuk kebutuhan dasar.
Kekurangan:
- Tidak menghapus semua konten lama secara otomatis.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Haruskah saya menggunakan HTTP atau HTTPS?
Sebaiknya kamu menggunakan HTTPS karena jauh lebih aman dibandingkan HTTP. HTTPS bekerja dengan cara mengenkripsi data yang dikirimkan antara situs web dan pengguna. Artinya, informasi seperti password, data kartu kredit, atau informasi pribadi lainnya tidak bisa dibaca oleh pihak yang tidak berwenang. Ini sangat penting, apalagi jika kamu mengelola situs yang berhubungan dengan data sensitif seperti internet banking, email, atau layanan kesehatan.
2. Kenapa HTTP dianggap tidak aman?
HTTP dianggap tidak aman karena data yang dikirim melalui protokol ini tidak dienkripsi sama sekali. Bayangkan kamu mengirim surat tanpa amplop—siapa pun bisa membaca isi surat itu saat berada di perjalanan. Nah, begitu juga dengan HTTP. Jika ada hacker yang menyadap koneksi, mereka bisa melihat semua data yang kamu kirim atau terima dalam bentuk aslinya. Ini jelas berisiko, terutama jika data tersebut bersifat pribadi atau penting.
3. Apa itu Sertifikat SSL dan bagaimana cara kerjanya?
SSL adalah singkatan dari Secure Sockets Layer. Sertifikat SSL adalah sebuah file digital yang fungsinya untuk mengamankan koneksi antara situs web dan pengunjungnya. Misalnya, saat kamu mengetikkan informasi login atau nomor kartu kredit, SSL akan mengenkripsi data tersebut agar tidak bisa dibaca oleh orang lain saat sedang dikirimkan. Jadi, kalau sebuah website punya sertifikat SSL yang valid, data kamu akan terlindungi saat berpindah dari perangkatmu ke server situs tersebut.
4. Kenapa saya perlu memasang Sertifikat SSL?
Dengan memiliki sertifikat SSL, situs web kamu akan menggunakan protokol HTTPS yang aman. Selain itu, browser seperti Google Chrome akan menampilkan ikon gembok di sebelah alamat situsmu. Ini jadi tanda bahwa situs kamu aman dan bisa dipercaya. Pengunjung pun jadi lebih tenang dan percaya untuk memasukkan informasi penting di situs kamu.
5. Apakah SSL itu gratis di WordPress?
Kabar baiknya, saat ini banyak perusahaan penyedia hosting yang memberikan sertifikat SSL gratis untuk semua situs WordPress yang mereka host. Namun, meskipun sudah dapat SSL secara gratis, kamu tetap perlu melakukan sedikit pengaturan tambahan. Salah satunya adalah menginstal plugin SSL di WordPress agar semua konten yang tadinya belum aman bisa diperbaiki secara otomatis dan situs kamu benar-benar sepenuhnya menggunakan HTTPS.
Kesimpulan
Dari berbagai penyedia SSL yang sudah dibahas, ada banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Mulai dari blogger pribadi sampai perusahaan besar. Kalau kamu baru mulai, Let’s Encrypt bisa jadi solusi gratis yang cocok.
Untuk pengguna WordPress, plugin seperti WP Encryption, Really Simple SSL, dan SSL Zen bisa membantu memasang SSL dengan mudah tanpa harus paham teknis.
Sementara itu, buat bisnis yang butuh perlindungan lebih, DigiCert dan Entrust menawarkan fitur keamanan premium yang lebih lengkap.
Intinya, pilihlah penyedia SSL sesuai kebutuhan dan bujet kamu.
Tapi yang paling penting, situs kamu selalu pakai HTTPS supaya data tetap aman dan kepercayaan pengunjung tetap terjaga.

