Notis Digital

production house

Apa itu Production House? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Penjelasan Lengkap Tentang Production House

Production House atau PH punya peran yang lebih dari sekadar membuat berbagai konten video, tapi mereka bekerja secara “multifaset” atau dalam berbagai aspek untuk memastikan semua sumber daya dimanfaatkan dengan optimal.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang Production House atau perusahaan produksi secara lebih mendalam.

Latar Belakang Production House

PH mengelola beberapa jenis konten media, seperti produksi acara televisi, iklan, video musik, film, dan masih banyak lagi.

Produk konten media yang dihasilkan bisa bersifat edukatif, menghibur, atau menginspirasi.

Jadi, di sinilah ide-ide konten kreatif dikembangkan secara optimal untuk menjadi produk yang bermanfaat.

Selain itu, ada beberapa komponen dalam produksi media, salah satunya adalah proses kreatif.

Proses kreatif dalam pembuatan konten dapat menghidupkan cerita awal yaitu dari sebuah naskah bisa berubah menjadi sebuah karya dengan cara mengembangkan konsep konten sampai tahap pasca produksi.

Di sinilah para penulis, Talent atau pemeran, sutradara, teknisi, dan produser berkumpul untuk menghasilkan konten terbaik.

Strategi Pemasaran Produk Aqua yang Meningkatkan Branding dan Penjualan

Apa Itu Production House?

Production House adalah sebuah organisasi atau perusahaan yang menciptakan berbagai jenis konten media dari awal hingga produk jadi dan siap ditampilkan.

Mereka dapat menyiapkan konsep cerita awal dan mengelola proyek konten secara komprehensif atau luas yang dapat memberikan suatu wawasan.

Dalam prosesnya, PH akan berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk tim teknik dan talenta kreatif, loh!

Production House akan menyediakan segala keperluan yang memadai untuk mencapai tujuan visi konten.

Beberapa contoh Production House adalah MD Pictures, Starvision Plus, Scarf Films, Walt Disney, Warner Bros, dan Universal Pictures.

Jenis Konten yang Dibuat oleh Production House

Cakupan produksi PH cukup luas, mereka memproduksi banyak konten untuk berbagai kebutuhan industri yang bisa dibedakan berdasarkan jenis kontennya.

Jadi, beberapa PH hanya fokus pada jenis konten tertentu, misalnya jika mengurus pembuatan film, maka itu adalah rumah produksi film.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa jenis konten yang ditangani oleh Production House:

  • Acara Televisi

Beberapa PH fokus pada pembuatan konten acara televisi. Mereka memproduksi acara televisi dokumenter, serial televisi, atau film yang ditayangkan di saluran televisi.

  • Produksi Film

Dalam dunia produksi film, perusahaan produksi punya peran penting, terutama yang fokus pada konten film.

Apa bedanya Production House dengan studio film?

Production House adalah tim yang mengerjakan detail kreatif pembuatan film, sedangkan studio film seperti ‘perusahaan payung’ yang menaungi beberapa PH dan menangani berbagai aspek produksi dari awal sampai proses distribusi.

  • Konten Video Musik (MV)
Baca juga  Apa itu Brand Ambassador? Berikut Penjelasan Tugasnya dan Skill yang Dibutuhkan

PH yang menangani pembuatan video musik dan bisa diartikan sebagai label rekaman.

Mereka menangani perekaman MV sampai distribusi kontennya.

Biasanya berkolaborasi dengan komposer musik, musisi, dan Talent untuk video dalam proses produksi konten.

  • Produksi Konten Digital

Jenis konten lain yang dicakup oleh Production House adalah konten digital. Penggunaan media digital yang semakin intens membuat jenis PH ini sangat diperlukan untuk fokus pada pembuatan konten platform.

Apa itu konten digital?

Konten jenis ini mencakup serial web, konten podcast, pemasaran digital, dan sebagainya.

  • Produksi Komersial atau Konten Iklan

Untuk kebutuhan produksi konten komersial, perusahaan produksi memegang peranan yang sangat penting, ya!

Mereka memproduksi konten iklan sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan komersial.

Biasanya, PH akan bekerja sama dengan perusahaan atau merek tertentu untuk mendukung kampanye pemasaran mereka.

