Notis Digital

Bedah strategi iklan brand oreo

Bedah Strategi Iklan Brand Oreo yang Ikonik

Menjadipengaruh.com – Brand Oreo dengan produk makanannya selalu menarik untuk dibahas, termasuk dari segi strategi iklannya. Berikut kami coba bahas secara detail disertai dengan studi kasus iklan ikonik milik Brand Oreo.

Analisis Pasar

Pada tahun 2023, nilai pasar industri biskuit di Indonesia mencapai Rp 28 triliun dan bahkan diprediksikan akan terus tumbuh dengan CAGR 5.5% hingga tahun 2028. 

Nah, pertumbuhan ini didorong oleh beberapa hal, seperti peningkatan populasi, pertumbuhan kelas menengah, urbanisasi, dan kesadaran akan kesehatan

Profil Pasar

Pasar biskuit punya potensi yang besar bagi para Brand produk camilan ini di Indonesia, loh.

Jadi, Brand-brand ini perlu memahami tren pasar dan mengembangkan strategi yang tepat untuk dapat memenangkan persaingan.

Segmentasi Pasar

Pasar biskuit di Indonesia bisa disegmentasikan dari demografi (usia, gender, pendapatan), psikografis (gaya hidup, nilai), dan geografis (wilayah).

Masing-masing segmen pasar biskuit ini punya kebutuhan dan preferensi yang berbeda dan persaingan yang cukup ketat yaitu berkompetisi dalam hal rasa, harga, promosi, distribusi, dan inovasi produk.

Analisis Brand Oreo

Oreo adalah salah satu produk biskuit yang digemari banyak orang dan tersebar hampir di seluruh negara dengan menawarkan cara makan yang beragam.

Keberhasilan Oreo dalam capai pasar di segala usia gak terlepas dari peran promosi dalam iklannya yang punya ciri khas.

Sejarah dan Perkembangan

Pada tahun 1912, Nabisco meluncurkan “Oreo Biscuit” dengan bentuk berupa dua wafer coklat dengan krim di tengahnya, mirip dengan Sandwich Nabisco yang sebelumnya dirilis pada tahun 1903.

Sebenarnya, asal usul nama “Oreo” masih misteri, tapi ada teori bahwa nama ini  berasal dari kata Perancis “Or” yang berarti emas atau kata Yunani “Oreo” yang berarti indah.

Dilansir dari Beautynesia, Oreo pertama kali masuk Cina pada tahun 1996, loh. 

Tapi, dulu di Cina Oreo termasuk lambat penjualannya jika dibandingkan dengan aneka cemilan lainnya.

Akhirnya Oreo berhasil jadi salah satu aneka cemilan yang paling laris di Cina pada tahun 2006 setelah resepnya diubah sesuai selera masyarakat  dengan cara  menurunkan kadar gula pada produk biskuitnya.

Nilai dan Identitas Brand

Nilai dan identitas brand Oreo yang kuat  menjadikannya salah satu merek biskuit paling ikonik dan digemari di dunia. 

Baca juga  Bedah Strategi Pemasaran McDonald's, Raja Fast Food Dunia

Oreo gak hanya menawarkan kelezatan, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan, momen kebersamaan, dan pesan positif tentang kebahagiaan dan optimisme.

Identitas Brand Oreo terletak pada warnanya yang ikonik yaitu biru dan putih, melambangkan kesegaran, kemurnian, dan keceriaan.

Selain itu, Oreo punya Tagline yang berkarakter, yaitu “Putar, Jilat, Celupkan” (Twist, Lick, Dunk) menjadi ritual ikonik yang digemari banyak orang.

Keunggulan Produk

Oreo tawarkan produk camilan dengan perpaduan biskuit coklat dengan krim vanila manis dan lembut, hal ini membuat Oreo punya karakteristik camilan yang sangat melekat.

Oreo juga gak berhenti buat berinovasi dengan hadirkan varian rasa dan produk baru, seperti Oreo Double Stuff, Oreo Red Velvet, hingga Oreo Golden.

Selain itu, Oreo punya ketersediaan yang cukup luas dan hampir semua negara di dunia, membuatnya mudah diakses oleh konsumen.

Posisi Brand di Pasar

Oreo telah berhasil membangun posisi Brand yang kuat di pasar global terlihat dari popularitas, inovasi, dan nilai Brand yang kuat.

Hal ini menjadikan Oreo sebagai salah satu merek biskuit paling ikonik di dunia dan dikemas dalam bermacam-macam varian rasa yang berhasil jangkau selera berbagai kalangan.

Bedah Strategi Iklan Brand Teh Pucuk Harum

Strategi Iklan Oreo

Strategi iklan Oreo yang sukses tidak hanya berfokus pada menjual produk, tetapi juga membangun hubungan emosional dengan konsumen. 

Berikut strategi iklan Oreo yang sukses memikat hati dan pikiran konsumen:

1. Humor dan Keterlibatan

Iklan Oreo sering tampilkan humor ringan dan situasi yang relate dengan keseharian target audiensnya.

Iklan Oreo juga melakukan kampanye interaktif di media sosial, misalnya #DunkWithOreo yang mengajak konsumen berbagi kreasi mereka menikmati Oreo.

2. Budaya Pop

Oreo gak jarang berkolaborasi dengan film, acara TV, dan selebriti populer buat tingkatkan jangkauan.

Oreo pernah berkolaborasi dengan Game of Thrones, Star Wars, dan Black Pink sebagai contoh sukses pemanfaatan budaya pop.

3. Fokus pada Emosi dan Momen

Iklan Oreo gak hanya memamerkan produk, tapi juga membangun koneksi emosional dengan penonton.

Mereka fokus pada kebersamaan, nostalgia, dan momen bahagia yang dikaitkan dengan adegan menikmati Oreo bersama orang terdekat.

4. Inovasi dan Eksperimen

Oreo berani bereksperimen dengan format iklan yang beda, seperti animasi, Stop-Motion, dan video viral.

Kampanye “Dunk in the Dark” juga gunakan kamera inframerah, ini adalah contoh inovasi yang menarik perhatian.

5. Konten dan Kampanye yang Terintegrasi:

Oreo memanfaatkan berbagai platform, seperti TV, media sosial, dan website, dengan konten relevan dan konsisten yang ciptakan pengalaman multi-platform bagi konsumen.

Baca juga  6 Platform Terbaik untuk Membangun Personal Branding di Tahun 2024

Pemilihan Media Iklan

Brand Oreo dikenal dengan strategi pemasarannya yang cerdas, termasuk dalam pemilihan media iklannya.

Apa saja media iklan Oreo yang dapat jangkau konsumennya?

  1. Media Televisi

Iklan TV Oreo terkenal dengan humornya yang ringan dan adegan-adegan yang familiar dengan aktivitas sehari-hari.

  1. Media Sosial

Oreo aktif di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter untuk berinteraksi dengan konsumen dan mempromosikan produknya.

  1. Platform Digital

Oreo menggunakan website dan platform digital lainnya untuk menyediakan informasi produk, resep, dan konten menarik lainnya. 

  1. Kolaborasi

Oreo berkolaborasi dengan film, acara TV, dan selebriti populer untuk meningkatkan relevansi dan jangkauan.

Cara Buat Tagline Menarik dan Contohnya dari Brand Terkenal

Pesan dan Komunikasi Iklan

Oreo punya dua jenis pesan yaitu verbal dan non verbal yang dapat dianalisis dari iklan televisi, salah satunya versi “Pilih Handphone atau Oreo”.

Dikutip dari Neliti.com, pesan verbal yang dapat ditangkap oleh penonton adalah mengenai keunggulan produknya, yaitu rasa produk yang enak dan bervariasi dengan harga terjangkau, juga mudah ditemukan di pasaran.

Sedangkan, pesan non verbal yang bisa ditangkap penonton beragam, tergantung pengambilan perspektifnya.

Pesan non verbal yang tampak pada iklan ini, diantaranya seorang anak ingin diperhatikan Ayahnya yang sedang asyik main gadget, perilaku orang tua yang dapat berubah karena perkembangan teknologi, dan hubungan sederhana tapi Complicated antara anak dengan orangtuanya.

Studi Kasus Iklan Oreo

Studi kasus ini menunjukkan bagaimana strategi iklan yang tepat dapat mencapai tujuan pemasaran yang diinginkan. 

Kita dapat menganalisis apakah kampanye ini sukses dalam tingkatkan Awareness, minat, dan penjualan Oreo.

Dunk in the Dark

Dunk in the Dark adalah salah satu kampanye untuk promosi yang berhasil bawa kesuksesan besar bagi Biskuit Oreo. 

Iklan ini muncul saat Super Bowl 2013, sebuah acara yang sangat populer dan ditonton oleh jutaan orang di seluruh dunia. 

Tapi momen yang gak diduga terjadi saat pertandingan berlangsung, yaitu saat pemadaman listrik di dalam stadion.

Merek Oreo tanggap menangani situasi dengan cerdas dan cepat manfaatkan momen dengan mengunggah Tweet dengan kalimat yang Powerfull “Power out? No problem. You can still dunk in the dark”.

Postingan ini dilampirkan dengan gambar biskuit Oreo yang gambarkan momen kegelapan tersebut.

Alhasil, Tweet ini menjadi viral karena konsumen menanggapi dengan antusias seperti membagikan dan menyukai Campaign yang spontan ini. 

Whisper Fight

Kampanye ini dirilis pada tahun 2013 dan menampilkan dua aktor terkenal, yaitu Neil Patrick Harris dan Alyson Hannigan.

Baca juga  Meningkatkan Brand Awareness: Pengertian dan Manfaatnya

Dalam adegannya, mereka berusaha buat tentukan bagian mana yang paling enak, wafer atau krim biskuit Oreo.

Oreo berhasil manfaatkan humor kedua aktor tersebut untuk ciptakan keterlibatan emosional dengan penonton sehingga penonton tertarik untuk ikuti alur kampanye promosinya.

Iklan versi “Whisper Fight”  dapat demonstrasikan kreativitas dan daya tarik Brand Oreo dalam hadirkan pesan yang menyenangkan sekaligus menghibur konsumen. 

Gak heran kalau iklan ini jadi viral di media sosial dan banyak dibagikan dan dibicarakan oleh pengguna internet.

Oreo membuktikan bahwa strategi pemasaran yang gabungkan humor dengan aktor terkenal, dan diperkuat dengan kreativitas dapat mencapai kesuksesan untuk selalu jadi perbincangan.

Oreo Separator Machine

Kampanye ini punya konsep yang unik dan cukup menghibur dengan memperlihatkan sebuah mesin yang rumit dengan tujuan gak biasa, yakni pisahkan krim dari wafer dalam biskuit Oreo.

Iklan ini menggambarkan seorang ilmuwan terlihat serius mengoperasikan mesin yang rumit dan peralatan aneh hanya untuk pisahkan krim dari wafer dengan presisi yang menakjubkan meskipun ternyata usahanya gagal total. 

Tiba-tiba, ilmuwan tersebut menyerah dan  memilih untuk memakan Oreo utuh tanpa dipisahkan, menggambarkan kenikmatan biskuit ini ketika dimakan secara penuh.

Kampanye ini berhasil menarik perhatian konsumen karena faktor visual yang cukup bagus dan juga komedi yang menggelitik.

Melalui kampanye Oreo Separator Machine, Brand Oreo berhasil gabungkan humor dengan produk mereka dengan mengingatkan audiens bahwa kesenangan dalam menikmati biskuit Oreo adalah dengan memakannya secara utuh.

Daily Twist

Kampanye pemasaran ini dirilis oleh Brand Oreo pada tahun 2012, menampilkan deretan gambar yang diunggah setiap hari selama 100 hari berturut-turut di akun media sosial Oreo. 

Setiap gambar yang dipublish, mereka hubungkan dengan peristiwa atau perayaan penting pada hari itu.

Melalui kampanye Daily Twist, Oreo sukses mengambil momen terkini dan menghubungkannya dengan Brand mereka secara kreatif. 

Brand Oreo gunakan gambar-gambar tersebut untuk gambarkan biskuit Oreo pada konteks yang relevan dengan berbagai peristiwa, seperti Hari Kemerdekaan, Olimpiade, perayaan Event, dsb.

Kampanye ini tunjukkan fleksibilitas Brand Oreo dalam mengikuti  tren dan peristiwa terkini, dan tunjukkan kemampuan mereka dalam  berinovasi dengan terlibat pada konsumen. 

Dalam kampanye ini, setiap gambar yang diunggah menjadi perhatian dan dorong pengikut media sosial Oreo untuk ikut berpartisipasi dalam projek dan menyukai konten tersebut sehingga berdampak positif pada media dan industri pemasaran.

Social Proof, Elemen Bukti Sosial untuk Tingkatkan Konversi Website

Kesimpulan

Iklan Oreo cukup cerdas dalam menonjolkan  keunggulan produknya melalui kreativitas, humor, kolaborasi strategis, dan fokus pada pengalaman. 

Ada beberapa kelemahan yang bisa saja terjadi sehingga  perlu dipertimbangkan, potensi kegagalan kolaborasi dan kesulitan menjangkau target audiens.

Tapi, secara keseluruhan, strategi iklan Oreo berhasil membangun citra Brand yang kuat sehingga bantu tingkatkan Awareness dan sukses menjadi biskuit favorit banyak orang.

Bagikan ke social media:
WhatsApp
Facebook
X

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *