Tips Meningkatkan Brand Awareness Bisnismu

Kenapa sih kamu perlu brand awareness bisnismu? Kalo kamu belum tau, kamu bisa baca dulu Brand Awareness : Arti, Manfaat, dan Contoh ya! Kalo udah tau, sekarang kita akan bahas tentang cara meningkatkan Brand Awareness agar produkmu punya tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi. Sebagai pemilik bisnis, kesadaran merek penting buat bantu meningkatkan omset bisnismu. Gak bisa sembarangan, ada 3 indikator yang perlu kamu penuhi. Sebelum memasuki pembahasan inti, kita simak dulu tolak ukur brand awareness bisa dikatakan berhasil dibawah ini ya! Tolak Ukur Brand Awareness Traffic adalah seberapa banyak dan sering seseorang mengunjungi situs usahamu. Kunjungan ini bisa berasal dari jumlah klik yang menuju ke situs jualanmu, bisa dari media sosial maupun langsung menuju URL situsmu. Traffic jadi tolak ukur yang penting karena makin tinggi traffic situs usahamu, maka makin tinggi juga brand awareness yang memotivasi oranng-orang buat cari tau lebih banyak tentang merekmu. Social Engagement adalah seberapa banyak engagement yang muncul di media sosial jualanmu. Kamu bisa tau jangkauan pasar produkmu dari banyaknya angka interaksi yang kamu lakuin dengan audiens. Misalnya, kalo kamu pake media sosial instagram bisa lihat like, followers, dan comment. Social Listening bisa dikatakan lanjutan dari social engagement. Tolak ukur ini dilakukan dengan melihat seberapa banyak orang melibatkan brand-mu pada media sosial mereka. Misalnya dengan melihat seberapa banyak orang tag akun jualanmu, atau seberapa banyak orang yang pake hashtag yang sama dengan tagline-mu, atau bisa juga dalam bentuk tag akun dalam sebuah komentar postingan lain. Terakhir adalah kamu bisa tau seberapa tinggi brand awareness produkmu lewat pencarian di google. Kamu bisa mencari tau dan lacak seberapa banyak orang yang search dan membicaraka brand-mu di internet. Cara Meningkatkan Brand Awareness Logo adalah komponen dasar dalam bisnis yang memiliki interaksi langsung dengan customer. Hal ini dikarenakan logo akan selalu muncul dalam kegiatan bisnis apapun itu. Oleh karena itu, bikin logo bisnismu eyacatching dan menarik biar mudah diingat oleh customer. Selain logo, tagline juga perlu diperhatikan karena dapat dikatakan sebagai represetasi dari brand-mu. Tagline yang menarik bisa memudahkan pasar buat kenalin produk atau brand-mu. Pilihlah tagline yang simpel dan relevan dengan keseharian customer, ya! Seiring dengan kemajuan teknologi sekarang, konten jadi hal penting yang diproduksi perusahaan untuk menjangkau dan berinteraksi dengan customer. Dalam bisnis, konten yang bisa dibuat bisa foto, infografik, video, atau lainnya tentang brand-mu. Sebuah konten punya kemungkinan memiliki koneksi otentik dengan pelanggannya sekaligus bisa meningkatkan brand awareness. Kamu pernah liat acara yang dipenuhi banyak sponsor? Contohnya ada logo brand yag muncul di televise ketika kita nonton acara olahraga. Nah, itu juga salah satu taktik buat meningkatkan brand awareness. Sebuah brand mencari acara yang sesuai dengan target market kemudian jadi sponsor dengan timbal balik tertentu. Kamu bisa manfaatin influencer buat meningkatkan brand awareness bisnismu. Kita bisa melakukan promosi melalui platform yang dimiliki influencer, sehingga kita bisa menjangkau massa yang lebih banyak dan sudah punya kepercayaan yang tinggi pada influencer. Ini juga bisa memudahkan penyampaian nilai-nilai dari brand. Kesimpulan Meningkatkan brand awareness gak bis dilakukan dengan waktu yang singkat, karena kesadaran pasar harus dipupuk secara konsisten. Berinvestasi dalam awareness adalah strategi yang dilakukan dalam jangka panjang. Tapi kalo kamu berhasil buat memenuhi itu, bakal banyak keuntungan yang didapetin termasuk customer yang loyal. Untuk tau informasi bisnis dan seputar digital marketing lainnya, bisa klik disini ya!
Funneling, Langkah Bisnis Online Sukses

Kalian pernah tau gak tentang funneling marketing? Bagi orang awam, istilah funnel dalam strategi marketing mungkin masih asing didengar. Padahal, kalo kita pelajari ternyata funneling bukan hal yang baru dalam kehidupan kita, loh! Bahkan secara gak sadar kita pernah terlibat dengan funneling marketing ini. Pada dasarnya funneling dalam bisnis adalah teknik pemasaran online yang berguna untuk menukar strangers jadi customers. Dengan kata lain, pelaku usaha bisa mengkonversi orang asing jadi customer. Pada pengertian lain juga disebut dengan customer journey yang memudahkan pelaku usaha buat jangkau customer. Untuk tau lebih banyak lagi tentang funneling, baca sampai habis ya! Pengertian Funneling Di dunia marketing, funneling adalah strategi yang menunjukkan alur atau proses yang dilalui calon customer sebelum melakukan pembelian. Funneling juga sering disebut sebagai strategi marketing pipeline yang meliputi awareness hingga action. Jika diartikan secara umum, marketing funnel adalah sebuah customer journey. Contohnya ketika kita mencari barang di internet, pasti kita melewati beberapa proses sampai kita dapat barang yang kita inginkan. Untuk membeli produk kecantikan secara online, tentu kita membuka marketplace dulu lalu memilih produk kecantikan yang kita inginkan, selanjutnya memasukkan ke dalam keranjang, sampai melakukan pembayaran. Nah, secara gak langsung kita sudah melewati tahapan atau proses yang disebut funneling. Dari proses pembelian tadi, kita sebagai pelaku usaha bisa cari tau minat customer dan tau alasan pencarian barang itu berhenti atau berlanjut. Dengan memahami funnel, kamu bisa cari tau letak kekurangan bisnis yang kamu jalankan. Penerapan funneling dapat membantu kamu menemukan strategi yang cocok buat target pasar kamu, lalu juga bisa mengetahui needs and want dari calon customer, serta bisa bantu analisis komponen apa yang perlu ditingkatkan dari produk yang kamu jual. Mengapa Perlu Funneling? Perlu kamu ketahui, beberapa research mengatakan bahwa customer membutuhkan rata-rata 5-8 kali kontak untuk memutuskan pembelian produk. Kalo menurut kamu ini mengganggu, dalam strategi marketing ini adalah peluang buat pelaku usaha cari tau gimana needs and want target pasar kamu mengenai produk yang kamu jual, loh. Dibawah ini alasan agar bisnis kamu mulai lakuin funneling buat meningkatkan sales. Funneling bisa bantu kamu buat mengetahui secara rinci, proses penjualan dan pemasaran yang dilakukan oleh bisnis kamu. Hal ini menjadikan funneling sebagai bentuk penyeleksian prospek customer potensial hingga mencapai tahap close deal. Funneling adalah konsep yang terbentuk dari kebutuhan dan keinginan customer lalu memengaruhinya agar membeli produk kamu. Semakin kamu cari dan pahami kebutuhan konsumen, maka semakin efektif pula funneling yang kamu lakukan. Ketika melakukan funneling kamu harus fokus pada target dari customer. Alasan selanjutnya adalah kamu bisa menjalin relasi baik dengan customer. Relasi ini bisa menjadi peluang buat menggali sebanyak-banyaknya informasi tentang perilaku customer. Selain itu setelah hubungan baik ini terjalin, juga bisa bantu produk kamu lebih dikenal dengan word of mouth dari customer setia. Funneling bisa menarik perhatian customer dengan menciptkana branding yang bagus, loh. Kamu bisa lakuin ide-ide kreatif yang unik agar customer terpikat dengan produk yang kamu jual. Dalam hal ini membutuhkan CS yang ahli agar bisa membuat calon customer close deal. Tahapan Funneling Tujuan utama dari tahap ini adalah membuat produk dikenal oleh masyarakat. Pada tahap ini, kamu bisa banyak manfaatkan media sosial untuk memberikan informasi tentang produkmu, ini adalah langkah awal yang menentukan berhasil tidaknya agar bisa masuk ke langkah selanjutnya. Jadi sebisa mungkin, kamu harus maksimalkan strategi marketing pada tahap ini. Salah satu caranya kamu bisa pake influencer dan jasa KOL yang saat ini lagi ngetren dan digemari. Langkah selanjutnya adalah interest, tujuan dari langkah ini adalah membuat masyarakat agar tertarik dengan produk yang kamu jual dan ingin tau banyak hal tentang produk kamu. Pada tahap ini, kamu bisa gunakan fitur dan keunggulan produk untuk memaksimalkan hasil pemasaran. Salah satu cara buat menarik customer adalah dengan membuat konten di media sosial yang bisa dirilis lewat website resmi, atau konten soft selling di blog dan media online lainnya. Kamu juga bisa pake jasa SEO atau copy writer buat maksimalin konten kamu. Desire adalah langkah paling penting pada strategi funneling. Desire adalah fase ketika masyarakat mulai memperlihatkan ketertarikan pada produk kamu dan ada keinginan buat beli. Jadi, pada tahap desire kita tidak lagi membuat orang tertarik tapi menjadi customer. Sehingga kamu harus pastikan bahwa kualitas produk kalian benar sesuai keunggulan yang dikenalkan ke customer. Tahap interest dan desire biasanya terjadi beriringan dan bersamaan. Pada tahap ini, customer akan melakukan tindakan berupa membeli produk yang kamu jual dan jadi customer loyal. Salah satu strategi funnel yang bisa kamu pake adalah menambahkan CTA pada halaman pembelian di situs jualanmu dengan menawarkan diskon. Jadi, ketika customer ragu, diskon akan membuat mereka tertarik buat coba degan harga yang sesuai dengan budget. Kesimpulan Itulah penjelasan tentang apa itu funneling dan beberapa tahapannya. Perlu diketahui bahwa strategi marketing bukanlah hal sulit, bahkan marketer pemula pun bisa melakukanya diimbangin dengan dasar pengetahuan yag tepat tentan target pasar. Gimana udah tertarik buat terrapin strategi ini belum? Kalo kamu tertarik tentang informasi seputar digital marketing lainnya, kamu bisa lihat di menjadipengaruh.com ya! Baca Juga :
Mengapa UMKM Perlu Go Digital ?

Mengapa UMKM Perlu Go Digital? Sebelum bahas lebih lanjut coba jawab pertanyaan di bawah ini dulu deh! Pernah gak, kamu scroll sosial media buat sekedar liat promosi dan cek harga produk yang kamu pengen? Kira-kira berapa kali kamu cari di Google buat liat barang yang kamu pengen atau hanya sekedar cek open hours toko buat beli produk yang kamu pengen? Kalo kita bisa hitung, kita bakal ngeluangin lumayan banyak waktu terutama buat masyarakat Indonesia yang notabenenya 25.5 jutanya adalah pengguna internet. Jadi , sangat disayangin kalo bisnis kamu belum punya online presence. Di beberapa tahun mendatang, bisa jadi kamu bakal ketinggalan banyak hal yang jadi keuntungan dari digitalisasi. Pengertian Go Digital Di era yang serba digital sekarang, kita bisa dengan mudah mengakses banyak hal pake laptop atau smartphone. Adanya kemajuan teknologi ini memberikan pengaruh signifikan pada berbagai hal, terutama bisnis. Sebuah perusahaan harus bisa fleksibel dengan kemajuan zaman, salah satu caranya dengan join Go Digital. Go Digital atau digitalisasi adalah upaya yang dilakukan sebuah bisnis dengan memafaatkan perkembangan teknologi dan sarana yang tersedia secara online. Singkatnya go digital adalah perubahan bisnis dari konvensional jadi virtual. Harapannya agar sebuah bisnis bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, sampe sekarang masih ada pelaku UMKM yang belum menerapkan go digital jadi sarana buat mengembangkan bisnis mereka. Alasan UMKM Harus Go digital Alasan pertama yang jadi latar belakang UMKM harus memanfaatkan ekosistem digital adalah untuk memperluas jangkauan pasar. Keterbatasan sistem distribusi dan pemasaran dari dulu selalu jadi salah satu kendala utama bagi bisnis kecil. Namun, saat ini udah bisa diminimalisir dengan kehadial sosial media, e-commerce, serta website yang bisa melampaui marketing secara tradisional. Maksudnya adalah dengan adanya teknologi, saat ini masyarakat cenderung nyaman dengan ekosistem digital karena kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan. Mulai dari jasa transportasi, makanan, fashion, kecantikan hingga belanja segala kebutuhan secara online. Kalo bisnismu tidak menyesuaikan zaman, maka kamu harus siap buat kehilangan customer yang semakin dimanjakan oleh tekmologi dan akses online. Dengan go digital, UMKM tidak hanya berpeluang mendapat lebih banyak customer, tapi juga mulai memasuki babak persaingan baru di ranah industri modern. Meskipun masih menyandang status UMKM, bisnis kamu bakal dapat nilai kepercayaan lebih dari customer kalo udah memanfaatkan media sosial dan website sebagai media pemasaran bisnismu. Alasan yang paling menggembirakan adalah kamu bisa menekan biaya operasional. Bagi pelaku UMKM, biaya operasional seperti sewa tempat dan pemasaran offline menjadi beban tersendiri. Dengan adanya go digital, kamu bisa lebih hemat modal karena gak harus punya toko secara fisik agar produkmu bisa dikenal. Saat ini, website sudah menjadi media showcase untuk mengumpulkan calon customer. Adanya pemasaran digital, budget pemasaran digital justru bisa lebih transparan dan akuntabel dibandingkan metode pemasaran offline yang memerlukan waktu serta tenaga ekstra. Penggunaan platform email marketing bisa bantu kamu buat kirim pesan ke ribuan orang dengan beberapa klik saja. Kesimpulan Perubahan bisnis dari konvensional menuju go digital memudahkan kamu buat kelola bisnis dengan efektif dan efisien. Meskipun begitu ada konsekuensi yang ditanggung yakni penguasaan penggunaan teknologi. Namun, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, UMKM-mu akan terus bersaing dan naik kelas di mata customer. Sehingga bisa menciptkan persepsi produk UMKM tidak kalah dengan produk mancanegara. Itulah sedikit banyak penjelasan terkait dengan perubahan bisnis dari konvensional menjadi digital. Semoga artikel ini bisa memberikan semangat baru untuk mengembangkan bisnismu ya! Kalo kamu tertarik dengan informasi tentang digital marketing lainnya, bisa klik disini ya!
