Notis Digital

Video Commerce: Tips dan Cara Biar Ditonton Banyak Orang

Noticed Your
Digital Marketing Online Ads Content Design Website Logo Design Landing Page Packaging Design Company Profile
Needs ⎯⎯⎯⎯

Bantu Usaha Anda Bersaing
dan Raih Untung di Dunia Online
Video Commerce: Tips dan Cara Biar Ditonton Banyak Orang
Daftar Isi

Video Commerce telah menjadi salah satu metode pemasaran yang sangat efektif dalam dunia digital.

Dengan memanfaatkan konten video, bisnis dapat mempromosikan produk secara langsung dan memungkinkan pembelian dengan lebih mudah, loh!

Artikel ini akan menjelaskan secara rinci tentang apa itu Video Commerce, manfaatnya, dan cara agar video jualan kamu lebih menarik dan ditonton banyak orang.

Apa Itu Video Commerce?

Video Commerce adalah strategi pemasaran yang menggunakan konten video untuk mempromosikan dan menjual produk atau layanan.

Berbeda dengan video pemasaran biasa, konten ini dirancang khusus untuk mendorong pembelian langsung melalui konten yang ditampilkan.

Setiap elemen dalam video, mulai dari deskripsi produk hingga interaksi dengan audiens, bertujuan menciptakan pengalaman belanja yang interaktif dan menarik.

Perbedaan dengan Live Shopping

Sering kali video jenis ini disamakan dengan Live Shopping, tetapi kedua istilah ini memiliki perbedaan penting, loh!

Video Commerce mencakup berbagai jenis video promosi produk seperti tutorial, iklan di media sosial, atau demo dengan tombol “beli sekarang”.

Di sisi lain, Live Shopping adalah bentuk khusus dari video jualan yang berlangsung secara real-time, di mana pembawa acara berinteraksi langsung dengan audiens, menjawab pertanyaan, dan memberikan penawaran secara langsung.

Manfaat Video Commerce

Menggunakan Video Commerce dapat memberikan berbagai manfaat besar bagi bisnis kamu.

Selain meningkatkan keterlibatan dengan audiens, video juga dapat membantu meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar, loh!

1. Meningkatkan Engagement

Video memiliki daya tarik yang lebih besar dibandingkan teks atau gambar.

Audiens cenderung lebih tertarik untuk menonton video, apalagi jika informatif dan menarik.

Ini membuat peluang untuk terhubung dengan audiens lebih besar, meningkatkan tingkat interaksi dengan produk kamu.

2. Membantu Penjelasan Produk 

Dengan video, kamu bisa menunjukkan cara kerja produk atau memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai manfaat dan keunggulannya.

Ini membuat audiens lebih mudah memahami produk yang kamu tawarkan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kepercayaan mereka.

3. Meningkatkan Konversi Penjualan

Penonton yang memahami produk dengan lebih baik berpotensi lebih besar untuk melakukan pembelian.

Video yang menjelaskan manfaat atau fitur unik dari produk dapat mempercepat proses pengambilan keputusan pembelian.

4. Memperluas Jangkauan Pasar

Video bisa dibagikan di berbagai platform seperti YouTube, Instagram, atau TikTok.

Hal ini memberi kamu peluang untuk menjangkau audiens yang lebih luas, baik secara lokal maupun internasional, tanpa batasan waktu.

Apa Saja Contoh Video Commerce di Indonesia?

Di Indonesia, semakin banyak bisnis yang memanfaatkan video commerce untuk mempromosikan produk mereka.

Berikut beberapa contoh video commerce yang bisa dijadikan referensi:

1. Instagram Shopping & TikTok Shop

Kedua platform sosial media ini mempermudah Brand untuk mempromosikan produk melalui video.

Instagram Shopping memungkinkan pengguna membeli produk langsung dari video dan postingan yang ditampilkan, lengkap dengan informasi harga dan deskripsi.

TikTok Shop juga menawarkan fitur serupa, memungkinkan kreator dan brand untuk menjual produk langsung dari video yang mereka unggah.

2. Blibli Live Shopping

Blibli Live Shopping memungkinkan penjual untuk melakukan siaran langsung, mempromosikan produk dengan menunjukkan detail dan manfaat produk kepada audiens.

Pengguna dapat berinteraksi langsung dengan penjual melalui kolom komentar dan membeli produk tanpa meninggalkan sesi Live.

Fitur ini menggabungkan hiburan dengan kemudahan berbelanja, menjadikannya sangat efektif untuk meningkatkan konversi.

3. Shopee Live

Shopee Live adalah fitur Live Shopping yang memungkinkan penjual untuk berinteraksi langsung dengan audiens mereka dalam waktu nyata.

Selama siaran langsung, penjual bisa menawarkan diskon atau promosi eksklusif yang hanya berlaku selama sesi tersebut.

Fitur ini menggabungkan pembelian produk dengan pengalaman berbelanja yang lebih personal dan interaktif.

4. Tokopedia Play

Tokopedia Play menawarkan berbagai video pendek dan siaran langsung yang bertujuan untuk mempromosikan produk.

Penjual bisa membuat video yang menampilkan cara penggunaan produk, unboxing, atau testimoni dari pelanggan.

Fitur ini sangat efektif dalam membangun hubungan lebih dekat dengan pelanggan dan memudahkan mereka untuk mendapatkan informasi lebih lanjut sebelum melakukan pembelian.

Cara Mulai Video Commerce

Memulai video ini membutuhkan perencanaan yang matang, loh ternyata!

Berikut langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk memulai:

1. Tentukan Tujuan dan Audiens

Sebelum memulai, penting untuk mengetahui tujuan video kamu, apakah untuk meningkatkan brand awareness, edukasi produk, atau langsung mendorong penjualan.

Kamu juga perlu menentukan siapa target audiens, karena ini akan mempengaruhi jenis dan gaya video yang akan dibuat.

2. Pilih Platform yang Tepat

Ada berbagai platform untuk membagikan video, seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook.

Pilih platform yang paling sesuai dengan audiens kamu, misalnya, jika berfokus pada audiens muda, TikTok bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.

3. Buat Konten yang Menarik

Video yang menarik memiliki peluang lebih besar untuk ditonton hingga selesai.

Pastikan video kamu memberikan informasi yang berguna dan relevan.

Bisa berupa tutorial, unboxing produk, atau demo penggunaan produk yang dapat menarik perhatian audiens.

4. Optimalkan Video untuk SEO

Pastikan video kamu mudah ditemukan dengan menggunakan kata kunci yang relevan di judul, deskripsi, dan tag video.

Ini penting untuk meningkatkan visibilitas video kamu di mesin pencari, seperti Google atau YouTube.

Tips Jualan Pakai Video

Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan efektivitas jualan menggunakan video pakai teknik ini:

1. Tunjukkan Keunggulan Produk

Dalam video, pastikan kamu menonjolkan kelebihan produk dengan cara yang mudah dipahami.

Penonton ingin tahu mengapa produk kamu lebih baik daripada yang lain, jadi pastikan untuk menyampaikan informasi ini dengan jelas.

2. Gunakan Call to Action (CTA)

Akhiri video dengan ajakan untuk bertindak. Misalnya, “Klik link di bawah untuk beli sekarang!” atau “Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut.”

CTA yang jelas akan membantu meningkatkan konversi.

3. Jaga Durasi Video

Pastikan video kamu tidak terlalu panjang karena bisa membuat penonton bosan.

Usahakan untuk membuat video berdurasi 1-3 menit agar tetap menarik dan padat.

4. Gunakan Testimoni Pelanggan

Menampilkan testimoni dari pelanggan yang puas bisa meningkatkan kepercayaan calon pembeli.

Video yang menunjukkan pengalaman positif orang lain akan lebih meyakinkan audiens untuk membeli produk.

5. Perhatikan Kualitas Visual dan Audio

Pastikan kualitas video kamu baik, baik dari segi visual maupun audio.

Gunakan pencahayaan yang cukup dan audio yang jelas agar pesan yang disampaikan tidak terhalang oleh faktor teknis.

Baca Juga: Branding Kosmetik: Strategi Jitu Meningkatkan Daya Saing Bisnis Kecantikan

Kesimpulan

Video Commerce adalah cara yang sangat efektif untuk mempromosikan dan menjual produk secara online.

Dengan menggunakan video, bisnis dapat memberikan informasi lebih lengkap, menarik, dan interaktif kepada audiens.

Meskipun mirip dengan Live Shopping, video ini mencakup berbagai jenis konten video yang dapat ditonton kapan saja.

Dengan strategi yang tepat, Video Commerce bisa menjadi alat yang sangat powerful untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar.

Bagikan ke social media:

WhatsApp
Facebook
X
Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Daftar Isi