Notis Digital

7 Hal yang Harus Ada di Website Perusahaan (Biar Terlihat Profesional)

Noticed Your
Digital Marketing Online Ads Content Design Website Logo Design Landing Page Packaging Design Company Profile
Needs ⎯⎯⎯⎯

Bantu Usaha Anda Bersaing
dan Raih Untung di Dunia Online
Daftar Isi

Pernah buka website perusahaan yang tampilannya kosong, desainnya acak-acakan, atau malah nggak ada informasi kontak sama sekali? Rasanya langsung ragu, kan? 

Padahal, di era digital seperti sekarang, website adalah wajah resmi sebuah bisnis. Sebelum klien percaya, sebelum investor tertarik, sebelum mitra ingin kerja sama, mereka akan cek websitemu dulu.

Sayangnya, banyak perusahaan yang masih menganggap website cuma formalitas. Padahal, kalau dibuat dengan benar, website bisa jadi alat branding paling kuat yang menunjukkan kredibilitas dan profesionalisme bisnismu.

Nah, biar nggak salah langkah, yuk bahas 7 hal penting yang wajib ada di website perusahaan, supaya bisnismu terlihat profesional sejak kesan pertama. 

1. Halaman “Tentang Kami” (About Us)

Kalau orang baru kenalan, pasti hal pertama yang mereka tanya adalah,
“Kamu siapa, dan kenapa aku harus percaya?”
Nah, fungsi halaman About Us di website perusahaan juga sama persis.

Bagian ini bukan cuma tempat menulis sejarah panjang perusahaan, tapi ruang untuk membangun kepercayaan.

Ceritakan dengan jujur siapa kamu, apa nilai yang dipegang, dan bagaimana perjalanan bisnis dimulai.

Tulislah dengan gaya yang relevan dan human.

Misalnya: bagaimana bisnis ini berdiri karena ingin menyelesaikan masalah tertentu, atau apa yang membedakan perusahaanmu dari kompetitor.

Hindari bahasa yang terlalu formal seperti “kami adalah perusahaan yang bergerak di bidang…”

Ganti dengan pendekatan yang lebih natural, misalnya:

“Kami hadir karena percaya bahwa bisnis kecil pun layak tampil profesional di dunia digital.”

2. Daftar Produk atau Layanan

Ini adalah jantung dari website perusahaanmu. Karena percuma punya desain keren kalau pengunjung masih bingung, “Sebenarnya mereka jual apa sih?”

Pastikan dalam tiga detik pertama, orang langsung paham produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Gunakan foto berkualitas tinggi, deskripsi singkat dan to the point, serta CTA (Call to Action) yang jelas, misalnya “Pesan Sekarang,” “Konsultasi Gratis,” atau “Lihat Selengkapnya.”

Ingat, orang datang ke website bukan untuk main tebak-tebakan. Kalau mereka harus klik lima kali dulu baru tahu kamu jual apa, kemungkinan besar mereka akan pergi sebelum sempat baca lebih jauh.

Gunakan struktur visual yang rapi dan konsisten, seperti grid layout atau card design, supaya setiap produk terlihat menonjol tapi tetap harmonis secara keseluruhan.

3. Kontak yang Mudah Ditemukan

Kesan profesional juga datang dari seberapa mudah orang bisa menghubungimu.

Jangan sembunyikan nomor WhatsApp atau email di pojok bawah yang kecil banget, tampilkan dengan jelas dan mudah diakses dari mana pun di website.

Masukkan nomor WhatsApp bisnis, alamat kantor, dan email profesional (hindari yang pakai domain gratisan seperti Gmail atau Yahoo).

Kalau bisa, tambahkan juga form kontak langsung di halaman, supaya calon klien bisa kirim pesan tanpa perlu pindah aplikasi.

Prinsip utamanya sederhana: buat pengunjung nggak perlu mikir keras untuk menghubungimu

 Semakin mudah mereka reach out, semakin besar peluangmu dapat prospek baru.

Tambahkan CTA microcopy di dekat tombol, seperti “Butuh bantuan cepat? Hubungi kami di sini!” untuk meningkatkan engagement.

4. Testimoni atau Portofolio

Kalau bicara soal kepercayaan, bukti sosial adalah senjatamu yang paling ampuh.

Orang jauh lebih percaya pada kata orang lain daripada klaim kita sendiri, dan itu wajar banget.

Tampilkan testimoni pelanggan, klien yang pernah bekerja sama, atau portofolio proyek yang sudah selesai

Bisa berupa kutipan singkat, rating bintang, hingga studi kasus singkat yang menunjukkan hasil nyata.

Kalau kamu baru mulai dan belum punya banyak klien besar, nggak masalah, tampilkan saja hasil kerja kecil tapi nyata, atau ulasan dari pengguna awal yang puas.

jangan biarkan pengunjung menebak-nebak seberapa bagus bisnismu.

Tunjukkan dengan bukti yang bisa mereka lihat sendiri. Gunakan foto asli klien (dengan izin), logo perusahaan, atau before–after project untuk meningkatkan kredibilitas secara visual.

5. Desain Visual Konsisten dengan Brand

Desain yang bagus itu bukan cuma soal “keren dilihat”, tapi bagaimana visualnya bisa mewakili identitas brand kamu.

Warna, font, dan tone visual semuanya berperan besar membangun persepsi pertama pengunjung terhadap bisnismu.

Gunakan palet warna yang konsisten dengan logo dan identitas brand. Misalnya, brand profesional biasanya memilih font sans-serif yang clean dan warna netral seperti abu-abu, putih, atau biru navy.

Sementara brand kreatif bisa lebih bebas bermain dengan warna kontras dan tipografi ekspresif, asal tetap seimbang dan mudah dibaca.

Ingat, desain bukan hanya estetika, tapi juga tentang kredibilitas visual. Website yang rapi dan konsisten menciptakan kesan bahwa bisnis kamu serius, solid, dan bisa dipercaya.

Gunakan style guide atau sistem desain sederhana agar semua elemen, mulai dari tombol, heading, hingga foto produk, punya karakter visual yang seragam di seluruh halaman.

6. Kecepatan dan Responsivitas

Website dengan desain memukau tapi loading-nya lemot?

Sayangnya, itu sama aja seperti punya toko bagus tapi pintunya susah dibuka, pengunjung pasti kabur duluan. 😬

Pastikan websitemu ringan, cepat diakses, dan tampil sempurna di semua perangkat, terutama ponsel.

Karena faktanya, lebih dari 80% pengunjung sekarang datang lewat mobile. Kalau tampilan berantakan atau loading-nya lama, tingkat bounce rate bisa langsung naik tajam.

Gunakan gambar terkompresi, hosting yang andal, dan struktur kode yang efisien supaya performa tetap optimal.

Website cepat = pengalaman pengguna yang menyenangkan = peluang konversi lebih tinggi.

Coba uji kecepatan websitemu pakai tools seperti Google PageSpeed Insights atau GTmetrix untuk tahu apa saja yang perlu diperbaiki.

7. Elemen Kepercayaan (Trust Element)

Kesan profesional bukan cuma dari tampilan, tapi juga dari seberapa terpercaya kamu di mata publik.

Itulah kenapa penting banget menambahkan elemen kepercayaan di website perusahaanmu.

Bisa berupa logo partner bisnis, sertifikasi resmi, penghargaan, hingga media yang pernah membahas perusahaanmu.

Hal-hal kecil seperti ini mungkin tampak sepele, tapi dampaknya besar banget, bisa meningkatkan perceived trust dan membuat orang lebih yakin untuk bekerja sama atau membeli produkmu.

Semakin banyak bukti kredibilitas yang kamu tampilkan, semakin kuat pula posisi bisnismu di mata calon klien.

Tampilkan logo dalam ukuran proporsional dan pastikan tidak mengganggu fokus utama halaman.

Letakkan di bagian bawah (footer) atau di section khusus “Partner & Recognition” agar tetap terlihat profesional dan rapi.

Kesimpulan

Membangun website perusahaan yang profesional bukan soal tampil “wah”, tapi soal bagaimana kamu membangun kepercayaan dan pengalaman yang solid bagi pengunjung.

Mulai dari halaman About Us, daftar produk, hingga elemen kecil seperti testimoni dan CTA, semuanya berperan dalam membentuk citra brand yang kuat.

Website yang cepat, rapi, dan responsif bukan hanya terlihat keren, tapi juga menunjukkan bahwa bisnismu serius dan siap bersaing.

Jadi, kalau bisnismu belum punya website yang mencerminkan profesionalitas perusahaan ini saatnya upgrade tampilan digitalmu bersama Notis.

Bagikan ke social media:

WhatsApp
Facebook
X
Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Daftar Isi