Brand Awareness : Arti, Manfaat, dan contoh

Pernahkah kamu bertanya-tanya fenomena apa yang bikin kamu secara gak langsung mikirin produk indomie tiap kali dapet pertanyaan tentang mie instan? Kalo bisa jawab pertanyaan di atas, itulah salah satu contoh sederhana dari Brand Awareness. Namun, sebenarnya apa itu brand awareness? Mengapa penting bagi bisnis? Perusahaan bisa keluarin banyak dana agar merek produk mereka dikenal oleh customer. Bahkan banyak merek yang udah jadi kata kerja dalam kosa kata sehari-hari kita, misalnya “aku udah order ojek” jadi “aku udah order gojek”. Brand awareness juga ditampilkan melalui warna, simbol, maupun logo yang memicu ingatan seseorang tentang merek pada produk dan jasa tertentu. Contohnya aja ketika kamu lihat laptop dengan logo apel digigit, kamu akan langsung tau apa merek laptop tersebut. Nah, untuk tahu lebih lanjut kita akan bahas arti serta manfaat dari brand awareness bagi bisnis owner. Pengertian Sebelum kita bahas lebih dalam tentang Brand Awareness, kita simak dulu pengertian dari Brand itu sendiri ya! Apa sih brand itu? Brand atau Merek adalah suatu nama, istilah, tanda, desain, atau bahkan gabungan dari hal tersebut yang diharapkan bisa mengidentifikasi barang atau jasa yang diproduksi oleh penjual. Sehingga hal ini bisa membuat perbedaan antara produkmu dengan produk milik kompetitor. Sebagai pemilik usaha, perlu banget kita menciptakan citra atau image yang baik dan kuat pada ingatan masyarakat, loh. Harapannya setelah citra dari brand kita terbentuk dan dikenal luas oleh masyarakat, akan jadi faktor yang penentu perilaku dari customer saat pengambilan keputusan untuk melakukan pembelian. Secara Istilah, Brand Awareness dapat diartikan sebagai kesadaran merek yakni istilah yang menggambarkan sejauh mana sebuah merek dikenal oleh masyarakat. Secara umum juga diartikan sebagai kemampuan customer buat kenal dan ingat suatu merek hanya dengan melihat aspek tertentu seperti warna, logo, gambar, dan sebagainya yang menggambarkan identitas suatu produk. Hal ini bisa diketahu dari respon yang diberikan oleh customer tiap kali lihat produk yang kamu jual. Kalo customer cenderung mengabaikan produkmu, itu menunjukkan bahwa tingkat brand awareness bisnismu masih rendah. Maka dari itu, membangun brand awareness adalah langkah yang bagus untuk memasarkan produk yang kamu jual. Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa karakteristik produk yang memilki tingkat kesadaran merek yang tinggi adalah sebagai berikut : Manfaat Brand Awareness Brand awareness termasuk salah satu faktor yang mendorong customer ataupun calon customer buat beli produk atau layanan yang kamu jual. Namun, ada beberapa manfaat lainnya, yaitu : Salah satunya manfaatnya adalah meningkatkan kesadaran dan eksistensi masyarakat tentang brand produk atau jasa yang kamu tawarkan. Melalui kesadaran merek ini, maka kamu bisa meningkatkan kemampuan customer dalam mengenali dan mengingat nama, logo, gambar hingga slogan pada brand kamu. Dengan adanya peningkatan kesadaran itu, customer akan lebih cepat dalam mengambil keputusan untuk beli atau menggunakan produk kamu. Manfaat yang kedua yakni untuk menciptakan persepsi. Kesadaran merek bisa ditingkatkan dengan melakukan berbagai upaya promosi melalui Word of Mouth, iklan, media sosial dan lain sebagainya. Jika berjalan dengan baik, maka bisa ciptakan persepsi positif di benak customer. Persepsi baik ini tentunya harus dijaga oleh kamu selaku pelaku usaha. Jika sebuah produk punya kesadaran merek yang cukup baik maka bisa punya peluang lebih tinggi untuk mendatangkan lebih banyak customer baru. Apalagi kalo produk kamu punya kualitas yang bagus dan bisa memenuhi kebutuhan customer. Fungsi kesadaran merek selanjutnya adalah meningkatkan penjualan. Kalo brand kamu punya branding yang bagus, maka bakal punya peluang tinggi buat meningkatkan penjualan. Meskipun diberlakukan kenaikan harga, kalo customer udah percaya sama brandmu maka customer tetap bakal beli produk kamu. Semakin tinggi kesadaran merek suatu brand, maka hal itu bisa meningkatkan ekuitas pada brand itu sendiri. Hal ini dikarenakan semakin banyak orang yang sadar akan kehadiran brand produk atau jasa maka akan semakin berharga pula brand itu. Contoh Brand Awareness Dibawah ini adalah contoh kesadaran merek yang dimiliki oleh Brand terkenal dan jadi Top of Mind di masyarakat : Aqua dikenal sebagai merek pelopor air minum dalam kemasan di Indonesia yang diproduksi oleh PT. AQUA Golden Mississippi sejak tahun 1973 dan termasuk produk air minum dengan penjualan terbesar di Indonesia. Hal ini yang bikin Aqua disalahgunakan untuk menyebut semua produk air minum dalam kemasan. Brand awareness ini bukan hanya terbangun karena perannya sebagai pelopor air minum dalam kemasan aja, tapi juga dari citra dan kualitasnya yang selalu memuaskan konsumen, loh. Burger King memakai berbagai promosi kreatif untuk meningkatkan brand awareness. Salah satu contohnya adalah campaign unhappy meal sebagai bentuk kompetitor langsung kepada McDonalds. Namun, ternyata campaign ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental. Indomie adalah merek mi instan populer di Indonesia. Indomie pertama kali diperkenalkan sebagai merek mi instan rasa kaldu ayam yang saat itu sesuai selera lidah masyarakat Indonesia. Brand awareness-nya diciptakan dari inovasi yang tiada henti sehingga bisa mencapai kesuksesan, bahkan jika kamu lihat sampai saat ini banyak sekali varian Indomie bermunculan. Beberapa juga kerap disalahgunakan untuk menggantikan kata “mi instan” karena namanya mudah diingat pelanggan. Itulah penjelasan tentang apa itu brand awareness, manfaat, dan contohnya. Pada intinya, brand awareness adalah proses ketika merek bisa dikenal oleh customer. Proses ini pun dapat terus ditingkatkan dengan cara-cara yang tepat sampai merek produk bisa lebih dikenal oleh banyak orang dan sukses. Menarik banget ya! Selain menggunakan strategi brand awareness, kamu juga bisa meningkatkan penjualan bisnismu pake iklan yang memudahkan kamu melakukan pemasaran, loh. Menjadi pengaruh bisa bantu kamu buat setting iklan dan dapetin target market yang potensial! Ikutin terus artikel kita untuk cari tau informasi seputar digital marketing lainnya ya!
Pentingnya Follow Up Dalam Bisnis

Setiap pebisnis punya cara sendiri supaya menghasilkan penjualan yang tinggi. Salah satunya adalah dengan follow up customer. Pada konteks bisnis online, follow up jadi ujung tombak kedua setelah iklan dan konten, loh. Hal ini dikarenakan follow up memiliki sifat terhubung langsung dengan customer sama halnya seperti iklan dan konten. Bedanya, follow up adalah komunikasi dua arah sedang iklan dan konten lebih cenderung ke komunikasi satu arah. Meskipun begitu komunikasi inilah yang akan menentukan terjadinya closing (seseorang customer jadi beli atau tidak produkmu). Agar bisnis kita tetap kompetitif sekaligus bisa menarik customer, follow up adalah salah satu cara buat mencapai hal itu. Jika follow up dilakukan secara konsisten pada bisnismu, ini bisa membawa bisnismu semakin berkembang dan bisa ningkatin repeat order customer secara maksimal, loh. Lalu, gimana sih strategi follow up customer yang efektif? Apa yang membuat follow up bisa jadi alternatif agar customer bisa close deal? Untuk mengetahui itu, yuk simak pembahasan selengkapnya di bawah ini! Apasih Follow Up Itu? Secara umum follow up adalah upaya perusahaan atau pengusaha untuk melakukan promosi atau memperkenalkan produk kepada customer. Istilah follow up sendiri berasal dari bahasa inggris yang berarti tindak lanjut atau menindaklanjuti. Dengan kata lain, follow up adalah tindakan merespons calon customer agar kemudian bisa bersinergi dengan usaha yang sedang kamu jalankan. Follow up dapat dijadikan sebagai media untuk memonitor perkembangan suatu usaha atau perusahaan sekaligus memastikan pemasaran berada pada strategi yang tepat. Pada dasarnya, kegiatan follow up bisa dilakukan dengan berbagai cara mulai dari mengirim email hingga melalui pesan di media sosial. Hal ini dilakukan agar customer mau memberikan tanggapan terhadap produk kamu. Tujuan dari kegiatan ini sendiri adalah untuk memancing respon customer & mengingatkan pada customer terkait produk yang kamu jual. Tindakan ini harus dilakukan secara konsisten, mengapa? hal ini dikarenakan di dunia bisnis, follow up diperlukan agar penjualan dapat mencapai target dan tepat sasaran. Melalui cara itu, bisa membantu perusahaan untuk membangun hubungan dengan customer sehingga perusahaan bisa memastikan mereka tau mengenai bisnismu. Alasan Bisnis Perlu Follow Up Jika diambil benang merah, perusahaan yang tidak melakukan tindak lanjut pada customer memiliki peluang lebih besar untuk mengalami penurunan penjualan atau bahkan kalah dengan kompetitor lain. Maka dari itu, inilah alasan pentingnya melakukan follow up dalam dunia bisnis : Strategi Follow up Melakukan tindak lanjut dalam bisnis perlu strategi agar hasil jadi lebih maksimal. Perlu digarisbawahi bahwa kegiatan tindak lanjut yang dilakukan kepada customer harus jadi komponen prioritas tinggi dalam marketing. Dibawah ini strategi agar follow up kamu efektif : Gunakan media yang tepat Follow up bisa dilakukan melalui media apapun. Berikut beberapa media yang bisa kamu gunakan untuk melakukan follow up : Itulah beberapa ulasan mengenai pentingnya pelaku bisnis melakukan tindak lanjut kepada customer. Jika selama ini usaha yang kamu jalankan sepi, bisa jadi karena kurang memberikan penawaran melalui follow up customer. Semoga sedikit ulasan ini memberikan semangat baru untuk mengembangkan bisnismu ya! Kalo kamu tertarik dengan informasi tentang digital marketing lainnya, bisa klik disini ya!
Strategi Jitu Closing Sales Tinggi
Hidup matinya perusahaan ada pada lancar tidaknya pendapatan yang dihasilkan, loh. Seluruh perusahaan pasti selalu cari dan update teknik closing mereka agar memberikan hasil yang optimal pada bisnis yang sedang dijalankan. Sebelum lanjut ke penjelasan strateginya, kita harus tau dulu apa sih closing itu? dibawah ini penjelasannya ya! Apa itu closing? Closing adalah berhasil tidaknya produk yang kamu jual atau merupakan tujuan akhir dari penawaran suatu produk ke customer dan ditandai dengan tindakan customer yang beli produk yang sedang dijual. Teknik closing sales ini digunakan untuk mengubah leads jadi pembeli. Seiring dengan jaman yang semakin maju, teknik closing udah banyak beralih dari kunjungan ke customer menjadi interaksi melalui sosial media, e-commmerce, serta aplikasi lainnya. Dibawah ini penjelasan mengenai strategi closing sales yang bikin jualanmu bakal sering closing, simak sampai habis ya! 5 Strategi Closing Sales Maksud dari metode ini adalah kamu harus bisa menemukan pain atau kesulitan customer jika tidak menggunakan produk dari bisnismu. Lakukan pendekatan dan yakinkan customer bahwa produk yang kamu jual dapat menjadi solusi dari pain atau kesulitan yang sedang mereka alami. Teknik now or never bisa digunakan dengan menginformasikan ke customer bahwa promo hanya berlaku di waktu tertentu. Buatlah diskon atau promo yang bisa didapetin customer kalo beli saat itu juga. Tujuan dari teknik ini agar customer terpengaruh buat segera beli produk yang dijual tersebut. Selain diskon dan promo, kamu juga bisa menginformasikan bahwa stok produk terbatas. Teknik ini ampuh banget bikin customer cepet beli produk yang kamu jual, loh. Permainan psikologis harga ini, yang bikin customer bakal beli produk kamu pake emosinya buat dapetin harga yang murah banget. Kalo mau lakuin teknik ini, jangan lupa cantumin batas waktu juga ya biar customer gak nunda buat beli produk kamu. Salah satu cara yang bikin cepet closing juga adalah dengan kasih testimoni positif dari produk yang kamu jual. Kamu bisa meminta testimoni dari customer yang udah pakai produk kamu, lalu tampilkan di sosmed atau media yang kamu gunakan untuk jualan. Ini akan mempengaruhi calon customer untuk beli produk kamu dan berfungsi sebagai kesaksian bahwa ada pelanggan lain yang pakai produk kamu. Kalo dilihat dari sudut pandang psikologis, customer suka kalo bisa dapet harga yang lebih murah dengan kualitas yang lebih baik. Kesempatan buat dapetin produk yang murah dan berkualitas akan jadi pertimbangan customer untuk memilih produk yang kamu jual. Maka dari itu, teknik membandingkan produk pesaing bisa jadi salah satu strategi ningkatin closing kamu. Kesimpulan Pemilihan teknik closing yang tepat sangat menentukan berhasil/tidaknya penjualan. Apapun teknik yang digunakan, tujuannya adalah buat ningkatin volume penjualan dan semakin banyak penjualan maka semakin tinggi pula pendapatan yang diterima perusahaan. Itulah penjelasan tentang strategi jitu closing sales tinggi yang bisa kamu terapin di bisnismu. Kalo kamu tertarik dengan informasi tentang digital marketing lainnya, bisa klik disini ya!
