Notis Digital

Taktik Upselling, Strategi Dongkrak Penjualan Produk

Menjadi Pengaruh-Upselling punya arti sebagai taktik pemasaran yang bikin pelanggan bersedia beli produk dengan harga lebih tinggi.

Strategi ini bertujuan untuk tingkatkan nilai penjualan dan pendapatan perusahaan.

Peningkatan harga ini bisa dipengaruhi dari kuantitas, ukuran, maupun varian yang serupa serta terbaru atau lebih lengkap.

Lalu bagaimana cara menerapkan strategi upselling? Kita lanjut bahas di bawah!

Cara kerja Strategi Upselling

Sekarang kita akan membahas mengenai cara penerapan pada strategi upselling

Ada beberapa penerapan dalam cara kerjanya. Mari kita ambil contoh konsumen pembelian ponsel pintar

Saat kita ingin membeli sebuah ponsel pintar, seringkali kita sudah menentukan ingin membeli produk dan merek yang mana sebagai pilihan kita.

Ketika sampai di lokasi pembelian, sales datang dan siap melayani kamu.

Ketika kamu mengucapkan ponsel yang diinginkan, sales akan mencoba untuk mengganti pilihanmu dengan produk dan merek yang lebih baik tapi tentu lebih mahal.

Kamu yang tergoda akan menjadi bimbang dan kemungkinan untuk mengganti pilihan sesuai yang dikatakan sales menjadi meningkat.

Nah, ajakan untuk mengganti pilihanmu dengan produk yang lebih mahal adalah penerapan strategi upselling.

Perlu diingat, kamu tidak boleh paksa pembeli untuk beli produk yang sudah ditawarkan.

Sebagai penjual, kamu harus tetap jelaskan dengan gamblang kelebihan produk tambahan yang ditawarkan dan tidak boleh membohongi pelanggan demi kepentingan pribadi..

Baca Juga: Cross-Channel Marketing, Strategi Integrasi Online dan Offline

Tips Penerapan Strategi

Setelah mengetahui cara kerja upselling, sekarang kita akan membahas tips dalam menerapkan taktik ini.

  1. Pahami Kebutuhan Pelanggan

Upselling tidak boleh memaksakan kehendak kepada pelanggan karena tidak semua konsumen bisa ditawarkan dengan taktik ini.

Baca juga  5 Tools Local SEO Gratis Terbaik untuk Mendapatkan Klien Bisnis Anda

Kamu harus mengetahui dulu kebutuhan pelanggan sehingga bisa mempertimbangkan apakah akan gunakan strategi upseliing atau tidak.

  1. Beri Alasan Kuat

Tentu pembeli tidak akan langsung tertarik dan membeli barang yang kita tawarkan dengan teknik ini.

Untuk atasi itu, kamu harus bisa meyakinkan pembeli agar tertarik dan mau lakukan pembelian yang lebih mahal.

Bagaimana caranya? Bisa dengan memberikan data pendukung yang valid agar bantu membuktikan kalau produk tambahan tersebut memang bernamfaat buat mereka.

  1. Tawarkan Harga yang Masuk Akal

Dalam menerapkan strategi upselling, kamu harus ingat kalau harga yang ditawarkan harus tetap masuk akal.

Harga yang ditawarkan harus tetap masuk akal dan sesuai dengan kualitas produk yang diberikan

Baca Juga: Decoy Marketing, Strategi Umpan Pengaruhi Persepsi

Kesimpulan

Begitulan penerapan strategi upselling. yang bisa kamu terapkan kepada pelanggan.

Meski bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak, penerapan strategi ini tidak boleh memaksakan kehendak dari pelanggan.

Berikan penjelas sejelas-jelasnya dan yakinkan pelanggan dengan data serta fitur yang valid untuk bantu mengubah keinginan pelanggan sesuai keinginanmu

Strategi upseliing bukan satu-satunya taktik pemasaran di dunia digital marketing. Kalau kamu penasaran dengan taktik lainnya, bisa baca di sini langsung.

Bagikan ke social media:
WhatsApp
Facebook
X