Notis Digital

Komponen Wajib untuk Desain Kemasan

Komponen Wajib untuk Desain Kemasan

Menjadi Pengaruh-Desain kemasan adalah sebuah proses kreatif dalam menghasilkan kemasan atau wadah produk yang menarik dan fungsional.

Kemasan yang unik saja tidak cukup untuk menarik perhatian konsumen di masa kini. 

Kemasan yang baik juga harus memiliki nilai cerita yang dapat membuat konsumen tertarik untuk membeli produk yang dikemasnya. 

Selain itu, kemasan harus mampu memberikan pengalaman yang positif kepada konsumen melalui berbagai indera, seperti sentuhan, penglihatan, atau penciuman.

Namun, ada beberapa komponen yang wajib masuk ke dalam desain kemasan. Apa saja itu?

Komponen Wajib Desain kemasan

Dalam mendesain kemasan, ada beberapa komponen yang wajib dicantumkan.

Komponen-komponen tersebut adalah

  1. Informasi Nutrisi atau Komposisi

Produk makanan atau minuman sebaiknya menyertakan informasi nutrisi seperti jumlah kalori, lemak, protein, karbohidrat, serat, dan gula. 

Infomasi ini membantu konsumen membuat pilihan yang lebih sadar terkait asupan nutrisi.

  1. Tanggal Kadaluwarsa

Menyertakan tanggal kadaluwarsa penting untuk keamanan konsumen. 

Pastikan bahwa informasi ini dicetak dengan jelas dan mudah dibaca.

  1. Petunjuk Penggunaan

Produk yang memerlukan instruksi penggunaan harus menyertakan petunjuk yang jelas dan mudah dimengerti. 

Petunjuk dapat berupa cara memasak, cara mengaplikasikan produk, atau petunjuk penggunaan lainnya.

  1. Label Organik atau Sertifikasi Lainnya

Kalau produk memiliki sertifikasi organik, halal, atau sertifikasi lainnya, pastikan label ini terlihat dengan jelas. 

Label atau sertifikasi dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk.

  1. Barcode 

Memasukkan barcode pada kemasan sangat penting untuk kemudahan pelacakan inventaris, penjualan, dan proses pembayaran di kasir. 

Barcode juga memudahkan konsumen untuk mendapatkan informasi tambahan melalui pemindaian.

  1. Bahan Baku atau Bahan Utama

Informasi mengenai bahan-bahan yang digunakan dalam produk membantu konsumen yang memiliki alergi atau preferensi diet tertentu. 

Baca juga  Guerilla Marketing Bikin Usahamu Booming

Sertakan bahan-bahan utama dan kemungkinan adanya alergen.

  1. Peringatan atau Informasi Keamanan

Produk yang memiliki potensi risiko atau perlu perhatian khusus harus menyertakan peringatan atau informasi keamanan. 

Misalnya, peringatan alergi, informasi tentang penggunaan yang benar, atau instruksi penyimpanan yang tepat.

  1. Jumlah Isi

Cantumkan jumlah produk dalam kemasan, seperti berat bersih, volume, atau jumlah item. 

Ini membantu konsumen mengukur nilai produk dan membandingkannya dengan produk sejenis dari merek lain.

Fungsi Desain Kemasan

Desain kemasan harus dapat memenuhi kebutuhan produsen dan konsumen. 

Kebutuhan produsen adalah untuk menarik perhatian konsumen dan mendorong mereka untuk membeli produk. 

Kebutuhan konsumen adalah untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan tentang produk.

Lalu, apa aja sih fungsi dari desain kemasan?

  1. Identifikasi Merek

 Desain kemasan membantu membangun identitas merek dengan mencakup elemen-elemen seperti logo, warna, tipografi, dan gaya desain yang konsisten. Hal ini membuat produk mudah dikenali di rak toko dan membedakannya dari produk pesaing.

  1. Pengaruh Keputusan Konsumen

Desain kemasan dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Kemasan yang menarik dan sesuai dengan target audiens dapat membuat produk lebih menonjol di rak dan meningkatkan daya tarik visual.

  1. Diferensiasi Produk

Desain kemasan dapat digunakan untuk membedakan produk dari pesaing. Penggunaan warna, bentuk, dan elemen desain lainnya dapat menciptakan identitas unik yang membuat produk menjadi pilihan yang lebih menarik bagi konsumen.

  1. Keamanan Konsumen

Desain kemasan dapat membantu memastikan keamanan konsumen dengan menyertakan informasi seperti tanggal kadaluwarsa, peringatan alergi, dan petunjuk penggunaan yang benar.

Bagikan ke social media:
WhatsApp
Facebook
X