Rahasia Mudah Dapetin Leads Potensial

Leads yang potensial jadi bagian yang paling penting di dunia bisnis dan marketing. Leads sendiri adalah orang yang potensial/tertarik buat beli produk atau jasa yang kamu tawarkan. Banyak banget cara yang bisa kamu lakuin buat dapetin leads yang potensial. Tapi gak semua cara bakal cocok buat bisnismu, jadi penting banget buat kamu ketahui cara yang paling efektif buat dapetin leads buat bisnis kamu. Artikel ini bakal bahas beberapa cara yang bisa kamu lakuin buat dapetin leads. Yuk, simak uraian dibawah ini ya! Apa itu Leads? Seperti yang udah dijelasin secara singkat diatas, leads adalah potensi pelanggan yang diperkirakan punya kebutuhan atau minat pada produk/jasa yang kamu tawarkan. Leads ini bisa diperoleh pakai banyak cara, mulai dari campaign iklan, ningkatin engagement di sosial media, optimasi SEO dan upaya marketing lainnya. Setelah dapetin leads, pebisnis biasanya terrapin strategi lead nurture yakni membangun hubungan dengan pelanggan dan mendorong mereka buat beli produk/jasa yang ditawarkan. Tujuannya adalah untuk bisa konversi leads jadi pelanggan yang setia pada produk/jasa kamu. Manfaat Leads Potensial Beberapa manfaat leads yang bisa kamu peroleh yaitu : Cara Dapetin Leads Potensial Setelah paham 2 poin di atas, saatnya kita bahas bagian yang paling krusial. Ada 5 cara dapetin leads potensial yang bisa diterapin di bisnismu, yaitu : Konten Marketing Membagikan konten yang bermanfaat sering jadi pilihan buat gali rasa penasaran target audiensmu. Selain karena isinya yang menarik, ini juga bisa jadi jembatan komunikasi antara kamu dengan audiens. Kamu bisa buat konten berupa blog post, video, atau infografik seputar produk/jasa yang kamu tawarin. Optimasi SEO Buat dapetin leads melalui optimasi SEO, kamu harus tentuin target kata kunci yang relevan dan potensial buat bisnis kamu. Kemudian kamu bisa menempatkan di dalam konten dan meta tag. Optimalkan SEO dengan bikin konten yang berkualitas sehingga bisa bantu tingkatin traffic pengunjung. Maksimalin Media Sosial Media sosial seperti FB, Twitter, LinkedIn, atau Instagram bisa banget bangun bisnis kamu jadi lebih besar. Bikin konten yang unik dan relevan agar menarik minat target market kamu. Kamu juga bisa pakai strategi marketing berbayar untuk capai target pasar yang lebih luas. Manfaatin Email Marketing Banyak banget keuntungan pakai E-mail marketing, sifatnya yang personal dan manis bisa jadi media buat rayu calon customer kamu. Kamu bisa kumpulin alamat email melalui website bisnis kamu, lalu kamu bisa tawarin konten yang relevan dengan bisnis kamu, bisa berupa tutorial, new arrival, diskon, atau kupon. Tapi jangan lupa pastikan juga konten yang kamu kirim tidak berlebihan ya! biar gak dianggap pesan spam. Networking Kamu bisa mulai jalin hubungan sama para profesional di industry bisnis, bisa dengan gabung grup komunitas, ikut konferensi, atau event-event tertentu. Ini bisa jadi lading kamu buat perluas profil publikmu sendiri loh sebagai pebisnis. Dengan networking yang baik bisa bantu kamu buat dapetin leads potensial dari referensi ataupun rekomendasi. Kesimpulan Bisa dibilang, lead menjadi salah satu hal yang penting dalam strategi bisnis. Kalo udah paham apa itu leads dan gimana cara dapetin leads, kamu bisa ubah target audiens jadi customer tetap, loh. Ada banyak cara mulai dari bikin konten marketing, manfaatin sosmed, optimalin SEO, sampai networking. Kabar baiknya, kini kamu bisa jangkau calon konsumen dengan mudah. Kamu bisa gunakan beberapa layanan di Menjadi pengaruh buat bantu naikin leads potensial di bisnis kamu! Buat kamu yang suka informasi seputar digital marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari menjadi pengaruh lainnya ya! Jangan lupa share artikel ini ke temen-temen bisnismu!
Stop Perang Harga!

Perang harga jadi salah satu fenomena yang udah gak asing lagi dalam dunia bisnis. Yap! Semua pengusaha pasti berlomba-lomba untuk dapetin hati konsumen. Strategi perang harga ini dianggap jadi salah satu magnet yang bisa menarik perhatian calon konsumen buat naikin omset. Meskipun dinilai bisa kasih feedback yang menarik, sayangnya strategi ini juga bisa jadi bumerang buat bisnismu loh! Apalagi kalo kamu tawarkan harga murah, tapi gak dilengkapi strategi matang untuk kedepannya. Apa Sih Perang Harga Itu? Kompetisi yang dilakukan antar pelaku usaha/bisnis buat menurunkan harga produk semurah-murahnya. Tujuan utamanya untuk menarik perhatian dari target market dan akhirnya bisnis kita jadi leader market-nya. Memang sih bisa menarik perhatian mereka, tapi perang harga juga berdampak buruk buat kondisi bisnis kedepannya. Gak cuma itu, buat sebagian konsumen, harga murah juga bisa bikin mereka ragu dan gak percaya sama kualitas produk/layanan kita loh! Beberapa Penyebab Perang Harga 3 Cara Bikin Produkmu Tetap Bertahan Meskipun banyak perusahaan yang pasang harga murah-murahan, kamu juga bisa kok tetep eksis dengan hargamu yang sekarang. Asalkan, kamu udah riset harga yang pas biar hargamu gak terlalu mahal atau terlalu murah. Ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan: Jangan minder buat kasih harga yang lebih mahal, asalkan kualitas yang kamu tawarkan juga bisa bikin konsumen puas. Konsumen juga bisa menilai kok, mereka juga bakal pikir-pikir lagi buat milih produk yang murah, tapi kualitasnya juga rendahan. Kamu bisa pikirkan kira-kira value apa yang bisa kamu kasih ke konsumenmu biar mereka seneng. Menambah kreatifitas dan inovasi produk jadi salah satu cara yang bisa kamu coba buat menghadapi persaingan harga. Inovasi ini nantinya bisa bikin produkmu punya daya tarik tersendiri di mata konsumen. Inovasi yang bisa kamu coba misalnya upgrade kemasan, bundling paket, menu produk yang baru, dll. Jangan fokus sama konsumen baru terus! Konsumen lama juga wajib kamu perhatiin. Salah satunya dengan jaga hubungan sama mereka. Menjaga hubungan baik jadi cara yang bisa bikin konsumen makin loyal. Kamu bisa tetap berinteraksi dengan mereka pake beberapa cara, misalnya kasih informasi yang update terkait produkmu, berinteraksi di sosmed, dll. Kesimpulannya.. Jangan asal pasang harga murah-murahan, kalo kamu belum pikirin strategi kedepannya mau apa dan gimana. Pastikan kamu riset dulu secara mendalam sebelum terapkan strategi ini ya! Buat kamu yang suka informasi seputar marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari Menjadi Pengaruh dengan klik link ini buat tunggu update kelanjutan artikel lainnya! Jangan lupa share artikel ini ke temen-temen bisnismu!
5 Faktor yang Mempengaruhi Traffic Website

Traffic website jadi salah satu indikator penting yang bisa menentukan bagus/nggak nya website bisnismu. Makin bagus traffic, makin efektif juga buat hasilkan konversi atau feedback yang kamu mau. Gak heran, banyak pemilik website yang berusaha menambah traffic pake berbagai cara. Ada banyak faktor penyebab yang menentukan tinggi rendahnya traffic website. Di kesempatan kali ini, Menjadi Pengaruh bakal kasih kamu ringkasan tentang faktor apa aja sih yang bisa mempengaruhi traffic website-mu. Yuk, simak sampai habis biar kamu paham ya! Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Traffic Website Sebenarnya, meningkatkan traffic bukan perkara mudah dan sederhana, ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi. Traffic website sendiri merupakan kumpulan jumlah orang yang berkunjung ke website kamu, jumlah halaman yang mereka lihat, dan jangka waktu rata-rata yang mereka habiskan selama datang ke website-mu. Dari banyaknya faktor tersebut, ada beberapa faktor penyebab traffic rendah alias pengunjung kabur dari website bisnismu. Tampilan Website Kurang Menarik Sering banget ditemui, tampilan website yang terlalu rame, banyak teks, warna, dan gambar yang justru bikin website kelihatan berantakan, gak rapi dan kurang menarik. Akhirnya, pengunjung yang awalnya udah tertarik buat baca informasi di dalam website, justru jadi lost interest dan memilih buat kabur karena udah males duluan. Kecepatan Loading Pernah gak sih kamu klik URL suatu website, terus ternyata waktu loading-nya lumayan lama? Kira-kira, kamu bakal nungguin atau udah pilih keluar dulu dari website itu? Pasti mayoritas dari kamu lebih pilih keluar website kan? Nah, sama! Pengunjung website-mu juga lebih memilih keluar daripada harus nunggu website-mu loading lama, meskipun cuma 1-2 menit. Ada banyak hal yang bikin loading website-mu jadi lama, misalnya hosting website, penggunaan plugin yang terlalu banyak, image size terlalu besar, dll. Makanya, pastikan kamu evaluasi terus kecepatan loading dari website-mu ya! Kualitas dan Frekuensi Upload Konten Kualitas konten juga sangat mempengaruhi tinggi rendahnya traffic website-mu. Makin berkualitas konten yang kamu buat, makin besar juga peluang buat kamu bisa ada di urutan pertama pencarian Google. Konten yang berkualitas juga bisa bantu naikin trust atau kepercayaan audiens sama bisnis dan website-mu. Jangan lupa buat rutin upload konten yang kamu buat. Jangan sampe website-mu jadi penuh sarang laba-laba, alias udah usang gara-gara lama gak upload konten. Belum Melakukan Optimisasi SEO SEO atau singkatan dari Search Engine Optimization jadi salah satu teknik buat optimisasi website yang tujuan utamanya memudahkan mesin pencari seperti Google bisa menemukan dan menempatkan website bisnismu di halaman pertama sesuai keyword yang ditentukan. Optimisasi SEO ini memungkinkan website-mu dapet traffic lebih banyak yang akhirnya bisa efektif menghasilkan banyak konversi juga. Tampilan Belum Mobile Friendly Inget, website-mu bakal diakses audiens dari HP ataupun dekstop komputer mereka. Makanya, kamu wajib pastikan tampilan website-mu bisa diakses mereka dari manapun. Kesimpulannya Ada banyak faktor yang mempengaruhi traffic website, salah satunya 5 faktor yang udah dijelasin di atas. Buat kamu yang mau tingkatkan traffic website dengan iklan, Menjadi Pengaruh punya layanan khusus yang bakal bantu website-mu bisa dijangkau lebih banyak orang lewat iklan di Google atau Facebook/Instagram. Selain itu, kamu juga bisa loh konsultasi pembuatan website dengan tampilan yang menarik untuk bisnismu. Tim profesional kami siap membantu kamu sepenuh hati. Klik link di sini untuk konsultasi, ya!
Cara Ampuh Luluhkan Target Market Gen Z

Salah satu tantangan marketing yaitu menentukan strategi yang tepat sasaran sesuai target market potensial. Nah, Gen Z diklaim jadi salah satu target pasar terbesar dalam marketing di masa kini setelah generasi millenial. Pasar yang didominasi oleh Gen Z tersebut mengharuskan kamu buat paham kira-kira strategi apa sih yang bisa menarik perhatian mereka. Sebelum kita bahas strateginya, yuk kita pahami dulu apa yang dimaksud Gen Z! Gen Z adalah mereka yang lahir di rentang tahun 1997-2012 dan sekarang berusia 8-23 tahun. Artinya, Gen Z jadi generasi yang akrab banget sama internet dan teknologi di masa kini. Terus, kira-kira strategi apa ya yang tepat untuk Gen Z? Menjadi Pengaruh udah siap kasih kamu rangkuman strateginya nih. Disimak sampai habis ya! Strategi Pemasaran Target Market Gen Z Inilah 5 strategi marketing yang wajib kamu coba untuk menarik perhatian target market Gen Z Digital/Online Marketing Kalo hari ini cara jualanmu masih pake cara konvensional, ya tentunya kamu gak bakal bisa menjangkau market Gen Z. Perlu diinget definisi sebelumnya dari Gen Z yaitu generasi yang udah akrab sama internet dan teknologi sejak mereka lahir. Jadi, strategi paling penting dan utama buat kamu bisa menjangkau target market Gen Z yaitu dengan beralih ke digital/online marketing. Jual Pengalaman, bukan Hanya Produk Sangking akrabnya Gen Z sama internet, sosial media, dan teknologi lainnya, mereka udah kebal sama yang namanya iklan hard selling ataupun soft selling. Gen Z cenderung mau hal lain yang lebih dari sekedar produk. Mereka mau punya pengalaman yang berbeda waktu menggunakan produk atau brand tertentu. Contohnya, pasti kamu gak asing kan sama youtuber Jerome Polin yang aktif membahas dunia pendidikan, matematika, dan kehidupan di Jepang. Jerome ini sering banget kasih cerita tentang up and down perjalanan hidupnya yang relate dan bikin Gen Z makin tertarik buat ikutin konten-kontennya. Jadi, Gen Z bukan mau sekedar lihat konten, tapi mereka terinspirasi dari cerita-cerita Jerome itu sendiri. Apapun Serba Mobile-Friendly Gen Z dikenal lengket banget sama yang namanya smartphone. Nah, strategi marketing yang tepat yaitu kamu wajib mengupayakan semua media promosimu bisa diakses secara mudah cuma dari mobile atau smartphone mereka. Optimasi Media Sosial yang Menarik Media sosial jadi salah satu platform tempat Gen Z banyak kumpul. Semua informasi, edukasi bahkan tips yang mereka dapatkan itu berawal dari media sosial. Makanya, penting banget buat kamu optimasi dan bangun media sosialmu dengan menarik untuk mendapatkan perhatian mereka. Manfaatkan Influencer Jasa influencer jadi salah satu strategi marketing yang bisa kamu coba buat menarik perhatian Gen Z. Influencer yang familier dengan mereka bisa bantu Gen Z jadi terhubung sama brand atau produk yang kamu tawarkan. Kamu bisa coba manfaatkan influencer dari level mikro atau mereka yang punya followers antara 1.000 – 100.000. Nah, itulah beberapa strategi marketing yang wajib kamu praktekin buat meluluhkan target market Gen Z. Kalo kamu udah praktekin semua cara di atas belum? Jangan lupa share artikel ini ke temen-temen bisnismu ya! Tetep ikutin terus artikel dan info lain seputar digital marketing dari website Menjadi Pengaruh!