Notis Digital

Cara Menggunakan Google Analytics untuk Lacak Performa PPC

Cara Menggunakan Google Analytics untuk Lacak Performa Kampanye PPC

Google Analytics adalah alat yang sangat berharga bagi para pemasar digital, terutama bagi mereka yang menjalankan kampanye PPC (Pay-Per-Click).  Dengan tools ini, kamu dapat melacak performa kampanye PPC secara detail dan mendapatkan data yang berharga untuk mengoptimalkannya. Google Analytics itu tools seperti apa? Google Analytics adalah alat analisis web yang disediakan oleh Google secara gratis untuk membantu dalam melacak dan memahami traffic website. Selain itu, memungkinkanmu untuk melihat berbagai macam data tentang pengunjung website juga, seperti: Artikel ini akan membahas mengenai cara menggunakan Google Analytics yang benar untuk lacak kampanye PPC Cara Menggunakan Google Analytics Kamu bisa menggunakan tools ini dengan melalui beberapa tahapan, antara lain: 1. Hubungkan Akun ke Google Analytics Langkah pertama adalah menghubungkan akun Google Ads dengan Analytics.  Ini memungkinkanmu untuk melihat data kampanye PPC di Google Analytics.  Jadi, untuk menghubungkan akunnya, ikuti langkah-langkah berikut: 2. Buat Tujuan Konversi Tujuan konversi adalah tindakan yang ingin dicapai dengan kampanye PPC mu, seperti pembelian, pendaftaran newsletter, atau unduhan ebook.  Jadi, buatlah tujuan konversi untuk melacak seberapa efektif kampanye PPC dalam mencapai tujuan tersebut. Untuk membuat tujuan konversi, ikuti langkah-langkah berikut: 3. Lacak Metrik Kampanye PPC di Google Analytics Selain itu, Tools ini menyediakan berbagai metrik yang dapat kamu gunakan untuk melacak performa kampanye PPC.  Beberapa metrik penting yang perlu dipantau meliputi: 4. Analisis Data Setelah melacak metrik kampanye PPC, kamu dapat mulai menganalisis data untuk melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak.  Jadi, carilah tren dan pola dalam data untuk mengidentifikasi peluang untuk mengoptimalkan kampanye, ya! Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat ditanyakan untuk menganalisis datamu: Baca Juga: 5 Tools Local SEO Gratis Terbaik untuk Mendapatkan Klien Bisnis Anda 5. Optimalkan Kampanye Berdasarkan analisis data, kamu dapat mulai mengoptimalkan kampanye PPC untuk meningkatkan performa, ya! Berikut adalah beberapa tips untuk mengoptimalkannya: Dengan menggunakan Google Analytics untuk melacak performa kampanye PPC, kamu dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang cara mengoptimalkan kampanye dan meningkatkan ROI.

Cara Buat Tagline Menarik dan Contohnya dari Brand Terkenal

Cara Buat Tagline Menarik dan Contoh dari Brand Terkenal

Tagline iklan adalah frasa pendek yang melekat di benak konsumen dan merupakan elemen penting dalam strategi pemasaran.  Lebih dari sekadar kalimat indah, Tagline iklan memiliki kekuatan untuk menarik perhatian, menanamkan identitas merek, dan mendorong penjualan. Lalu, apa fungsi dan manfaat lain dari Tagline iklan yang efektif? Fungsi Tagline Iklan Tagline iklan bukan hanya sebuah tulisan, tapi punya banyak fungsi, diantaranya: Tagline menjadi identitas singkat yang membedakan merek dari pesaing.  Frasa yang unik dan berkesan akan membantu konsumen mengingat dan mengenali merek dengan mudah. Tagline yang efektif mampu menyampaikan nilai dan manfaat utama produk atau layanan kepada konsumen. Tagline yang Catchy akan bantu konsumen mengingat merek saat mereka membutuhkan produk atau layanan terkait. Tagline yang kuat dapat mendorong konsumen untuk mencoba produk atau layanan, sehingga meningkatkan penjualan. Tips Membuat Tagline Iklan yang Efektif Setelah tau fungsinya, bagaimana cara buat Tagline efektif untuk Brand mu? Tulisan yang dipakai sebagai Tagline harus disesuaikan dengan target konsumen. Kata-kata yang kuat akan mudah diingat oleh konsumen sehingga jadi Jingle populer. Hal ini berkaitan dengan kata yang kuat, karena frasa yang unik dengan pilihan kata Powerfull adalah kunci dari Tagline efektif. Jangan buat konsumen salah paham dengan pilihan kata pada Tagline, ya! Setelah buat Tagline, ujikan keefektifannya pada target konsumen untuk mendapatkan Feedback. Contoh Tagline Iklan yang Sukses: Tagline ini memotivasi dan menginspirasi konsumen untuk berani mengambil resiko dan mencapai tujuan mereka. Tagline ini menunjukkan bahwa Apple adalah merek yang inovatif dan berbeda dari yang lain. Tagline ini mengajak konsumen untuk merasakan sensasi kesegaran dan kebahagiaan saat minum Coca-Cola. Kesimpulan Tagline iklan yang efektif adalah investasi yang berharga bagi bisnismu karena menyangkut identitas dan Personal Branding. Membuat tagline yang efektif membutuhkan pemikiran kreatif dan pemahaman yang mendalam tentang merek dan target konsumen.  Tagline yang tepat dapat membuka jalan menuju kesuksesan pemasaran dan meningkatkan Brand Awareness.

Pemanfaatan Keyword dalam Digital Marketing

Pemanfaatan Keyword dalam Digital Marketing

NotisDigital.com – Keyword adalah kata atau frasa yang dimasukkan pengguna internet pada mesin pencari untuk menemukan informasi tertentu.  Dalam digital marketing, keyword merupakan salah satu elemen utama dan terpenting karena berkaitan dengan pemasaran secara daring atau online. Lalu, apa saja manfaat penggunaan keyword dan pertimbangannya terhadap pemasaran digital? Manfaat Penggunaan Keyword Dengan menggunakan kata kunci, kamu bisa mengenalkan produk secara lebih efektif dan terarah. Lalu, apa saja keunggulan lainnya? Tingkatkan Visibilitas  Keyword yang relevan dan tepat dapat meningkatkan peluang situs web atau konten berada di hasil pencarian teratas.  Semakin tepat pemilihan dan penggunaan kata kunci, semakin tinggi visibilitas dan jumlah kunjungan. Paham Selera Audiens Dengan melakukan analisis keyword, kamu dapat mengetahui apa yang paling dicari oleh audiens. Melalui cara ini, kamu juga bisa membuat konten yang relevan dan menarik sesuai selera target pasar. Melek Trend dan Permintaan Terbanyak Kamu bisa tau tren pencarian dan permintaan pasar terbanyak.  Hasil analisis ini juga sangat berguna untuk menentukan strategi pemasaran produk lebih lanjut, loh. Pertimbangan Memilih Keyword Setelah mengetahui manfaatnya, adapun beberapa pertimbangan memilih keyword yang harus kamu tau. Apa saja? Berkaitan dengan jumlah pengguna internet yang mencari keyword tertentu di mesin pencari.  Volume pencarian keyword yang tinggi menaikkan potensi konten kamu untuk dilihat banyak pengguna. Berkaitan dengan jumlah konten lain yang menggunakan keyword sama. Jika banyak kompetitor yang memiliki keyword sama akan memperkecil kemungkinan konten kamu dilihat pengguna internet. Maka dari itu, gunakan keyword tren untuk kontenmu, namun buat dengan angle yang berbeda. Penggunaan keyword yang relevan akan membantu mesin pencari memahami konten. Dengan ini, kontenmu akan diarahkan kepada target audiens yang tepat. Kesimpulan Strategi digital marketing dapat dimulai dari penggunaan keyword yang tepat. Keyword yang sesuai dengan permintaan pasar dan berdasar tren dapat meningkatkan traffic website. Jadi, manfaatkan keyword dalam strategi digital marketingmu untuk pengembangan bisnis yang lebih baik.

 Mengenal AI buat Strategi Marketing Digital

Menjadi Pengaruh –  Mengenal AI atau Artificial Intelligence sekarang tuh bantu kamu menyelam di kehidupan berinternet.  Contoh AI yang paling sering orang pake tuh ChatGPT. Tools ini berguna banget buat bantu orang awam buat cari ide artikel, konten, atau karya lainnya.  Tapi bisa gak sih program AI bantu kita jalanin program Digital Marketing?  Bisa banget dong. Ai bakal bantu kamu secara mendalam buat analisis kampanye dan sebagainya di dunia Digital Marketing.  Mau mengenal lebih lanjut tentang AI di dunia Digital Marketing? Langsung aja kita bahas. Baca Juga: Digital Advertising : Ngiklan Jadi Lebih Gampang!  Mengenal Penggunaan AI di Digital Marketing Kecerdasan buatan di dunia Digital Marketing digunakan buat ramal tren pasar, interaksi sama pelanggan, dan lainnya. Di bawah ini kita bahas kegunaan AI di dunia Digital Marketing: ·   Prediksi Perilaku konsumen AI bisa analisis data dan tren dari konsumen buat prediksi Tindakan selanjutnya.  Contoh Brand yang pake AI untuk hal ini ada Amazon. Amazon pake AI buat prediksi produk yang mungkin dibeli pelanggan berdasarkan riwayat pembelian  ·   Optimasi SEO AI bisa bantu kamu identifikasi kata kunci yang lagi popular di sosial media atau internet.  ·   Personalisasi Konten yang Dalam dan Akurat AI dapat nganalisis data perilaku buat ngehasilin konten yang disesuaikan dengan kesukaan seseorang.  Contoh Brand yang pake AI buat hal ini ada Netflix. Netflix pake AI buat rekomendasiin film dan acara tv berdasar dari riwayat menonton. Baca Juga: 5 Bisnis yang Cocok Memakai Virtual Office dan Keuntungannya Contoh AI yang membantu digital marketing Kalo tadi udah bahas kegunaan AI, sekarang kita bahas contoh AI yang bantu kamu jualan di Digital Marketing ·   Adobe Sensei AI Adobe bantu kamu optimalin pengalaman pengguna serta personalisasi konten dari data perilaku konsumen.  ·   Facebook’s Ads Targeting Facebook gunain AI buat analisis perilaku pengguna dan targetin iklan ke mereka yang punya kemungkinan tertinggi buat interaksi.  ·   IBM Watson Campaign Automation IBM Watson berikan kamu analisis yang dalam tentang perilaku konsumen dan bantu kamu buat rancang kampanye yang lebih efektif.  Begitulah kira-kira kegunaan AI di dunia Digital Marketing. Dengan bantuan AI, bikin iklan kamu di media sosial bisa semakin mendalam dan semakin efektif dalam penyebarannya di Internet.  Mau belajar lebih lanjut tentang iklan dan Digital Marketing? Baca artikel yang lain di sini.

Cara Mempercepat Loading Website Bisnismu!

Loading website yang lambat jadi salah satu hal penting yang gak boleh kamu sepelekan. Riset Google mengatakan bahwa 53% visitor bakal tinggalin website kalo loadingnya lebih dari tiga detik. Selain itu, beberapa survey mengatakan bahwa pelanggan kurang puas dengan experience mereka ketika akses website lambat, gak ingin kembali kunjungi website tersebut, serta akan kurang percaya sama kredibilitas bisnismu. Bukan hanya itu aja, kecepatan loading website jadi salah satu faktor penentu ranking di google. Kalo website-mu lambat maka akan sulit juga tingkatin peringkat di google. Akhirnya, kurang bisa datengin banyak traffic ke website. Kalo kamu juga ngalamin website bisnismu lambat, baca artikel sampai selesai ya! Penyebab Loading Website Lambat Sebelum kita bahas cara mempercepat loading website, yuk pahami dulu apa aja sih penyebab loading website lambat. Berikut diantaranya : Penting banget buat tau jenis server yang dipake buat website-mu. Kalo jenis server yang digunakan punya performa yang buruk, maka kecepatan loadingnya pun kurang optimal. Saat ini, Apache dan NGINX jadi server web hosting yang paling umum ditawarkan, tapi masih kalah performanya sama LiteSpeed. Beberapa riset menunjukan bahwa LiteSpeed server 84 kali lebih cepat daripada Apache dan 12 kali lebih cepat daripada NGINX. Website yang menggunakan berbagai elemen visual memang selalu dianggap menarik. Termasuk adanya header yang besar, slider, dan widget. Tapi, baiknya kamu hindari tema yang tawarin hal-hal itu untuk website bisnis. Kamu harus pilih tema website yang SEO friendly, yaitu punya tampilan sederhana tapi masih mampu buat menarik minat pengunjung. Adanya plugin emang memudahkan Anda buat tambah fitur di website. Namun sesederhana apapun, plugin bakal memakan banyak bandwihth server. Apalagi kalo plugin yang dipake gak update atau kompatibel dengan versi CMS, bakal makin memperlambat website bisnismu loh. Iklan emang bisa jadi salah satu penghasilan tambahan. Tapi, sebaiknya kamu gak memasang terlalu banyak iklan di website, ya! Selain karena visitor yang bakal terganggu, jumlah banner pemasaran yang terlalu banyak juga bisa memperlambat loading website bisnismu. Database adalah tempat buat simpan berbagai data website, termasuk username, password, posting, komentar, plugin, dll. Data itu akan menupuk seiring dengan berkembangnya website, oleh karena itu kamu harus rajin cek daftar posting yang udah masuk trash atau plugin yang udah di non-aktifkan. Kalo ada, hapus postingan atau plugin secepatnya buat kurangi ukuran database. Cara Mempercepat Loading Website Cara pertama, kamu bisa optimasi gambar dengan kompres dan atur skala dari gambar yang kamu upload. Setiap artikel atau konten yang diunggah ada baiknya emang dikasih gambar supaya makin mudah buat teroptimasi oleh SEO. Optimasi gambar bisa dilakuin dengan atur skala gambar dan perhatikan alt text, sampe kompres gambar. Yang kedua, kamu bisa tingkatkan kecepatan website dengan optimasi tema. Pemilihan tema bisa pengaruhi kecepatan loading website-mu. Tema yang punya banyak fitur bisa mempermudah proses pengaturan layout kamu, tapi server dan browser akan bekerja lebih keras. Beberapa tema punya besar yang mana ini bisa menambah waktu loading website kamu. Cara ketiga adalah dengan caching, bisa dibilang ini jadi salah satu cara yang efektif untuk optimasi website sehingga bisa mempercepat website terlebih buat situs yang udah punya traffic tinggi. Dengan caching, kamu bisa simpan file HTML agar bisa langsung tersedia buat visitor lainnya. Ini bisa kurangi waktu loading, bagi pengguna wordpress kamu bisa pake plugin buat pake cara ini. Kalo kamu lagi revisi sebuah post di wordpress, maka wordpress akan menyimpan semua revisi yang kamu lakukan pada draftnya. Gak peduli seberapa banyak revisi yang dilakuin, worpress akan tetap simpan data tersebut. Biar website gak penuh, kamu bisa control jumlah revisi yang ingin disimpan. Kamu bisa gunakan plugin revision control, yang bisa kontrol berpa revisi yang mau disimpan. Cara terakhir yang bisa kamu lakuin yaitu dengan optimasi database. Setelah gunakan wordpress utuk beberapa waktu, database kamu akan punya banyak informasi yang mungkin tidak dibutuhkan lagi. Untuk mempercepat website, kamu bisa optimalkan database kamu dengan plugin WP-Sweep. Ini bisa bantu kamu buat bersihkan database dan hapus hal-hal lain seperti posting, revisi, tag yang gak dipake lagi, dll. Kesimpulan Itulah lima cara yang bisa kamu lakukan buat mempercepat website bisnismu. Semoga artikel ini bermanfaat, ya! Kalo kamu kesulitan dan butuh jasa pembuatan website, Menjadi Pengaruh bisa bantu kamu, loh! Mulai dari pemilihan hosting sampai konten yang sesuai SEO akan kami aturkan buat mudahin kamu kelola bisnis secara online. Kalo kamu ragu, kamu bisa cek portofolio Menjadi Pengaruh. Apabila kamu masih bingung, kamu bisa hubungi juga kontak Menjadi Pengaruh buat konsultasi gratis! Jangan lupa share kalo konten ini bermanfaat, ya!

Sosmed vs Website: Efektif Mana Sih Buat Mulai Bisnis Rumahan?

Sosmed vs Website jadi dua platform yang banyak dipertimbangkan sama pebisnis buat tingkatin sales. Saat ini, hampir semua aktivitas manusia dilakukan mengikuti kemajuan arus teknologi. Jadi, semua arus informasi yang menunjang kehidupan hampir semuanya diakses melalui platform digital termasuk bisnis. Dua platform yang udah disebutin di atas punya keunggulan dan kelemahannya masing-masing, sehingga penting banget buat kalian paham perbedaan keduanya untuk tentukan mana yang terbaik buat bisnis rumahan-mu. Kebanyakan orang cenderung menggunakan platform sosial media untuk menjalankan bisnis rumahannya. Hal ini mayoritas dikarenakan masih banyak yang belum tau kelebihan dan kekurangan platform lain dalam pasarin bisnisnya, salah satunya yakni website. Namun, apakah sosial media aja cukup efektif untuk bisnis rumahan-mu? Atau bisnis rumahan perlu website juga? Yuk, simak lebih lanjut jawabannya di bawah ini. Antara sosmed vs website lebih efektif mana sih? Bangun Bisnis Pake Sosial Media Sosial Media awalnya cuma dipakai untuk media komunikasi dan bersosialisasi aja. Tapi seiring perkembangan zaman, sosial media juga dipake untuk platform jualan, loh. Gak heran, banyak akun bisnis yang muncul di media sosial, misalnya di instagram dan facebook. Lalu, apa sih yang bikin media sosial ini banyak dipakai sama pebisnis? Ini dia alasannya : Cukup dengan update aplikasi buat dapetin pembaruan sistem tanpa harus keluarin biaya maintenance platform. Kamu juga gak butuh waktu lama buat tau cara menggunakan platform sosial media, mulai dari mengatur akun hingga memposting yang hanya dilakukan dengan beberapa klik. Kamu bisa daftar dengan menggunakan identitas yang kamu mau, dan akun sudah bisa langsung digunakan. Semua fitur bebas biaya kecuali kamu mau melakukan iklan. Melakukan interaksi secara langsung dengan calon customer di sosial media mudah banget. Kamu bisa langsung balas pesan melalui direct message ataupun membalas pertanyaan lewat kolom komentar. Salah satu jangkauan yang bisa dinikmati lagi adalah jangkauan yang sangat luas sekali. Dengan jangkauan yang luas ini, kamu bisa manfaatin fitur hashtag buat mempersempit target pasar yang kamu mau. Selain gratis dan gampang dikelola, sosial media jadi tempat yang efektif dan sangat membantu pebisnis rumahan dan pemula untuk memasarkan produknya. Namun ternyata sosial media juga punya beberapa kelemahan yang perlu kamu ketahui juga nih. Dibawah ini adalah kelemahan dari platform sosial media. Dengan sosial media, kamu masih belum bisa mengubah tampilan akun sesuai dengan keinginan brand-mu. Salah satu cara yang bisa kamu lakuin adalah menyesuaikan desain konten bisnismu dengan karakteristik dari bisnis yang dikelola. Maksudnya adalah sosial media cuma bisa menjaring calon customer lewat konten aja. Jadi belum bisa menggunakan opsi lain seperti bikin email list dan yang lainnya. Pentingnya Website Buat Bisnis Pemula Setelah tau kekurangan sosial media buat bisnis, sebenarnya bisa diatasi dengan mudah sama website loh. Website kasih ruang yang fleksibel buat tampilin karakter bisnismu. Di halaman utama, kamu bisa terapin desain sesuai sama karakteristik brand-mu. Kamu juga bisa pilih komentar positif yang mau kamu tampilin di halaman testimonial. Website juga bisa digunakan untuk ngenalin bisnis ke target pasar, menampilkan katalog produk, nawarin pendaftaran buat jadi reseller, dan bikin format pemesanan. Semua komponen itu bisa dilakuin di satu platform dengan mudah. Selain itu, alasan lain yang bisa mendorong pebisnis perlu membangun website yakni : Bangun citra positif brand jadi hal yang penting banget buat bisnismu. Dengan website, pasti akan mempermudah aktifitas branding itu. Salah satu caranya bisa dengan mendeskripsikan brand-mu di halaman “Tentang Kami” atau dengan posting artikel tentang produkmu. Dengan website, kamu bisa melakukan promosi di banyak tempat. Mulai dari halaman pertama website hingga pada halaman katalog produk, loh. Kamu juga bisa menyesuaikan desain website dengan karakteristik atau citra bisnismu. Kamu bisa lakuin desain sesuai keinginan-mu tanpa ada batasan apapun. Website juga bisa kamu gunakan dengan memakai banyak halaman. Misalnya saja, halaman pertama perkenalan brand-mu, halaman kedua menampilkan katalog produk, dan lain lain. Banyak banget kan kelebihan website yang bisa bantu bisnismu dikenal dan naikin omset penjualan. Namun, disisi lain kamu juga harus tau kelemahan dari website, antara lain : Untuk membuat website, kamu perlu hosting dan domain yang mana membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Semua hal yang ada pada website harus dikerjakan sendiri, tiidak otomatis seperti media sosial. Mulai dari pemilihan desain, pengelolaan isinya, hingga pada keamanan dan kecepatan website. Penggunaan website tidak semudah penggunaan platform sosial media, sehingga perlu meluangkan waktu dan tenaga untuk mempelajari bagaimana cara penggunaan dan pengelolaannya. Sosmed vs Website, Lebih Efektif Mana Sih? Nah, kalo udah tau kelebihan dan kekurangan masing-masing platform. Sekarang, waktunya kamu tentukan platform mana sih yang paling efektif antara Sosmed vs Website untuk awali bisnis rumahan? Sebelum kamu memutuskan untu menggunakan sosial media atau website buat bisnismu. Penting buat mempertimbangkan tujuan bisnis, target audiens, dan sumber daya yang kamu punya. Idelanya kombinasi dari kedua platform ini bisa memberikan manfaat yang maksimal buat bisnis. Di bawah ini adalah pertimbangan buat bantu kamu membuat keputusan : Coba tentukan tujuan apa yang ingin kamu capai dengan kehadiran online bisnismu. Kalo fokus utamanya adalah membangun merek dan reputasi bisnis, website jadi pilihan terbaik dan memberikan kepercayaan serta kontrol yang lebih besar. Namun, kalo ingin fokus pada interaksi sosial, keterlibatan customer, dan promosi produk, maka sosial media bisa menjadi pilihan yang efektif. Coba pelajari dan kebiasaan audiens-mu. Kalo audiens utama lebih aktif di sosial media tertentu, maka fokuslah ke sosial media tersebut yang bakal kasih hasil yang lebih baik buat bisnismu. Namun, kalo target audiens lebih suka cari informasi lewat mesin pencari atau cenderung kunjungi website maka website akan lebih efektif buat bisnismu. Kesimpulan Jadi, kalo ditanya sosmed vs website, mana sih platform efektif untuk mengawali bisnis rumahan? Jawabannya adalah: Keduanya! Ya, opsi terbaik adalah dengan menggunakan keduanya, karena keduanya saling melengkapi. Sosial media mampu menutupi kekurangan website, dan website juga mampu menutupi kekurangan sosial media. Tapi, kalo kamu mau coba salah satu dulu gak ada salahnya kok! Penjelasan di atas bisa jadi pertimbangan untuk memulai bisnis rumahanmu. Baik website ataupun sosial media punya hal baik dan kurangnya masing-masing, jadi diantara kedua platform ini mana kira-kira cocok sama bisnismu? Kabar baiknya, sekarang kamu bisa dengan mudah bikin website bisnismu sendiri. Kamu bisa gunakan layanan di Menjadi pengaruh buat bantu bikin website terbaik buat kembangin bisnismu loh! Klik disini untuk konsultasi gratis!

Cara Mudah Tentukan USP Buat Bisnismu!

USP atau Unique Selling Preposition adalah bagian dari strategi marketing yang bisa bikin produkmu punya nilai jual dan keunikan di mata customer. Keunikan ini bisa bantu brand atau produkmu bisa bersaing dengan kompetitor. USP yang kuat bisa membantu untuk implementasi strategi pemasaran dengan efektif dan optimal melalui branding, copywriting, dan keputusan lainnya Kalo kamu sudah menemukan USP yang tepat, maka customer bakal tertarik buat mencoba atau membeli produk yang dipasarkan. Kalo tidak, maka akan ada kemungkinan bahwa, produkmu tidak bisa atau gagal bersaing di pasar. Sederhananya, USP menjadi faktor pembeda merek di tengah ketatnya persaingan pasar. Selain itu, USP juga bisa mendorong perusahaan untuk terus berinovasi dan memberikan hal yang berbeda dengan produk kompetitor. Lalu, kenapa USP itu penting dan gimana cara bikinnya sih? Yuk, simak ulasan ini sampai selesai, ya! Mengapa USP Penting? USP penting buat suatu brand atau produk karena dapat digunakan untuk menentukan posisi brand dalam pasar serta menjadi hal yang bisa menjawab terkait nilai produk ditawarkan dan menjadi solusi atas masalah yang dialami customer. USP yang kuat secara tidak langsung dapat menyampaikan pesan bahwa produk dapat memberikan manfaat  dan solusi atas permasalahan customer. Kalo customer mempunyai alasan buat beli suatu produk, mereka pasti akan terus kembali dan merekomendasikannya kepada orang lain. Oleh karena itu, USP punya peran yang penting sebagai alat untuk meyakinkan customer. Cara Tentukan USP Bisnismu Salah satu unsur penting waktu menentukan USP adalah gimana konsumen memandang barang produksi bisnismu. Selain itu, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan sebelum menentukan strategi ini, yakni : 1. Mengetahui Pasar dan Customer Behavior Cara pertama dalam menentukan USP yakni  pahami target pasar dengan baik. Proses ini bisa dilakukan lewat riset demografis customer sampai perilaku mereka ketika menggunakan atau mengonsumsi sebuah produk. 2. Melihat Kekuatan dan Kelemahan Kompetitor Selanjutnya adalah dengan tahu siapa saja orang yang kamu anggap kompetitor. Artinya, kamu juga harus memahami dengan siapa produkmu bersaing. Di tahap kedua ini juga perlu dilakukan evaluasi pada produkmu sendiri lalu bandingkan dengan milik kompetitor. Hal ini bisa bantu kamu buat melihat kelebihan dan kekurangan serta apa aja yang perlu dimodifikasi ulang pada produkmu demi tingkatkan penjualan dan persaingan di pasar. 3. Menempatkan Diri Sebagai Konsumen Langkah terakhir sekaligus jadi yang paling penting yakni bagaimana kamu menempatkan diri sebagai sebagai customer. Lewat penerapan metode ini, kamu bisa semakin objektif buat memilih dan melihat barang baik buatan sendiri maupun milik kompetitor.  Kesimpulan Nah, itulah penjelasan lengkap tentang cara menentukan unique selling proposition pada bisnismu. Semoga artikel ini bermanfaat dalam menambah wawasanmu, ya! Kalo kamu bingung mau tingkatin performa bisnismu, kamu bisa konsultasi lewat layanan Menjadi Pengaruh, atau bisa langsung hubungi kontak disini. Buat kamu yang suka informasi seputar marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari Menjadi Pengaruh dan tunggu kelanjutan artikel lainnya! Jangan lupa share artikel ini ke partner bisnismu ya!

Marketing Plan : Wajib Baca Buat Pebisnis Pemula!

Marketing plan adalah salah satu hal penting yang perlu kamu pelajari sebelum memulai bisnismu sendiri. Pemasaran yang sukses perlu dilakukan secara terstruktur agar lebih efektif dan memberikan keuntungan besar buat bisnismu. Tapi, masih banyak yang tertukar antara marketing plan sama marketing strategi. Apasih bedanya? Strategi marketing adalah penjelasan tentang target bisnis yang dimiliki suatu perusahaan dan erat kaitannya dengan nilai dan tujuan dari sebuah bisnis dijalankan. Sedangkan marketing plan adalah rencana pemasaran, singkatnya marketing plan adalah penerapan dari marketing strategi perusahaan yang terdiri dari banyak cara untuk mencapai target dalam sebuah bisnis. Nah, kalo kamu masih asing dengan istilah marketing pla, ikuti terus penjelasannya di bawah ini ya! Apa itu Marketing Plan? Marketing Plan atau rencana pemasaran adalah panduan yang menggambarkan upaya-upaya pemasaran suatu perusahaan yang disusun untuk mencapai tujuan atau target dalam periode tertentu. Rencana pemasaran ini berisi informasi penting guna mengubah pembeli potensial menjadi loyal customer. Pada dasarnya, prinsip dari rencana pemasaran sebuah bisnis semuanya sama namun selalu berbeda dalam penerapannya antara bisnis yang satu dengan yang lain. Bahkan dalam dua bisnis yang berbeda bidang pun tidak bisa memakai marketing plan yang sama. Penerapan rencana pemasaran ini harus sesuai sama kondisi bisnis masing-masing produk baik secara eksternal maupun internal. Baca Juga : Kenali Peran (USP) Unique Selling Preposition di Bisnis, Yuk! Pentingnya Marketing Plan Pada awal paragraf telah dijelaskan bahwa rencana pemasaran penting dipelajari dalam sebuah bisnis. Di bawah ini adalah beberapa hal yang bikin rencana pemasaran dianggap sangat penting. Bisnis bakal berjalan tanpa arah kalo gak dibuat perencanaan sejak awal. Rencana pemasaran akan sangat membantu bisnismu dalam menentukan tindakan apa yang harus dilakukan  secepatnya, mana yang bisa ditunda, dan langkah seperti apa yang harus dihindari. Evaluasi kerja sifatnya penting dalam suatu bisnis. Tujuannya adalah biar tindakan yang telah dilakukan dapat diukur keberhasilannya. Rencana pemasaran berguna sebagai target atau acuan ketika evaluasi dilakukan. Tantangan dan rintangan dalam sebuah bisnis selalu dijumpai. Nah, dalam menghadapi rintangan terkadang kita perlu melakukan perubahan rencana di tengah jalan. Adanya rencana pemasaran sangat membantu sebagai bahan pertimbangan untuk memutuskan langkah atau strategi berikutnya yang akan dilakukan. Kesimpulan Marketing plan merupakan aspek penting dalam menjalakan proses pemasaran. Dalam penerapannya, proses marketing membutuhkan rencana yang dapat dijadikan sebagai pegangan atau acuan untuk mengeksekusi strategi yang udah dibuat. Adanya rencana pemasaran, target dan tujuan perusahaan dapat dicapai dengan hasil yang maksimal dan terarah, loh. Buat kamu yang suka informasi seputar marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari Menjadi Pengaruh dan tunggu kelanjutan artikel lainnya! Jangan lupa share artikel ini ke partner bisnismu ya!

Kenali Peran (USP) Unique Selling Preposition di Bisnis, Yuk!

Tau gak, kalo setiap bisnis punya Unique Selling Preposition (USP) yang dipake buat bedain bisnis kita dengan kompetitor. Lewat USP inilah yang bikin calon customer memilih bisnismu dibandingkan dengan yang lain, sehingga karena ini peran USP penting banget di setiap bisnis. Namun, banyak juga pebisnis yang belum kenal tentang Unique Selling Preposition sehingga salah buat terapin di bisnisnya. Misalnya Unique Selling Preposition disalahartikan dengan memberi diskon dalam jumlah besar, memberi gift secar cuma-Cuma, dan lain sebagainya. Buat tau lebih detail tentang USP, Menjadi Pengaruh sajikan penjelasan lengkap di bawah ini! Apa itu USP? Unique Selling Preposition adalah salah satu strategi yang dipake untuk membedakan produk dan layanan dari suatu bisnis dengan kompetitor. Unique Selling Preposition dinyatakan lewat banyak elemen tapi mayoritas dalam bentuk kata-kata. Biasanya Unique Selling Preposition memakai banyak diksi yang cenderung mencolok, mengalami repetisi, dan atraktif sehingga jadi bagian dari praktik main selling buat menarik perhatian audiens. Sederhananya, USP adalah ciri khas atau keunikan suatu produk yang bikin produk yang kita jual beda dari produk lain. Bisa dibilang USP adalah karakteristik dari produk yang membuat customer lebih mudah buat ingat dan jadi customer loyal kalo menikmati USP yang telah diberikan. Fungsi USP Fungsi dari Unique Selling Preposition dalam digital marketing adalah sebagai acuan pesan dalam konten marketing yang memunculkan keunikan produk yang ditawarkan. Adanya USP bisa bantu audiens buat memahami keunikan dan alasan mengapa produk yang kita tawarkan layak untuk dicoba. Selain itu, audiens jadi bisa bedakan konten dan produkmu dengan kompetitor, karena USP produkmu bisa jawab permasalahan mereka. Baca Juga : Call to Value : Yuk Pahami Artinya! Manfaat USP Selain digunakan sebagai acuan untuk membuat konten marketing, Unique Selling Preposition juga mempunyai banyak manfaat baik buat brand maupun perusahaan. Adapun manfaat dari penerapan Unique Selling Preposition antara lain : Kesimpulan Suatu produk bisa dikatakan sukses ketika bisa tawarkan sesuatu yang istimewa atau unik. Hal ini lebih bisa memberikan kepuasan pada pelanggan dibandingkan dengan produk serupa dari kompetitor. Adanya Unique Selling Preposition jadi cara yang efektif buat bikin bisnismu menonjol. Kalo kamu berhasil bikin Unique Selling Preposition dari produkmu, customer auto jadi loyal. Itulah penjelasan singkat dan padat dari pentignya peran Unique Selling Preposition dalam bisnis. Kira-kira, ada strategi marketing lain yang mau kamu pelajari lagi? Ikutin terus artikel dari Menjadipengeruh.com ya! Baca Juga : Digital Advertising : Ngiklan Jadi Gampang!

Call to Value (CTV) : Yuk Pahami Artinya!

Call to Value (CTV) jarang didengar di dunia digital marketing dibandingkan dengan Call to Action (CTA). Padahal, CTV ataupun CTA sebenarnya sama-sama punya peran buat tarik perhatian sales leads dan mengarahkan mereka buat bikin keputusan. Pada umumnya CTV atau CTA berupa kalimat singkat yang berisi ajakan spesifik, misalnya mendaftar, mendownload, berlangganan, dll. Lalu, apa sih sebenarnya Call to Value itu? Apa bedanya dengan Call to Action dan bagaimana penerapannya? Simak artikel ini sampai habis, ya!   Call to Value atau CTV adalah kata-kata yang berisi value preposition, yakni nilai yang membuat suatu produk menjadi menarik, bernilai, dan bermanfaat buat customer. Tujuan dari Call to Value adalah untuk bangun kepercayaan customer (brand authority) pada brand dan meyakinkan mereka untuk beli produk yang dijual. Call to Value gak hanya minta target pasar buat lakuin aksi aja, tapi juga yakinkan bahwa mereka bakal dapat manfaat (customer value) setelah menggunakan produk atau jasa yang telah ditawarkan. CTV juga bisa menjawab pertanyaan mengapa customer harus melakukan tindakan di CTA (Call to Action). Contoh dari Call to Value (CTA) : Lalu, apakah CTV lebih baik daripada CTA? Jawabannya adalah tidak juga. Kalo ingin menggunakannya, kamu harus tau waktu-waktu yang tepat. Untuk menentukan, kapan menggunakan CTA atau CTV kamu harus memahami dulu website tempat kamu akan menyisipkannya. Kalo berupa Landing Page, CTV jadi pilihan yang tepat. Tetapi, di situasi lain seperti saat harus bantu audiens buat isi form, CTA lebih baik digunakan. Hal ini dikarenakan tombol “submit” atau “selesai” gak harus diganti dengan Call to Value. Justru dengan Call to Action yang singat, experience audiens akan lebih mudah dan nyaman. Kesimpulan Itulah penjelasan mengenai Call to Value dan perbedaannya dengan Call to Action dan bagaimana penerapannya. Singkatnya, penggunaan CTV dan CTA bergantung pada keputusan seorang marketer. Untuk memvalidasi keputusan, kamu bisa gunakan A/B testing. Degan begitu, kamu bisa tau pilihan mana yang lebih baik buat pengunjung situs web-mu. Kalo kamu bingung mau tingkatin performa bisnismu, kamu bisa konsultasi lewat layanan Menjadi Pengaruh, ya! Atau bisa langsung hubungi kontak disini. Buat kamu yang suka informasi seputar marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari Menjadi Pengaruh dan tunggu kelanjutan artikel lainnya! Jangan lupa share artikel ini ke partner bisnismu ya!