Skip to main content

Notis Digital

Website Bisnis yang Bagus Bukan Cuma Soal Tampilan: 5 Hal Ini Perlu Diperhatikan

Noticed Your
Digital Marketing Online Ads Content Design Website Logo Design Landing Page Packaging Design Company Profile
Needs ⎯⎯⎯⎯

Bantu Usaha Anda Bersaing
dan Raih Untung di Dunia Online
Website Bisnis yang Bagus Bukan Cuma Soal Tampilan: 5 Hal ini Perlu Diperhatikan
Daftar Isi

Bayangkan seseorang menemukan bisnis kamu lewat Instagram. Ia tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan, lalu membuka website untuk mencari tahu lebih banyak. 

Namun, halaman yang muncul sulit dipahami, menunya membingungkan, dan informasi penting justru tidak mudah ditemukan.

Apa yang akan ia lakukan? Bisa jadi, ia menutup halaman itu dan mencari bisnis lain.

Situasi seperti ini mengingatkan kita bahwa website bukan sekadar tempat memajang foto, warna, dan informasi perusahaan. Website adalah salah satu titik pertemuan antara bisnis dan calon pelanggan. 

Pengalaman seseorang saat menggunakannya dapat memengaruhi apakah ia akan melanjutkan pencarian informasi, menghubungi bisnis, atau pergi begitu saja.

Karena itu, website yang bagus tidak cukup hanya terlihat menarik. Ia juga perlu membantu pengunjung memahami bisnis, menemukan informasi, dan melakukan hal yang mereka butuhkan.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan ketika membuat atau mengevaluasi website bisnis?

1. Pengunjung Harus Langsung Paham Bisnis Kamu

Ketika seseorang membuka website, ia seharusnya tidak perlu menebak-nebak apa yang ditawarkan perusahaan. Dalam beberapa detik pertama, pengunjung perlu mendapat gambaran tentang bisnis tersebut, siapa yang dilayani, dan apa manfaat yang bisa mereka dapatkan.

Misalnya, sebuah perusahaan menawarkan jasa konsultasi pajak. Jika halaman utamanya hanya menampilkan kalimat seperti “Partner terbaik untuk masa depan bisnis Anda”, pengunjung mungkin masih belum tahu layanan apa yang tersedia.

Bandingkan dengan penjelasan yang lebih konkret: “Bantu bisnis mengelola kewajiban pajak dan administrasi dengan lebih terarah.” Kalimat ini memberi petunjuk yang lebih jelas tentang manfaat layanan.

Bukan berarti website harus menggunakan bahasa yang kaku atau menjelaskan semua hal sekaligus. Justru, informasi utama perlu disampaikan dengan sederhana. Judul halaman, penjelasan singkat, dan visual yang mendukung sebaiknya saling melengkapi.

Coba tanyakan: jika seseorang yang belum mengenal bisnis kamu membuka halaman utama, apakah ia bisa memahami apa yang kamu tawarkan tanpa harus membaca seluruh halaman?

2. Informasi Penting Harus Mudah Ditemukan

Website bisa memiliki banyak halaman, tetapi pengunjung tidak seharusnya tersesat ketika mencari informasi dasar.

Bayangkan calon pelanggan ingin mengetahui layanan, harga atau cara mendapatkan penawaran, contoh pekerjaan, dan kontak perusahaan.

Jika ia harus membuka terlalu banyak menu atau menebak letak informasi, pengalaman menjelajah website akan terasa melelahkan.

Karena itu, susun menu berdasarkan kebutuhan pengunjung. Misalnya, halaman “Layanan”, “Tentang Kami”, “Portofolio”, dan “Kontak” dapat membantu orang menemukan informasi yang paling sering dicari. Nama menu sebaiknya jelas dan tidak dibuat unik hanya demi terlihat kreatif.

Prinsip sederhananya: jangan membuat pengunjung bekerja terlalu keras untuk menemukan sesuatu yang sebenarnya ingin kamu tunjukkan.

3. Website Harus Nyaman Dibuka dari Ponsel

Tidak semua orang mengunjungi website melalui laptop. Banyak calon pelanggan membuka tautan dari ponsel misalnya setelah melihat unggahan media sosial, menerima rekomendasi teman, atau menemukan bisnis melalui pencarian.

Website yang tampil rapi di layar komputer belum tentu nyaman digunakan di layar kecil. Teks bisa terlalu kecil, tombol sulit ditekan, gambar memenuhi layar, atau pengunjung harus menggeser halaman ke samping untuk membaca informasi.

Website yang responsif menyesuaikan tampilan dengan ukuran layar yang digunakan. Namun, kenyamanan mobile bukan cuma soal membuat elemen terlihat lebih kecil. Pengunjung juga perlu bisa membaca teks, menekan tombol, mengisi formulir, dan menemukan menu tanpa kesulitan.

Jadi, saat mengecek website, jangan hanya melihatnya dari laptop. Buka juga melalui ponsel. Coba cari layanan, tekan tombol kontak, dan baca informasi utama. Apakah semuanya terasa mudah?

4. Kecepatan dan Stabilitas Tidak Boleh Diabaikan

Pernah membuka website yang lama sekali menampilkan isi halaman? Atau sedang membaca, lalu tiba-tiba posisi teks bergeser karena gambar atau elemen lain baru muncul?

Gangguan seperti ini dapat membuat pengunjung kehilangan kesabaran. Website seharusnya membantu orang mendapatkan informasi, bukan membuat mereka menunggu atau kehilangan posisi saat membaca.

Dalam praktiknya, ada beberapa hal yang bisa diperiksa. Apakah gambar terlalu besar? Apakah halaman memuat elemen yang tidak diperlukan? Apakah tombol dan menu merespons dengan baik? Apakah ada bagian yang tiba-tiba berpindah ketika halaman terbuka?

Tidak semua masalah performa terlihat dari desain. Website yang tampak sederhana pun bisa lambat jika aset dan teknologinya tidak dikelola dengan baik.

Sebaliknya, website dengan visual yang kaya tetap bisa terasa nyaman jika dibangun dan dioptimalkan secara tepat.

Kecepatan bukan sekadar angka untuk laporan teknis. Bagi pengunjung, ini bagian dari pengalaman menggunakan website.

5. Website Harus Membantu Pengunjung Mengambil Langkah Berikutnya

Setelah memahami bisnis dan menemukan informasi yang dibutuhkan, pengunjung mungkin ingin melakukan sesuatu: bertanya, meminta penawaran, melihat portofolio, mendaftar, atau membeli produk.

Website yang baik memberi petunjuk tentang langkah berikutnya. Tombol seperti “Hubungi Kami”, “Lihat Layanan”, atau “Minta Penawaran” bisa membantu asal sesuai dengan tujuan halaman dan tidak membuat pengunjung bingung.

Bayangkan halaman layanan yang menjelaskan banyak hal, tetapi tidak menyediakan cara mudah untuk menghubungi perusahaan.

Pengunjung yang sudah tertarik akhirnya harus mencari nomor telepon di halaman lain atau kembali ke media sosial.

Sebaliknya, tombol tindakan yang ditempatkan secara wajar dan disertai informasi yang jelas dapat mempermudah proses.

Formulir kontak pun sebaiknya hanya meminta informasi yang memang dibutuhkan. Jangan meminta pengunjung mengisi terlalu banyak kolom jika tujuan awalnya hanya mengajukan pertanyaan.

Yang perlu diingat, setiap website memiliki tujuan berbeda. Website portofolio mungkin ingin pengunjung melihat karya. Website perusahaan jasa mungkin ingin calon klien mengirim pertanyaan.

Website toko online memiliki alur pembelian. Karena itu, langkah berikutnya harus dirancang sesuai kebutuhan bisnis dan pengunjungnya.

Website yang Baik Memikirkan Pengunjung, Bukan Hanya Pemiliknya

Lima hal di atas menunjukkan bahwa kualitas website tidak ditentukan oleh satu elemen saja. Tampilan yang menarik memang penting, tetapi harus didukung informasi yang jelas, navigasi yang mudah, kenyamanan di ponsel, performa yang baik, dan arah tindakan yang masuk akal.

Cara sederhana untuk mengevaluasi website adalah dengan menggunakannya seperti calon pelanggan. Buka halaman utama, cari tahu layanan yang ditawarkan, temukan informasi yang dibutuhkan, lalu coba menghubungi bisnis. Catat bagian yang membuat kamu berhenti, bingung, atau harus melakukan terlalu banyak langkah.

Jika bisnis kamu sedang membutuhkan website yang bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga mudah digunakan dan mampu menyampaikan informasi dengan jelas, Notis Digital siap membantu.

Melalui layanan pembuatan website, Notis membantu bisnis membangun kehadiran digital yang sesuai dengan karakter dan kebutuhannya.

Yuk, wujudkan kebutuhan bisnis kamu seperti pembuatan website, landing page, logo, dan company profile tampil profesional serta memudahkan calon pelanggan mengenal layanan kamu dengan menghubungi kami di sini

Bagikan ke social media:

WhatsApp
Facebook
X
Seedbacklink
Daftar Isi