Notis Digital

10 CMS Terbaik untuk Membuat Website eCommerce di 2024

10 CMS Terbaik untuk Membuat Website eCommerce di 2024

Pasar eCommerce global memang mengalami pertumbuhan yang signifikan, ya!

Kamu bisa melihat dari data-data berikut:

Menurut Statista, pasar eCommerce berkembang pesat dan diperkirakan akan mencapai pendapatan $ 3.647,00 miliar pada tahun 2024.

Hal ini diiringi dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 9,83% antara tahun 2024 dan 2028.

Gak sampai di situ, pasar eCommerce diproyeksikan akan semakin berkembang pada akhir tahun 2024 dan mencapai nilai $6,3 triliun.

Diperkirakan akan melonjak menjadi $8,148 triliun pada akhir tahun 2026.

Pertumbuhan eCommerce diakibatkan berbagai faktor, seperti adopsi kecerdasan buatan atau AI, Social Commerce, dan layanan pelanggan yang dipersonalisasi.

Dengan ini, CMS eCommerce menjadi sangat penting karena semakin banyak bisnis yang masuk ke ranah online.

Namun, ini bukan hanya tentang punya toko online, ya!

Tapi, juga tentang menciptakan pengalaman yang nyaman dan user-friendly bagi pelanggan.

Sistem manajemen konten khusus untuk eCommerce menyediakan fondasi untuk bisnis online yang sukses.

Fitur-fitur Utama yang Harus Ada Dalam CMS untuk eCommerce

1. Integrasi untuk Perluas Fungsionalitas

CMS eCommerce modern harus dapat berintegrasi dengan alat dan layanan dari Tools pihak ketiga.

CMS dapat menawarkan plugin dan integrasi bawaan atau menyediakan API untuk terhubung dengan Tools pihak ketiga.

Integrasi lebih lanjut memungkinkan bisnis untuk meningkatkan fungsionalitas toko online dengan menambahkan Gateway pembayaran, alat pemasaran, dan sistem Customer Relationship Management (CRM).

2. Mobile yang Responsif

Mobile Commerce berkembang sangat cepat sehingga pada tahun 2024, diperkirakan lebih dari 73% penjualan eCommerce akan berasal dari perangkat seluler.

Hal ini terutama karena semakin banyak orang yang menggunakan Smartphone untuk menjelajahi internet, yang membuat belanja online menjadi lebih mudah diakses.

Selain itu, pergeseran ke arah perdagangan seluler membentuk kembali interaksi konsumen dengan merek dan perilaku pembelian mereka.

Jadi, CMS harus memprioritaskan responsivitas seluler, memastikan bahwa toko eCommerce memberikan pengalaman yang optimal di berbagai perangkat, ya!

Sementara itu, desain yang ramah bagi pengguna perangkat seluler meningkatkan kepuasan pengguna dan berdampak positif pada peringkat mesin pencari.

3. Pengiriman Konten melalui Berbagai Saluran

Saat ini, pelanggan berinteraksi dengan merek melalui berbagai saluran seperti situs web, aplikasi seluler, media sosial, dll.

Baca juga  8 Aplikasi Membuat Podcast Gratis untuk Pengguna Indonesia

CMS eCommerce harus memungkinkan pengiriman konten omnichannel, yang berarti pengalaman merek harus konsisten.

Pendekatan ini membantu meningkatkan keterlibatan pelanggan, loyalitas, dan tingkat konversi.

4. Pelokalan

Untuk bisnis yang mengincar ekspansi global, pelokalan adalah pertimbangan utama.

CMS eCommerce yang kuat harus mendukung berbagai bahasa, mata uang, dan preferensi regional.

Hal ini memungkinkan merek untuk menyesuaikan konten digital ke pasar tertentu, membina hubungan yang lebih dalam dengan audiens lokal dan mendorong kesuksesan secara internasional.

5. Personalisasi

CMS eCommerce yang efektif memanfaatkan data tentang perilaku pengguna, riwayat pembelian, dan informasi demografis.

Hal ini untuk memberikan rekomendasi produk, konten, dan promosi yang dipersonalisasi secara dinamis.

Konten yang dipersonalisasi menumbuhkan hubungan yang lebih kuat antara merek dan konsumen, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan.

Pada saat yang sama, hal ini meningkatkan keterlibatan pelanggan dan secara signifikan meningkatkan kemungkinan konversi.

6. Fitur SEO

CMS dengan fitur SEO bawaan memberdayakan bisnis untuk mengoptimalkan toko online mereka untuk mesin pencari, meningkatkan visibilitas dan mendorong traffic organik.

Mendarat di halaman pertama hasil pencarian Google yang didambakan tidak hanya meningkatkan penjualan tetapi juga menanamkan kepercayaan pada calon pelanggan.

10 CMS eCommerce Terbaik 2024

1. Storyblok

Storyblok adalah salah satu CMS eCommerce terbaik yang memungkinkan bisnis untuk membuat dan mengelola konten di berbagai platform.

Kamu dapat membuat berbagai jenis konten seperti teks, gambar, video, dan bahkan komponen custom menggunakan editor visual Storyblok.

Storyblok memberikan kebebasan kepada pengembang untuk membangun desain dan pengalaman pengguna yang unik tanpa terikat pada template yang kaku.

Selain itu, bisnis dapat dengan mudah memperluas fungsionalitas dengan mengintegrasikan berbagai alat dan layanan pihak ketiga melalui API.

Storyblok memiliki beberapa integrasi siap pakai dengan platform eCommerce terkemuka seperti BigCommerce, Shopify, Centra, dll.

2. Shopify Plus

Shopify Plus menyediakan antarmuka yang ramah pengguna, tema yang dapat disesuaikan, dan berbagai macam integrasi aplikasi.

Hal ini menjadikannya solusi eCommerce yang komprehensif untuk bisnis dari semua ukuran.

Baca juga  Payment Gateway Terbaik dan Gratis untuk WooCommerce Indonesia

Platform ini menonjol dengan fitur-fiturnya yang canggih, termasuk tema yang dapat disesuaikan, penjualan multi-saluran, dan analisis tingkat lanjut.

Platform ini dirancang dengan mempertimbangkan skalabilitas dan dapat menangani kebutuhan perusahaan yang sedang berkembang, memastikan pengalaman yang mulus bahkan dengan peningkatan lalu lintas dan penjualan.

Shopify Plus menawarkan dukungan pelanggan 24/7 kapan pun dibutuhkan.

Namun, platform ini lebih mahal daripada platform lainnya, yang mungkin menjadi pertimbangan untuk bisnis yang lebih kecil.

Selain itu, bisnis dengan persyaratan yang sangat spesifik mungkin menghadapi beberapa keterbatasan kustomisasi.

3. BigCommerce

BigCommerce menonjol karena fitur-fiturnya yang tangguh, termasuk peralatan SEO bawaan, pengiriman konten omnichannel, dan opsi pembayaran yang fleksibel.

BigCommerce cocok untuk bisnis yang mencari platform eCommerce yang kaya fitur dengan perangkat SEO bawaan.

Selain itu, BigCommerce dapat diintegrasikan sebagai solusi pihak ketiga untuk sistem manajemen konten lainnya.

4. OpenCart

OpenCart adalah platform yang dikenal dengan kesederhanaan dan antarmuka yang ramah pengguna atau User-friendly.

Platform ini menyediakan berbagai ekstensi dan tema, tetapi fitur bawaannya lebih sedikit dibandingkan dengan platform lainnya.

OpenCart adalah yang terbaik untuk bisnis kecil hingga menengah yang mencari solusi sumber terbuka dengan kesederhanaan.

5. Wix

Wix merupakan pembangun situs web serbaguna dengan kemampuan eCommerce.

Wix menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang menginginkan toko online yang ramah pengguna dan menarik secara visual.

Selain itu, Tools ini sangat ideal untuk bisnis kecil yang memprioritaskan situs web yang menarik secara visual dan ramah pengguna.

6. WordPress

WordPress adalah CMS Open Sourch yang sangat populer, ya!

Untuk membuatnya ramah e-Commerce, para pelaku bisnis memasangkannya dengan plugin WooCommerce.

Ada banyak plugin, tema, dan sumber daya yang tersedia untuk dukungan membuat eCommerce WordPress.

Namun, pembaruan dan pemeliharaan rutin sangat penting, yang mungkin membutuhkan waktu dan tenaga.

WordPress adalah yang terbaik untuk usaha kecil dan menengah yang mencari solusi eCommerce yang sangat mudah disesuaikan dan kaya fitur.

7. Squarespace

Squarespace merupakan solusi lengkap untuk membangun situs web dan eCommerce yang dikenal dengan template-template desainnya yang menarik secara visual dan modern.

Baca juga  9 Software 3D Printing Gratis untuk Bisnis Anda (2024)

Platform ini ramah pengguna, membuatnya dapat diakses oleh mereka yang tidak memiliki keahlian teknis yang luas.

Namun, meskipun secara visual menarik, tingkat kustomisasinya mungkin tidak cocok dengan beberapa platform lainnya.

Selain itu, Squarespace mungkin memiliki keterbatasan untuk bisnis dengan kebutuhan eCommerce yang kompleks.

Secara keseluruhan, Squarespace melayani para pengusaha kreatif dan usaha kecil yang mencari kehadiran online yang menyenangkan secara estetika.

8. Prestashop

Sebagai solusi Self-hosted Open Source, Prestashop menawarkan fleksibilitas dan opsi penyesuaian.

Prestashop juga memiliki komunitas yang berdedikasi, dukungan, dan sumber daya yang memadai.

Sementara itu, kustomisasi yang ekstensif mungkin memerlukan keahlian teknis, dan kualitas modul pihak ketiga dapat bervariasi.

Prestashop adalah solusi Open Source yang fleksibel dan dapat disesuaikan.

9. Adobe Commerce

Sebelumnya dikenal sebagai Magento, Adobe Commerce adalah platform yang kuat dan dapat diskalakan yang disukai oleh perusahaan-perusahaan besar.

Platform ini menyediakan opsi kustomisasi yang luas, sehingga cocok untuk bisnis dengan persyaratan yang kompleks.

Sebagai bagian dari ekosistem Adobe, platform ini memiliki banyak integrasi dengan rangkaian Toolsnya yang bisa meningkatkan pengalaman digital secara keseluruhan.

Kendala utama dari solusi ini adalah harga dan kurva pembelajaran yang lebih detail dan mungkin diperlukan untuk memanfaatkan fitur-fitur ekstensif.

Adobe Commerce cocok untuk perusahaan besar yang membutuhkan platform yang sangat mudah disesuaikan dan kaya fitur.

10. Joomla

Joomla merupakan sebuah CMS dengan ekstensi eCommerce, menjadikannya ideal bagi yang mencari manajemen konten komprehensif dan fungsionalitas untuk toko online.

Antarmuka yang ramah pengguna dan fitur-fitur eCommerce yang penting seperti manajemen katalog produk dan opsi pembayaran aman membuatnya menjadi pilihan menarik.

Fleksibilitas dan ekstensibilitas Joomla memenuhi kebutuhan bisnis yang mencari CMS serbaguna dan dapat mengintegrasikan kemampuan eCommerce dengan mulus.

Kesimpulan

Memilih CMS yang tepat untuk membangun toko online sangat krusial dalam keberhasilan bisnis di era digital.

Dari sekian banyak pilihan, terdapat 10 CMS yang seringkali direkomendasikan karena fitur dan kemudahan penggunaannya.

Kamu bisa pilih mana yang sesuai dengan kebutuhan dan keperluan eCommerce-mu, ya!

Bagikan ke social media:
WhatsApp
Facebook
X

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *