Notis Digital

Cara Mempercepat Loading Website Bisnismu!

Loading website yang lambat jadi salah satu hal penting yang gak boleh kamu sepelekan. Riset Google mengatakan bahwa 53% visitor bakal tinggalin website kalo loadingnya lebih dari tiga detik.

Selain itu, beberapa survey mengatakan bahwa pelanggan kurang puas dengan experience mereka ketika akses website lambat, gak ingin kembali kunjungi website tersebut, serta akan kurang percaya sama kredibilitas bisnismu.

Bukan hanya itu aja, kecepatan loading website jadi salah satu faktor penentu ranking di google. Kalo website-mu lambat maka akan sulit juga tingkatin peringkat di google. Akhirnya, kurang bisa datengin banyak traffic ke website.

Kalo kamu juga ngalamin website bisnismu lambat, baca artikel sampai selesai ya!

Penyebab Loading Website Lambat

Sebelum kita bahas cara mempercepat loading website, yuk pahami dulu apa aja sih penyebab loading website lambat. Berikut diantaranya :

  • Server Web Hosting Lambat

Penting banget buat tau jenis server yang dipake buat website-mu. Kalo jenis server yang digunakan punya performa yang buruk, maka kecepatan loadingnya pun kurang optimal.

Saat ini, Apache dan NGINX jadi server web hosting yang paling umum ditawarkan, tapi masih kalah performanya sama LiteSpeed. Beberapa riset menunjukan bahwa LiteSpeed server 84 kali lebih cepat daripada Apache dan 12 kali lebih cepat daripada NGINX.

  • Tema yang Berat

Website yang menggunakan berbagai elemen visual memang selalu dianggap menarik. Termasuk adanya header yang besar, slider, dan widget. Tapi, baiknya kamu hindari tema yang tawarin hal-hal itu untuk website bisnis. Kamu harus pilih tema website yang SEO friendly, yaitu punya tampilan sederhana tapi masih mampu buat menarik minat pengunjung.

  • Terlalu Banyak Plugin
Baca juga  Jenis Email Marketing Ini Paling Cocok Buat Bisnis-mu

Adanya plugin emang memudahkan Anda buat tambah fitur di website. Namun sesederhana apapun, plugin bakal memakan banyak bandwihth server. Apalagi kalo plugin yang dipake gak update atau kompatibel dengan versi CMS, bakal makin memperlambat website bisnismu loh.

  • Terlalu Banyak Iklan

Iklan emang bisa jadi salah satu penghasilan tambahan. Tapi, sebaiknya kamu gak memasang terlalu banyak iklan di website, ya!

Selain karena visitor yang bakal terganggu, jumlah banner pemasaran yang terlalu banyak juga bisa memperlambat loading website bisnismu.

  • Ukuran Database Terlalu Besar

Database adalah tempat buat simpan berbagai data website, termasuk username, password, posting, komentar, plugin, dll. Data itu akan menupuk seiring dengan berkembangnya website, oleh karena itu kamu harus rajin cek daftar posting yang udah masuk trash atau plugin yang udah di non-aktifkan. Kalo ada, hapus postingan atau plugin secepatnya buat kurangi ukuran database.

Cara Mempercepat Loading Website

Cara pertama, kamu bisa optimasi gambar dengan kompres dan atur skala dari gambar yang kamu upload. Setiap artikel atau konten yang diunggah ada baiknya emang dikasih gambar supaya makin mudah buat teroptimasi oleh SEO. Optimasi gambar bisa dilakuin dengan atur skala gambar dan perhatikan alt text, sampe kompres gambar.

  • Optimasi Tema Website    

Yang kedua, kamu bisa tingkatkan kecepatan website dengan optimasi tema. Pemilihan tema bisa pengaruhi kecepatan loading website-mu. Tema yang punya banyak fitur bisa mempermudah proses pengaturan layout kamu, tapi server dan browser akan bekerja lebih keras. Beberapa tema punya besar yang mana ini bisa menambah waktu loading website kamu.

  • Lakukan Caching pada Website

Cara ketiga adalah dengan caching, bisa dibilang ini jadi salah satu cara yang efektif untuk optimasi website sehingga bisa mempercepat website terlebih buat situs yang udah punya traffic tinggi.

Baca juga  ¬†Mengenal AI buat Strategi Marketing Digital

Dengan caching, kamu bisa simpan file HTML agar bisa langsung tersedia buat visitor lainnya. Ini bisa kurangi waktu loading, bagi pengguna wordpress kamu bisa pake plugin buat pake cara ini.

  • Kontrol Jumlah Revisi Postingan

Kalo kamu lagi revisi sebuah post di wordpress, maka wordpress akan menyimpan semua revisi yang kamu lakukan pada draftnya. Gak peduli seberapa banyak revisi yang dilakuin, worpress akan tetap simpan data tersebut.

Biar website gak penuh, kamu bisa control jumlah revisi yang ingin disimpan. Kamu bisa gunakan plugin revision control, yang bisa kontrol berpa revisi yang mau disimpan.

  • Optimasi Database

Cara terakhir yang bisa kamu lakuin yaitu dengan optimasi database. Setelah gunakan wordpress utuk beberapa waktu, database kamu akan punya banyak informasi yang mungkin tidak dibutuhkan lagi. Untuk mempercepat website, kamu bisa optimalkan database kamu dengan plugin WP-Sweep. Ini bisa bantu kamu buat bersihkan database dan hapus hal-hal lain seperti posting, revisi, tag yang gak dipake lagi, dll.

Kesimpulan

Itulah lima cara yang bisa kamu lakukan buat mempercepat website bisnismu. Semoga artikel ini bermanfaat, ya! Kalo kamu kesulitan dan butuh jasa pembuatan website, Menjadi Pengaruh bisa bantu kamu, loh! Mulai dari pemilihan hosting sampai konten yang sesuai SEO akan kami aturkan buat mudahin kamu kelola bisnis secara online. Kalo kamu ragu, kamu bisa cek portofolio Menjadi Pengaruh. Apabila kamu masih bingung, kamu bisa hubungi juga kontak Menjadi Pengaruh buat konsultasi gratis!

Jangan lupa share kalo konten ini bermanfaat, ya!

Bagikan ke social media:
WhatsApp
Facebook
X