Panduan Pemula untuk Konten Evergreen

Sistem Kerja Production House

Lingkup kerja sebuah Production House cukup luas dan punya fungsi penting karena tim akan mengurus tahap awal hingga produk selesai produksi, bahkan melakukan distribusi konten media.

Nah, untuk memahami lebih lanjut tentang cara kerja PH, simak beberapa hal berikut ini!

  1. Tahap Awal Produksi: Pra-Produksi

Sebelum memproduksi konten, PH harus melalui tahap pra-produksi terlebih dahulu.

Mereka akan mencari lokasi yang ideal untuk pengambilan gambar dan mendesain set yang sesuai dengan naskah atau cerita.

Selain itu, PH juga akan menangani Casting untuk mencari Talent yang tepat, sekaligus mempersiapkan jadwal pengambilan gambar dan merencanakan anggaran.

  1. Produksi Konten

Tahap selanjutnya adalah pengambilan gambar.

Dalam perekaman konten, ada beberapa pihak yang terlibat dalam tahap ini, seperti sinematografi, perekaman audio, penyutradaraan, dan masih banyak lagi.

  1. Pasca Produksi Konten

PH akan melakukan pasca produksi jika tahap pengambilan gambar sudah selesai dilakukan.

Mereka akan mengedit beberapa bagian seperti mencampur audio, memberikan efek, memperbaiki warna, dan sebagainya.

Nah, tahap pasca produksi ini dapat menyempurnakan hasil mentah agar lebih layak jual.

  1. Distribusi Konten

Tahap terakhir adalah distribusi, mereka akan mendistribusikan konten kepada target audiens.

Fungsi distribusi ini dapat membuat konten media bisa diakses melalui platform online dan jaringan televisi.

Meskipun perusahaan produksi dapat mengurus distribusi sendiri, mereka dapat bekerja sama dengan perusahaan distribusi khusus dengan berbagai pertimbangan.

Ini Penjelasan Lengkap tentang Ilustrator dan Perbedaannya dengan Animator

Peran Production House dalam Industri Hiburan

Baca juga  Concall Adalah: Mengenal Istilah Dunia Kerja dalam Bahasa Inggris

Setelah memahami cara kerjanya, kamu juga perlu mengetahui seberapa besar peran yang dimainkan oleh perusahaan produksi dalam industri hiburan.

Industri hiburan itu sangat populer, bahkan beberapa negara menjadikan industri ini sebagai salah satu kekuatan ekonomi mereka.

Perusahaan produksi dapat memainkan peran penting dalam industri ini melalui hal-hal berikut:

  • Berkontribusi dalam Kekuatan Ekonomi Negara

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, beberapa negara fokus pada pengembangan industri hiburan.

Semakin berkembangnya Production House di sana, maka dapat mendukung peningkatan ekonomi negara tersebut.

  • Membantu Mewujudkan Visi Kreatif

Banyak konten yang luar biasa dimulai dengan visi kreatif, nah PH dapat mewujudkannya menjadi konten yang relevan.

Tanpa peran Production House, visi dan ide kreatif tidak dapat diwujudkan dalam produk yang sudah jadi.

PH tidak hanya menangani proyek-proyek berskala besar, tapi juga proyek-proyek yang lebih sederhana, sekaligus menyediakan sumber daya penting untuk setiap proyek sehingga visi kreatif dapat direalisasikan dengan baik.

  • Mendukung Inovasi dalam Industri Hiburan

Contoh inovasi dalam perusahaan produksi antara lain penggunaan standar tinggi dalam penyajian konten, pemanfaatan Virtual Reality, dan sebagainya.

Mereka membutuhkan perkembangan ini untuk tetap relevan dengan perkembangan zaman dan menjaga industri hiburan tetap dinamis.

Jika sebuah Production House tidak memiliki inovasi yang cukup, hal ini dapat mengurangi kekuatan bisnisnya.

Definisi Konsep Pemasaran, Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan serta Contohnya

Production House dan Kolaborasi Profesionalnya

Tanpa adanya kolaborasi, kinerja sebuah perusahaan produksi tidak dapat berjalan dengan baik, loh!

Ada cukup banyak pihak yang perlu dilibatkan dalam sistem kerja perusahaan produksi, beberapa di antaranya adalah:

  1. Merek atau Brand

PH akan bekerja atas permintaan merek atau organisasi lain, terutama untuk tujuan komersial.

Production House akan membuat dan mengelola konten media yang disesuaikan dengan tujuan atau permintaan Brand.

Melalui kolaborasi ini, strategi pemasaran yang menarik dapat dihasilkan dan ditampilkan pada khalayak melalui penyajian konten media yang relevan.

  1. Tim Teknis Produksi

Banyak tim teknis yang terlibat dalam sistem kerja perusahaan produksi, salah satu contohnya adalah Special Effect.

Tim teknis lainnya yang berada dalam lingkup kerja perusahaan produksi adalah set designer, teknisi audio, dan masih banyak lagi.

Setiap tim teknis memegang peranan penting dalam keseluruhan proses.

Baca juga  Media Planning: Pengertian, Komponen, dan Proses Lengkap

Jika ada masalah pada salah satu bagian, maka dapat mengganggu produksi konten dan dapat berdampak pada kualitasnya.

  1. Pencarian Talent

Dalam industri perusahaan produksi, kamu membutuhkan talenta profesional yang relevan dengan visi kreatif.

Tapi, menemukan talenta yang relevan tidak selalu mudah, begitu juga dengan mempertahankan mereka.

  1. Tantangan Regulasi

Legalitas merupakan salah satu aspek yang tidak bisa dipisahkan dari industri apapun, termasuk industri hiburan.

Sistem kerja perusahaan produksi harus mengikuti setiap peraturan yang berlaku, terutama seputar hak distribusi dan hak cipta.

Ketika perusahaan produksi tidak memperhatikan aspek regulasi, maka mereka dapat dikenai sanksi sesuai dengan hukum.

Nah, hal ini tidak hanya mengganggu produksi konten, tapi juga bisa menodai citra produknya.

5 Konsep Digital Marketing yang Harus Kamu Ketahui untuk Sukses Bisnis Online!

Bagaimana Cara Pilih Production House yang Baik?

Untuk mendapatkan hasil terbaik untuk proyek konten, kamu harus lebih selektif dalam memilih PH.

Jadi, apa saja aspek yang harus dipertimbangkan?

  • Pilih Berdasarkan Spesialisasi

Memilih PH berdasarkan spesialisasi adalah hal yang bijaksana karena mereka pasti punya pengalaman yang luas di bidang kreatif.

Jadi, tentukan kategori konten lebih dulu dan pilih perusahaan produksi yang berspesialisasi dalam kategori tersebut.

  • Periksa Portofolio dan Evaluasi

Setiap perusahaan produksi punya portofolio dan kamu bisa akses secara online melalui situs web atau akun mereka.

Pastikan portofolio mereka cukup baik untuk standar produksi konten yang kamu mau, ya!

  • Periksa Teknisnya

Kamu bisa mempertimbangkan perusahaan produksi dengan teknologi terbaru, peralatan lengkap, dan keunggulan teknis lainnya.

Perusahaan yang punya peralatan teknis yang lengkap dan sumber daya yang memadai akan lebih mudah untuk membuat dan mengelola konten secara optimal.

  • Pilih Berdasarkan Anggaran

Mau tidak mau, kamu harus menyesuaikan anggaran dengan harga jasa perusahaan produksi.

Periksa layanan yang mereka sediakan dan apakah biayanya sesuai dengan anggaran atau tidak.

Intinya, jangan mengorbankan kualitas karena keterbatasan anggaran, ya!

  • Pelajari Prosesnya

Jika kamu sudah cukup tahu tentang proses produksi konten media, bandingkan dengan proses yang diterapkan oleh PH terkait.

Sebuah Production House seharusnya menjalankan proses yang terstruktur dan komprehensif mulai dari perencanaan hingga pasca produksi atau bahkan distribusi.

  • Komunikasikan dengan Baik

Perusahaan produksi harus dapat berkomunikasi secara efisien dan memahami visi tujuan dengan baik.

Karena tanpa komunikasi yang baik, bisa beresiko menimbulkan kesalahpahaman yang dapat menghambat visi proyekmu.

Bagikan ke social media:
WhatsApp
Facebook
X

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *