Notis Digital

Apa Bedanya Content Marketing dan Digital Marketing?

Noticed Your
Digital Marketing Online Ads Content Design Website Logo Design Landing Page Packaging Design Company Profile
Needs ⎯⎯⎯⎯

Bantu Usaha Anda Bersaing
dan Raih Untung di Dunia Online
Apa Bedanya Content Marketing dan Digital Marketing?
Daftar Isi

Istilah content marketing dan digital marketing sering digunakan secara bergantian, ya!

Tidak jarang hal ini menimbulkan kebingungan: Apakah keduanya sama, atau justru berbeda?

Padahal, meski saling berkaitan, content marketing dan digital marketing memiliki fokus, pendekatan, serta tujuan yang berbeda. 

Memahami perbedaan ini sangat penting agar bisnis bisa merancang strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran dan efektif.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian, perbedaan, serta kelebihan dan kekurangan content marketing dan digital marketing.

Apa Itu Digital Marketing?

Digital marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan platform dan teknologi digital untuk menjangkau konsumen. Biasanya mengutamakan Ads atau iklan.

Kalau dulu pemasaran hanya lewat brosur, billboard, atau iklan TV, kini semuanya bisa dilakukan lewat internet dengan jangkauan yang jauh lebih luas.

Digital marketing punya cakupan yang sangat luas, di antaranya:

– Media sosial (Instagram, TikTok, Facebook, LinkedIn, dll.)
Tempat bisnis berinteraksi langsung dengan audiens, membangun brand, hingga mendorong penjualan lewat konten dan iklan.

Website & Blog
Website ibarat “toko online resmi” sebuah bisnis. Blog membantu meningkatkan kredibilitas sekaligus mendatangkan pengunjung lewat artikel yang relevan.

Search Engine Optimization (SEO) & Search Engine Marketing (SEM)
SEO bertujuan membuat website lebih mudah ditemukan secara organik di Google, sementara SEM menggunakan iklan berbayar untuk langsung muncul di hasil pencarian.

Email Marketing
Digunakan untuk menjaga hubungan dengan konsumen, memberikan penawaran eksklusif, atau menginformasikan update terbaru secara personal.

– Iklan Berbayar (Google Ads, Facebook Ads, dll.)
Strategi cepat untuk menjangkau target audiens dengan segmentasi yang sangat spesifik berdasarkan lokasi, usia, minat, hingga perilaku online.

Tujuan utamanya adalah menjangkau konsumen secara online dan membawa mereka lebih dekat dengan bisnismu.

Apa Itu Content Marketing?

Content marketing adalah salah satu strategi dalam digital marketing yang berfokus pada pembuatan dan distribusi konten yang relevan, bermanfaat, dan konsisten untuk menarik serta mempertahankan audiens.

Kalau digital marketing itu payung besarnya, content marketing adalah “mesin” yang menggerakkan interaksi dan membangun hubungan lewat konten.

Konten bisa hadir dalam berbagai format, tergantung kebutuhan dan kebiasaan audiens:

– Artikel Blog → memberi informasi mendalam, solusi, atau tips yang dicari pembaca lewat Google.

Video Edukasi → format paling populer saat ini, mudah dikonsumsi, cocok untuk menjelaskan produk/layanan.

Infografis → menyajikan data atau informasi rumit jadi lebih ringkas dan visual.

Podcast → media audio untuk audiens yang suka belajar sambil beraktivitas.

E-book → konten panjang dan detail, biasanya digunakan untuk menarik leads (download dengan imbalan email).

Berbeda dengan iklan langsung, content marketing tidak fokus pada penjualan instan, melainkan membangun kepercayaan, meningkatkan kredibilitas, dan menjalin hubungan jangka panjang.

Selain itu, bisa menarik pelanggan baru dan menjaga loyalitas pelanggan lama.

Perbedaan Content Marketing dan Digital Marketing

Agar lebih mudah dipahami, berikut adalah perbedaan utama keduanya:

AspekDigital MarketingContent Marketing
Ruang LingkupLuas, mencakup semua strategi pemasaran digitalFokus pada pembuatan & distribusi konten
Tujuan UtamaHasil cepat: traffic, leads, penjualanHubungan jangka panjang & kepercayaan
Jenis AktivitasSEO/SEM, iklan berbayar, email marketing, media sosialArtikel, video, podcast, infografis
Kecepatan HasilCepat, terutama dari iklan berbayarLambat, tapi hasil jangka panjang
Pendekatan ke AudiensLangsung & transaksionalMemberi nilai dulu, baru konversi

Jadi, content marketing adalah bagian dari digital marketing, tetapi digital marketing tidak selalu melibatkan content marketing.

Kelebihan dan Kekurangan Content Marketing

Seperti strategi lain, content marketing juga punya dua sisi. 

Di satu sisi bisa jadi senjata ampuh untuk membangun brand, tapi di sisi lain ada tantangan yang perlu dipertimbangkan. 

Nah, berikut kelebihan dan kekurangan content marketing yang perlu kamu tau.

Kelebihan Content Marketing:

1. Meningkatkan Brand Awareness & Kepercayaan
Konten yang relevan dan bermanfaat membuat audiens lebih mengenal brandmu. Semakin sering mereka menemukan kontenmu, semakin besar rasa percaya yang terbentuk.

2. Memberikan Nilai Tambah bagi Audiens
Alih-alih hanya jualan, kamu memberi solusi, edukasi, atau hiburan. Audiens merasa terbantu, sehingga brand dianggap lebih peduli.

3. Membangun Hubungan Jangka Panjang
Konten yang konsisten menjaga komunikasi dua arah dengan pelanggan. Ini membantu menciptakan loyalitas dan komunitas di sekitar brand.

4. Lebih Hemat Biaya (Jika Konsisten)
Dibanding iklan berbayar yang butuh anggaran besar setiap kali tayang, konten organik bisa terus bekerja dalam jangka panjang. Artikel SEO misalnya, bisa mendatangkan traffic bertahun-tahun tanpa biaya tambahan.

Kekurangan Content Marketing:

1. Butuh Waktu Lama untuk Hasil Nyata
Tidak seperti iklan yang langsung mendatangkan traffic, content marketing bekerja lebih pelan. Butuh waktu berbulan-bulan untuk terlihat hasilnya, terutama di SEO.

2. Memerlukan Konsistensi Tinggi
Tidak cukup membuat konten sekali dua kali. Perlu strategi jangka panjang, kalender konten, dan konsistensi agar audiens terus terhubung.

3. Hasil Tidak Bisa Instan
Kalau target penjualan cepat, content marketing saja mungkin terasa kurang. Biasanya lebih efektif bila dipadukan dengan strategi lain seperti iklan digital (ads).

Kelebihan dan Kekurangan Digital Marketing

Di satu sisi, kamu bisa cepat banget lihat hasilnya dan semua data bisa terukur. Tapi di sisi lain, ada tantangan yang perlu kamu perhitungkan sebelum full terjun pakai strategi ini. 

Yuk, kita bahas kelebihan dan kekurangan digital marketing biar kamu bisa menilai sendiri cocok atau nggaknya untuk bisnismu.

Kelebihan Digital Marketing:

1. Hasil Bisa Cepat Terlihat
Misalnya lewat iklan berbayar di Google Ads atau Facebook Ads. Dalam hitungan jam, kamu bisa langsung lihat traffic naik, dapat leads, bahkan penjualan.

2. Bisa Menargetkan Audiens Secara Spesifik
Dengan digital marketing, kamu bisa menentukan target berdasarkan usia, lokasi, minat, bahkan kebiasaan online. Jadi, promosi lebih tepat sasaran.

3. Semua Aktivitas Bisa Diukur dengan Data Real-Time
Kamu bisa tahu berapa orang yang lihat iklan, klik, sampai akhirnya beli produk. Data ini bikin kamu lebih mudah evaluasi strategi.

Kekurangan Digital Marketing:

1. Bisa Terlihat Mengganggu
Kalau iklan terlalu sering muncul atau nggak relevan, audiens bisa merasa terganggu bahkan ilfeel sama brand kamu.

2. Nggak Selalu Bangun Hubungan Mendalam
Fokusnya memang hasil cepat, tapi interaksi lewat iklan sering kali kurang membangun ikatan emosional dengan audiens.

3. Butuh Anggaran Lebih Besar untuk Iklan Berbayar
Hasil instan memang oke, tapi ada harga yang harus dibayar. Buat bisnis kecil, biaya iklan yang terus jalan bisa jadi beban.

Perbandingan Digital Marketing dan Content Marketing

AspekDigital MarketingContent Marketing
DefinisiSemua aktivitas pemasaran yang memanfaatkan media digital untuk menjangkau audiens.Bagian dari digital marketing yang fokus pada pembuatan & distribusi konten bermanfaat.
Fokus UtamaHasil cepat: traffic, leads, penjualan.Hubungan jangka panjang: kepercayaan & loyalitas audiens.
Bentuk UtamaIklan berbayar (Google Ads, Facebook Ads), SEO, SEM, email marketing, media sosial.Artikel blog, video edukasi, infografis, podcast, e-book.
Kecepatan HasilRelatif cepat, apalagi dengan iklan berbayar.Cenderung lambat, butuh konsistensi untuk hasil organik.
BiayaBisa tinggi, terutama untuk kampanye iklan berbayar.Lebih hemat, tapi butuh waktu & tenaga untuk bikin konten konsisten.
Hubungan dengan AudiensInteraksi terbatas, sering terlihat transaksional.Lebih personal, membangun kedekatan & kepercayaan.
KelebihanTerukur dengan data real-time, target spesifik, hasil cepat.Hemat biaya, jangka panjang, membangun brand awareness & kredibilitas.
KekuranganBisa terlihat mengganggu, butuh budget besar, kurang mendalam secara emosional.Hasil lambat, butuh konsistensi tinggi, nggak instan.

Mana yang Lebih Baik?

Jawabannya: tidak perlu memilih salah satu. Justru kombinasi keduanya adalah strategi paling efektif.

Contohnya, kamu bisa membuat artikel blog (content marketing), lalu mengoptimalkan SEO agar mudah ditemukan di Google (digital marketing). 

Atau, membagikan video edukatif di media sosial lalu memperkuat jangkauan dengan iklan berbayar.

Dengan strategi yang selaras, content marketing dan digital marketing bisa saling melengkapi untuk membangun brand, meningkatkan traffic, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Kesimpulan

Perbedaan utama content marketing dan digital marketing terletak pada ruang lingkup, tujuan, pendekatan, dan kecepatan hasil. Jika digital marketing adalah payung besar semua aktivitas pemasaran online, maka content marketing adalah salah satu strategi di dalamnya yang berfokus pada konten.

Agar pemasaran lebih optimal, gunakan keduanya secara bersamaan. Dengan begitu, bisnis tidak hanya mendapatkan hasil instan, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang yang kuat di dunia digital.

Bagikan ke social media:

WhatsApp
Facebook
X
Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Daftar Isi