Notis Digital

10 Contoh Iklan Komersial Produk Makanan

Noticed Your
Digital Marketing Online Ads Content Design Website Logo Design Landing Page Packaging Design Company Profile
Needs ⎯⎯⎯⎯

Bantu Usaha Anda Bersaing
dan Raih Untung di Dunia Online
Contoh Iklan Komersial Produk Makanan
Daftar Isi

Tahukah Anda bahwa iklan produk makanan merupakan salah satu jenis iklan niaga yang paling populer? Iklan produk makanan sering kali hadir dengan konsep visual yang memikat dan menggugah selera. Hal ini tidak mengherankan, mengingat makanan adalah kebutuhan pokok yang selalu dicari. Dalam dunia bisnis F&B, iklan komersial produk makanan menjadi strategi penting untuk menarik perhatian konsumen dan meningkatkan penjualan. Tujuan utama dari iklan komersial adalah untuk mempromosikan produk makanan kepada Anda sebagai konsumen, dengan harapan Anda tertarik untuk membeli dan mengonsumsinya.

Iklan yang efektif mampu menciptakan brand image yang kuat dan melekat di benak masyarakat. Visual yang menarik, tagline yang unik, dan pesan yang tepat sasaran menjadi kunci utama dalam membuat iklan produk makanan yang sukses. Nah, dalam artikel ini, Anda akan diajak untuk melihat 10 contoh iklan komersial produk makanan yang unik dan kreatif. Setiap contoh akan diulas berdasarkan keunggulan dan strategi yang digunakan untuk memikat hati konsumen. Dengan mempelajari contoh-contoh ini, Anda diharapkan dapat memperoleh inspirasi dan referensi untuk membuat iklan produk makanan yang menarik dan efektif.

Iklan Produk Restoran McDonald’s – I’m Lovin’ It

Siapa yang tidak kenal dengan restoran cepat saji McDonald’s? Sebagai salah satu brand restoran cepat saji terkemuka di dunia, McDonald’s selalu berinovasi dalam menciptakan iklan produk yang menarik dan ikonik. Salah satu yang paling melekat di benak konsumen adalah slogan “I’m Lovin’ It“. Slogan ini sangat mudah diingat dan telah berhasil menjadi tagline yang ikonik bagi McDonald’s di seluruh dunia. Slogan I’m Lovin’ It menjadi contoh nyata bagaimana sebuah kalimat sederhana dapat menciptakan brand image yang kuat dan bertahan lama.

Dalam iklan produk makanannya, McDonald’s sering kali menonjolkan menu ayam goreng khas mereka. Misalnya, dengan kalimat, “Ayam goreng khas McDonald’s, dengan kulit yang renyah dan daging ayam yang lembut dan gurih,” mereka berhasil menggambarkan kelezatan produk andalannya. Tidak hanya itu, McDonald’s juga cerdik dalam menyampaikan variasi menu yang tersedia. Anda dapat menemukan pilihan menu seperti A la Carte, PaNas 1, PaNas 2 with Fries, PaMer 5, dan PaMer 7. Penyebutan variasi menu ini memberikan informasi yang jelas kepada Anda tentang pilihan yang ditawarkan, sehingga Anda dapat memilih sesuai selera dan kebutuhan.

Dengan kalimat ajakan seperti, “Nikmati lezatnya hanya di McDonald’s,” mereka secara efektif mengajak Anda untuk datang dan menikmati produk mereka. Penggunaan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami menjadi salah satu kunci keberhasilan iklan McDonald’s. Kalimat-kalimat yang digunakan tidak bertele-tele dan langsung pada intinya. Hal ini membuat iklan mereka mudah dicerna dan diingat oleh berbagai kalangan. Selain itu, kalimat ajakan yang kuat, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mampu menarik perhatian dan mendorong Anda untuk mencoba produk yang ditawarkan. Iklan produk McDonald’s merupakan contoh yang baik tentang bagaimana sebuah iklan komersial produk makanan dapat dibuat dengan unik, kreatif, dan efektif.

Iklan Produk Makanan Oreo – Diputar, Dijilat, Dicelupin

Contoh iklan produk makanan yang tidak kalah ikonik adalah Oreo dengan tagline “Diputar, Dijilat, Dicelupin”. Siapa yang tidak kenal dengan biskuit sandwich cokelat dengan krim putih di tengahnya ini? Oreo telah menjadi salah satu camilan favorit di seluruh dunia, dan tagline-nya yang unik menjadi salah satu kunci kesuksesannya. Tagline ini bukan sekadar kata-kata, tetapi juga menggambarkan cara unik dan menyenangkan dalam menikmati Oreo. Anda mungkin pernah melihat iklan di mana seseorang memutar biskuit Oreo, menjilat krimnya, lalu mencelupkannya ke dalam segelas susu. Nah, itulah yang dimaksud dengan “Diputar, Dijilat, Dicelupin”.

Tagline ini berhasil menghadirkan pengalaman sensorik yang menggugah selera. Anda diajak untuk merasakan sensasi memutar biskuit, merasakan kelembutan krim vanila di lidah, dan menikmati perpaduan rasa cokelat dan susu saat dicelupkan. Dengan menggambarkan cara menikmati Oreo yang khas, iklan ini menciptakan asosiasi antara Oreo dengan kenikmatan dan kelezatan. Anda seolah-olah dapat merasakan kelezatan Oreo hanya dengan melihat atau mendengar iklannya. Tidak hanya itu, tagline “Diputar, Dijilat, Dicelupin” juga efektif dalam membangun brand image Oreo sebagai camilan yang menyenangkan. Aktivitas memutar, menjilat, dan mencelupkan memberikan kesan playful dan interaktif, membuat Oreo lebih dari sekadar camilan biasa. Oreo menjadi bagian dari pengalaman yang menyenangkan dan tak terlupakan.

Salah satu contoh iklan yang sangat melekat di ingatan adalah, “Sensasi lezat Oreo yang tak terlupakan: pertama, putar dan pisahkan cokelatnya; kemudian, nikmati krimnya dengan menjilatnya dengan lembut; akhirnya, celupkan dalam segelas susu dingin. Itulah kenikmatan sejati! Oreo – Diputer, Dijilat, Dicelupin, dan Selalu Menggoda!”. Kalimat ini dengan jelas menggambarkan langkah-langkah menikmati Oreo sesuai dengan tagline-nya, sekaligus memberikan call to action yang menggoda. Contoh lain, “Biskuit enak yang bikin nongkrong asyik ya cuma Oreo. Ada banyak varian rasa yang bisa menjadi teman dalam setiap suasana. Diputer, dijilat dan dicelupin. Apalagi dengan susu hangat bersama teman-teman. Oreo, penuh keajaiban! Biskuit ajaib untuk ngumpul seru bareng teman-teman.” Iklan ini menekankan pada aspek sosial dan kebersamaan dalam menikmati Oreo, menjadikannya pilihan yang tepat untuk berbagai suasana. Dengan demikian, Oreo berhasil menciptakan iklan yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik secara emosional dan sensorik.

Iklan Produk Makanan Beng Beng – Empat Kelezatan Sekali Gigit

Selanjutnya, mari kita lihat bagaimana Beng Beng, salah satu *brand* makanan ringan ternama, menggunakan strategi iklan yang unik dan menggugah selera. Berbeda dengan Oreo yang menonjolkan cara menikmatinya, Beng Beng fokus pada keunggulan produknya yang menghadirkan “Empat Kelezatan Sekali Gigit”. *Tagline* ini dengan jelas dan langsung menyampaikan nilai jual utama dari Beng Beng, yaitu kombinasi dari 4 komponen lezat yang dapat Anda nikmati dalam setiap gigitannya. Bayangkan, dalam satu gigitan, Anda akan merasakan sensasi dari cokelat yang meleleh di mulut, karamel yang *chewy* dan manis, biskuit yang renyah, dan rice crispy yang gurih. Kombinasi tekstur dan rasa inilah yang menjadi daya tarik utama Beng Beng.

Salah satu contoh teks iklan yang digunakan Beng Beng berbunyi, “Gigitlah kelezatan sejati dalam setiap gigitan! Hanya di Beng-Beng, Anda akan menemukan 4 kelezatan dalam sekali gigit: cokelat lezat, karamel gurih, biskuit renyah, dan kacang almond yang gurih. Nikmati semua kelezatan ini dalam setiap gigitan Anda. Beng-Beng – Empat Kelezatan Dalam Sekali Gigit, Sensasi Lezat Tanpa Tanding!”. Kalimat ini secara efektif mendeskripsikan ke-4 komponen utama Beng Beng dan menciptakan gambaran rasa yang lezat dan menggoda di benak Anda. Anda seolah-olah dapat merasakan perpaduan rasa cokelat, karamel, biskuit, dan kacang almond hanya dengan membaca kalimat tersebut.

Contoh lain dari teks iklan Beng Beng adalah, “Butuh teman setiap saat? *Snack* Beng Beng adalah pilihan terbaik. Siapa yang tahan dengan nikmat Beng Beng? *Snack bar* dengan selimut coklat, karamel dan *rice crispy* istimewa ini pastinya sanggup bikin meleleh. Beng Beng bikin asyik berat! Mau lagi?”. Teks iklan ini menggunakan pendekatan yang lebih kasual dan *relatable*, menggambarkan Beng Beng sebagai teman yang selalu ada di setiap suasana. Deskripsi “*snack bar* dengan selimut coklat, karamel dan *rice crispy* istimewa” juga berhasil membangkitkan selera dan membuat Anda ingin segera mencobanya.

Dengan menonjolkan “Empat Kelezatan Sekali Gigit”, Beng Beng berhasil membangun persepsi sebagai camilan yang memuaskan dan tidak membosankan. Setiap gigitan menawarkan pengalaman rasa yang kaya dan berlapis-lapis. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan keinginan Anda untuk mencoba dan terus menikmati Beng Beng. Iklan Beng Beng menjadi contoh bagaimana deskripsi produk yang detail dan penggambaran sensasi rasa yang kuat dapat menjadi kunci keberhasilan dalam iklan komersial produk makanan.

Iklan Produk Makanan Chitato – Life is Never Flat

Contoh iklan produk makanan yang tidak kalah menarik datang dari Chitato, *brand* makanan ringan yang sangat populer di Indonesia. Chitato berhasil mencuri perhatian masyarakat melalui *tagline*-nya yang unik dan berkesan, yaitu “Life is Never Flat“. *Tagline* ini sangat cerdas karena tidak hanya mudah diingat, tetapi juga memiliki makna yang mendalam dan relevan dengan produknya. Chitato ingin menyampaikan pesan bahwa hidup itu penuh dengan petualangan, tantangan, dan kejutan, sama seperti sensasi yang Anda rasakan ketika menikmati keripik kentang Chitato. *Tagline* “Life is Never Flat” secara cerdik menghubungkan Chitato dengan pengalaman hidup yang dinamis dan penuh warna.

Salah satu kunci keberhasilan *tagline* ini adalah kemampuannya untuk menyelaraskan bentuk fisik keripik Chitato yang bergerigi dengan filosofi hidup yang tidak pernah datar. Bentuk bergerigi ini menjadi simbol dari perjalanan hidup yang penuh dengan lika-liku dan kejutan. Ketika Anda menggigit keripik Chitato, Anda akan merasakan teksturnya yang renyah dan tidak rata, memberikan sensasi yang unik dan berbeda dari keripik kentang biasa. Sensasi inilah yang ingin dihubungkan oleh Chitato dengan pengalaman hidup yang penuh petualangan. Chitato ingin menjadi bagian dari setiap momen berharga Anda, memberikan kejutan rasa yang membuat hidup Anda semakin berwarna. Berikut adalah contoh teks iklan yang menggambarkan konsep tersebut:

  • “Ketika Anda mencicipi Chitato, Anda akan tahu bahwa hidup tidak pernah datar! Dengan setiap gigitan keripik kentang bergerigi yang renyah dan berlimpah rasa, Chitato membawa Anda ke petualangan rasa yang tak terlupakan. Chitato – Life is Never Flat, Selalu Ada Kejutan dalam Setiap Gigitan!”
  • “Chitato dari kentang asli pilihan, dengan *wavy cut*, yang bikin kelezatan bumbu Chitato menyatu di setiap lekukannya. Rasanya? Hmmm asli, benar-benar terasa. Saat nongkrong, saatnya Chitato.”

Kedua contoh teks iklan di atas berhasil menggambarkan keunikan Chitato dan menghubungkannya dengan *tagline* “Life is Never Flat“. Kalimat “Selalu Ada Kejutan dalam Setiap Gigitan” menegaskan bahwa Chitato bukan sekadar camilan biasa, melainkan teman yang akan menemani Anda dalam setiap petualangan hidup. Dengan menggunakan *tagline* yang kuat dan deskripsi produk yang menggugah selera, Chitato berhasil membangun *brand personality* yang dinamis dan menyenangkan. Chitato ingin dikenal sebagai *brand* yang berani, inovatif, dan selalu memberikan kejutan kepada konsumennya. Iklan Chitato menjadi contoh bagaimana sebuah *tagline* yang cerdas dan relevan dapat menjadi kunci keberhasilan dalam membangun *brand image* yang kuat dan melekat di hati konsumen.

Iklan Produk Makanan Indomie – Seleraku

Siapa yang tidak kenal dengan Indomie? Sebagai salah satu *brand* mie instan paling legendaris di Indonesia, Indomie telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia selama puluhan tahun. Salah satu kunci keberhasilan Indomie adalah kemampuannya dalam membangun kedekatan dengan konsumen melalui *tagline* “Indomie Seleraku”. *Tagline* ini sangat efektif dalam menunjukkan bahwa Indomie memahami dan menghargai selera masyarakat Indonesia. Dengan menggunakan kata “Seleraku”, Indomie berhasil menciptakan koneksi emosional dengan Anda, seolah-olah Indomie adalah produk yang diciptakan khusus untuk memenuhi selera Anda.

Lebih dari sekadar mie instan biasa, Indomie telah menjadi simbol dari kekayaan cita rasa nusantara. Dengan berbagai varian rasa yang terinspirasi dari masakan khas daerah di Indonesia, Indomie menghadirkan pengalaman kuliner yang autentik dan tak terlupakan. Anda dapat merasakan kehangatan dan kelezatan masakan Indonesia dalam setiap gigitan Indomie. *Tagline* “Indomie Seleraku” juga secara cerdas menekankan bahwa Indomie adalah produk asli Indonesia. Hal ini membangun rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap produk lokal di kalangan konsumen. Anda diajak untuk turut bangga dan mendukung produk dalam negeri yang telah mendunia ini. Berikut adalah contoh teks iklan yang menggambarkan konsep tersebut:

  • “Indomie, kelezatan asli Indonesia yang selalu jadi produk seleraku! Dari nusantara yang penuh dengan rasa, Indomie membawa Anda cita rasa yang autentik dan khas. Nikmati kehangatan rempah-rempah dan kelezatan mie Indomie yang tak tergantikan. Indomie – Produk Asli Indonesia, Produk Seleraku, Kelezatan Nusantara dalam Setiap Gigitan!”
  • “Dari Sabang sampai Merauke, Indomie menyatukan selera kita. Indomie, cita rasa Indonesia yang mendunia.”

Kedua contoh teks iklan di atas berhasil menyampaikan pesan bahwa Indomie adalah produk asli Indonesia yang menghadirkan cita rasa nusantara yang autentik. Dengan *tagline* “Indomie Seleraku”, Indomie berhasil membangun ikatan emosional dengan konsumen, menciptakan rasa bangga terhadap produk lokal, dan menjadikan Indomie sebagai bagian tak terpisahkan dari kuliner Indonesia.

Contoh Iklan Produk Makanan Dunkin’ Donuts

Siapa yang tidak suka berkumpul bersama teman sambil menikmati camilan lezat? Dunkin’ Donuts, salah satu *brand* donat ternama, sangat memahami hal ini. Iklan produk makanan dari Dunkin’ Donuts sering kali menggambarkan momen kebersamaan yang hangat dan menyenangkan. Anda mungkin sering melihat iklan di mana sekelompok teman sedang asyik *hangout* sambil menikmati donat dan minuman dari Dunkin’ Donuts. Nah, itulah salah satu strategi jitu yang mereka gunakan untuk menarik perhatian Anda, terutama kalangan remaja yang gemar menghabiskan waktu bersama teman-teman.

Dunkin’ Donuts menghadirkan berbagai varian donat yang unik dan menarik, menjadikannya pilihan yang tepat untuk menemani momen kebersamaan Anda. Bayangkan Anda dan teman-teman sedang bersantai, bercanda tawa, sambil menikmati donat dengan berbagai rasa yang menggugah selera. Suasana pasti akan semakin seru dan menyenangkan, bukan? Dunkin’ Donuts ingin menyampaikan pesan bahwa produk mereka dapat membuat suasana menjadi lebih *happy* dan penuh keceriaan. Tidak hanya itu, Dunkin’ Donuts juga memiliki *tagline* yang ikonik, yaitu “American Runs on Dunkin“. *Tagline* ini seolah ingin mengatakan bahwa Dunkin’ Donuts adalah bagian dari gaya hidup masyarakat yang aktif dan dinamis. Berikut adalah contoh teks iklan yang menggambarkan konsep tersebut:

  • “Ngemil donat memang yang paling asyik. Apalagi bisa ngemil sama teman-teman tersayang. *Hangout* dan santai bisa makin seru. Cuma donat dari Dunkin’ Donuts yang bisa bikin suasana makin *happy. American Runs on Dunkin* hanya Dunkin’ Donuts. Rasanya bikin nagih!”
  • “Mencari tempat *hangout* yang asyik dan *instagrammable*? Dunkin’ Donuts jawabannya! Dengan berbagai pilihan donat yang lezat dan minuman yang menyegarkan, Dunkin’ Donuts siap menemani momen kebersamaan Anda bersama teman-teman. Abadikan momen seru Anda dan *tag* kami di sosial media. Dunkin’ Donuts, *Makes Every Moment Sweeter*!”

Kedua contoh teks iklan di atas berhasil menggambarkan Dunkin’ Donuts sebagai *brand* yang identik dengan kebersamaan dan keceriaan. Dengan menggunakan *tagline* yang kuat dan deskripsi produk yang menggugah selera, Dunkin’ Donuts berhasil membangun citra sebagai *brand* yang *fun*, *friendly*, dan selalu ada untuk menemani momen-momen spesial Anda.

Contoh Iklan Produk Makanan KFC

Siapa yang bisa menolak kelezatan burger dari KFC? Sebagai salah satu *brand fast food* ayam goreng ternama asal Amerika Serikat, KFC tidak hanya terkenal dengan ayam gorengnya yang *crispy*, tetapi juga dengan varian burger yang menggugah selera. Nah, bagi Anda yang sedang mencari inspirasi untuk membuat iklan produk makanan, khususnya burger, contoh iklan dari KFC ini bisa menjadi referensi yang menarik. KFC sering kali menghadirkan iklan yang menonjolkan keunikan burger mereka, dan tentunya, cita rasa yang lezat dan membuat ketagihan.

Salah satu kunci keberhasilan iklan burger KFC adalah kemampuannya dalam menggambarkan detail komponen burger dengan jelas dan menggugah selera. Anda akan diajak untuk membayangkan kelezatan *patty* ayam utuh yang *juicy*, berpadu dengan saus sambal dan mayones yang *creamy*. Tidak ketinggalan, saus keju yang lumer semakin menambah kenikmatan di setiap gigitannya. Dengan deskripsi yang detail seperti ini, Anda seolah-olah dapat merasakan tekstur dan cita rasa burger KFC yang sensasional. Berikut adalah contoh teks iklan yang menggambarkan konsep tersebut:

  • “Ini baru burger yang beda! Cita rasanya bikin nagih. Renyahnya begitu dahsyat dengan *patty* daging ayam utuh. Perpaduan saus sambal dan mayonesnya semakin mengguncang lidah. Apalagi ditambah saus keju yang lumer. Rasakan tiap gigitan dari burger sensasional baru KFC. Cuma 20.000-an saja!”
  • “Bosan dengan burger yang itu-itu saja? KFC punya solusinya! Burger baru KFC dengan *patty* ayam utuh yang *crispy* di luar dan *juicy* di dalam, dijamin bikin Anda ketagihan. Ditambah dengan saus sambal, mayones, dan saus keju yang melimpah, setiap gigitan akan membawa Anda ke level kenikmatan yang baru. Harganya? Cuma 20.000-an! Tunggu apa lagi? Segera rasakan sensasi burger baru KFC!”

Kedua contoh teks iklan di atas tidak hanya menonjolkan kelezatan, tetapi juga harga yang terjangkau, yaitu hanya Rp20.000-an. Informasi harga ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda yang ingin menikmati burger lezat tanpa harus menguras kantong. Dengan kalimat ajakan seperti “Rasakan tiap gigitan dari burger sensasional baru KFC” dan “Segera rasakan sensasi burger baru KFC!”, Anda didorong untuk segera mencoba dan merasakan sendiri kelezatan burger yang ditawarkan.

Contoh Iklan Produk Makanan Keripik Singkong Kusuka

Mencari keripik singkong yang *enak* dan *tidak ada duanya*? Kusuka jawabannya! Sebagai salah satu *brand* makanan ringan favorit masyarakat Indonesia, Kusuka menghadirkan keripik singkong dengan cita rasa yang khas dan *tak terlupakan*. Anda pasti setuju bahwa Kusuka telah menjadi bagian dari selera masyarakat Indonesia, bukan? Hal ini karena Kusuka dibuat dari singkong pilihan dan diolah dengan bumbu-bumbu berkualitas, menghasilkan perpaduan cita rasa yang unik dan menggugah selera. Kusuka sangat memahami selera Anda, itulah mengapa mereka selalu menghadirkan keripik singkong dengan kualitas terbaik.

Kusuka tidak hanya *enak* untuk dinikmati sendiri, tetapi juga cocok untuk menjadi teman *nongkrong* yang *asyik*. Bayangkan Anda sedang berkumpul bersama teman-teman, bercerita dan bercanda tawa, sambil menikmati kerenyahan keripik singkong Kusuka. Suasana pasti akan semakin seru dan menyenangkan. Kusuka menjadi pelengkap momen kebersamaan Anda, membuat setiap detik kebersamaan menjadi lebih berkesan. Berikut adalah contoh teks iklan yang menggambarkan konsep tersebut:

  • “Tidak asing lagi dan tidak ada duanya. Keripik singkong dari Kusuka adalah selera masyarakat Indonesia. Perpaduan cita rasanya sangat unik dan pastinya cocok jadi teman *nongkrong* *asyik* di berbagai waktu santai. Kalau bukan Kusuka, mana lagi keripik singkong yang *enak*?”
  • “Kumpul bareng teman makin seru ditemani Kusuka! Keripik singkong dengan rasa yang *nagih* dan tekstur yang *crispy*, bikin *ngobrol* makin *asyik*. Kusuka, teman setia di setiap suasana!”

Kedua contoh teks iklan di atas menegaskan bahwa Kusuka adalah pilihan yang tepat untuk Anda yang mencari keripik singkong yang *enak*, *berkualitas*, dan cocok untuk berbagai suasana. Dengan cita rasa yang unik dan khas, Kusuka siap menjadi teman setia Anda di setiap momen, baik saat sendiri maupun bersama teman-teman. Jadi, tunggu apa lagi? Pilih Kusuka sebagai keripik singkong favorit Anda dan rasakan sensasi kelezatannya yang tak ada duanya!

Contoh Iklan Produk Makanan Qtela

Apakah Anda mencari camilan yang *enak*, terbuat dari bahan berkualitas, dan cocok untuk dinikmati di berbagai suasana? Qtela jawabannya! Qtela, *brand* makanan ringan yang populer di Indonesia, menghadirkan keripik tempe dengan cita rasa yang unik dan *tak terlupakan*. Berbeda dengan keripik tempe biasa, Qtela terbuat dari tempe pilihan yang diolah dengan *wavy cut*, menghasilkan potongan keripik yang bergelombang dan menarik. Bentuk *wavy cut* ini tidak hanya unik, tetapi juga membuat bumbu andalan Qtela meresap sempurna di setiap lekukan keripik, memberikan sensasi rasa yang lebih kaya dan *nagih*.

Dengan bumbu andalan yang khas, Qtela menawarkan cita rasa yang berbeda dan autentik. Anda akan merasakan perpaduan rasa gurih, asin, dan sedikit pedas yang pas di lidah. Teksturnya yang renyah dan *crispy* semakin menambah kenikmatan di setiap gigitannya. Qtela sangat cocok untuk Anda yang menyukai camilan dengan rasa yang kuat dan berani. Tidak hanya *enak* dinikmati sendiri, Qtela juga cocok untuk menjadi teman *ngumpul* yang seru. Bayangkan Anda sedang berkumpul bersama teman-teman, bercerita dan bercanda tawa, sambil menikmati kerenyahan keripik tempe Qtela. Suasana pasti akan semakin meriah dan menyenangkan. Apalagi jika Anda menyantapnya dengan cocolan saus sambal, kenikmatannya akan semakin berlipat ganda! Berikut adalah contoh teks iklan yang menggambarkan konsep tersebut:

  • “Lagi cari camilan yang beda dari yang lain? Qtela pilihannya! Keripik tempe dengan potongan *wavy cut* yang unik, bikin bumbunya meresap sempurna. Rasanya? Jangan ditanya! Gurih, *crispy*, dan *nagih* banget. Apalagi dicocol saus sambal, makin mantap! Qtela, teman *ngumpul* yang bikin suasana makin seru!”
  • “Qtela, keripik tempe yang *gak* ada duanya! Dibuat dari tempe pilihan dengan bumbu andalan, menghasilkan cita rasa yang autentik dan khas Indonesia. Sekali gigit, pasti bikin ketagihan! *Hmmm*… rasanya benar-benar *nagih*. Qtela, teman setia di setiap suasana!”
  • “Bosan dengan keripik tempe yang biasa-biasa saja? Cobain Qtela! Dengan potongan *wavy cut* yang unik dan bumbu yang melimpah, Qtela menghadirkan sensasi rasa yang berbeda di setiap gigitannya. Cocok dinikmati sendiri atau bersama teman-teman. Qtela, bikin *ngumpul* makin *asyik*!”

Ketiga contoh teks iklan di atas menonjolkan keunggulan Qtela, mulai dari bahan baku, bentuk potongan, bumbu, hingga kesesuaiannya sebagai camilan untuk berbagai suasana. Dengan deskripsi yang detail dan menggugah selera, Anda diajak untuk merasakan sendiri kelezatan keripik tempe Qtela yang unik dan *tak terlupakan*. Jadi, tunggu apa lagi? Segera coba Qtela dan rasakan sensasi keripik tempe yang berbeda!

Contoh Iklan Produk Makanan Es Krim Magnum

Bayangkan momen klasik yang Anda ingin abadikan: sebuah pertemuan hangat dengan teman-teman, atau momen santai menikmati waktu luang. Magnum memahami keinginan Anda untuk menikmati momen-momen berharga tersebut dengan cara yang istimewa. Iklan Magnum mengajak Anda untuk merasakan kenikmatan premium dalam setiap gigitan es krimnya.

Magnum, dengan tagline “Walls Magnum for Pleasure Seekers”, menonjolkan kualitas dan kemewahan produknya. Iklannya tidak hanya menampilkan es krim, tetapi juga menggambarkan gaya hidup yang elegan dan penuh kenikmatan. Anda diajak untuk membayangkan es krim cokelat lembut yang dibalut dengan lapisan cokelat Belgia tebal, sebuah perpaduan tekstur dan rasa yang tak tertandingi. Rasakan sensasi melelehnya cokelat premium di lidah Anda, sebuah pengalaman yang memanjakan indra.

Iklan Magnum juga cerdas dalam menghubungkan produknya dengan momen-momen kebersamaan. Anda akan melihat visual yang menggambarkan suasana hangout yang seru bersama teman-teman, di mana Magnum menjadi bagian tak terpisahkan dari momen tersebut. Momen-momen kebersamaan menjadi lebih berkesan dan bermakna dengan kehadiran Magnum, sebuah es krim yang melambangkan kenikmatan dan kemewahan. Dengan demikian, Magnum tidak hanya menjual es krim, tetapi juga sebuah pengalaman dan gaya hidup. Iklannya berhasil membangun image Magnum sebagai es krim yang memberikan kenikmatan premium, sesuatu yang lebih dari sekadar camilan biasa.

Strategi Membuat Iklan Produk Makanan yang Menarik dan Efektif

Setelah melihat berbagai contoh iklan produk makanan yang unik dan kreatif, Anda mungkin bertanya-tanya, apa sebenarnya yang membuat sebuah iklan produk makanan dianggap menarik dan efektif? Jawabannya terletak pada kemampuan iklan tersebut untuk menarik perhatian Anda, membangkitkan selera, dan mendorong Anda untuk membeli produk yang diiklankan. Iklan yang menarik biasanya memiliki kombinasi yang tepat antara visual yang memikat, *tagline* yang mudah diingat, dan pesan yang relevan dengan target audiens.

Membuat *tagline* yang unik dan mudah diingat untuk produk makanan memang bukan perkara mudah. Anda perlu memikirkan kata-kata yang tidak hanya mewakili produk Anda, tetapi juga mampu melekat di benak konsumen. Coba gunakan permainan kata, rima, atau frasa yang unik dan *catchy*. Misalnya, *tagline* “Diputar, Dijilat, Dicelupin” milik Oreo sangat efektif karena menggambarkan cara unik menikmati produk tersebut sekaligus mudah diingat. Atau *tagline* “Indomie Seleraku” yang berhasil membangun kedekatan dengan konsumen Indonesia.

Elemen visual memegang peranan yang sangat penting dalam iklan produk makanan. Gambar atau video makanan yang Anda tampilkan harus mampu menggugah selera dan membuat konsumen ingin segera mencicipinya. Pastikan Anda menggunakan pencahayaan yang baik, komposisi yang menarik, dan warna-warna yang menggugah selera. Misalnya, menampilkan gambar burger dengan *patty* yang *juicy* dan lelehan keju yang menggoda tentu akan lebih efektif daripada menampilkan gambar burger yang tampak kering dan tidak menarik.

Selain visual dan *tagline*, Anda juga perlu membangun *brand image* yang kuat melalui iklan produk makanan. *Brand image* adalah persepsi konsumen terhadap *brand* Anda. Apakah *brand* Anda ingin dikenal sebagai *brand* yang *fun*, *family-friendly*, mewah, atau praktis? Sesuaikan pesan dan gaya iklan Anda dengan *brand image* yang ingin Anda bangun. Misalnya, Magnum membangun *image* sebagai es krim premium dengan menampilkan visual yang elegan dan *tagline* “Walls Magnum for Pleasure Seekers”.

Lalu, bagaimana cara mengukur efektivitas iklan produk makanan? Anda dapat melihat dari beberapa indikator, seperti peningkatan *brand awareness*, peningkatan penjualan, dan *engagement* di media sosial. Anda juga dapat melakukan survei kepada konsumen untuk mengetahui seberapa efektif iklan Anda dalam menyampaikan pesan dan mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Pengukuran efektivitas ini penting untuk mengetahui apakah strategi iklan yang Anda jalankan sudah tepat atau perlu dimodifikasi.

Dalam membuat iklan produk makanan, *storytelling* juga dapat menjadi strategi yang ampuh. Anda dapat menceritakan kisah di balik produk Anda, seperti asal-usul bahan baku, proses pembuatan yang unik, atau nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh *brand* Anda. Cerita yang menarik dapat membangun koneksi emosional dengan konsumen dan membuat produk Anda lebih berkesan. Misalnya, iklan yang menceritakan tentang perjalanan biji kopi dari perkebunan hingga menjadi secangkir kopi yang nikmat tentu akan lebih menarik daripada iklan yang hanya menampilkan gambar produk.

Terakhir, Anda perlu memikirkan strategi pemasaran yang tepat untuk mendukung iklan produk makanan Anda. Anda dapat menggunakan berbagai *channel* pemasaran, seperti media sosial, televisi, radio, media cetak, dan *website*. Pilihlah *channel* yang paling sesuai dengan target audiens Anda. Misalnya, jika target audiens Anda adalah anak muda, maka Anda dapat fokus pada pemasaran di media sosial seperti Instagram dan TikTok. Selain itu, Anda juga dapat mengadakan *event*, promo, atau *giveaway* untuk meningkatkan *engagement* dan mendorong konsumen untuk mencoba produk Anda.

Bagikan ke social media:

WhatsApp
Facebook
X
Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Daftar Isi